LSM PMPRI Soroti Program MBG, Ada Dugaan Bau Tak Sedap

- Redaktur

Selasa, 24 Februari 2026 - 21:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Spread the love

RN, Pemalang Jateng – Program Makan Bergizi Gratis [MBG] yang menjadi pilar utama pemerintahan Prabowo-Gibran, kini berada dalam sorotan masyarakat luas. Meski mengusung misi mulia, untuk menuntaskan stunting dan meningkatkan kualitas SDM, implementasi di lapangan disinyalir mulai disusupi oleh kepentingan kaum oportunis yang hanya memburu rente anggaran.

Ketua Umum DPP LSM PMPR Indonesia, Rohimat yang akrab disapa Kang Joker secara tegas memperingatkan pemerintah agar tidak membiarkan program senilai ratusan triliun ini menjadi ajang bancakan para makelar proyek.

Berdasarkan kajian mendalam yang dilakukan tim DPP LSM PMPR Indonesia, Kang Joker menengarai adanya indikasi kuat keterlibatan pihak-pihak tertentu yang mencoba memonopoli rantai pasok.

“Kita melihat ada pola di mana pengadaan bahan pangan seperti telur, susu, dan beras mulai dikendalikan oleh vendor-vendor besar yang memiliki kedekatan dengan lingkaran kekuasaan di daerah. Ini sangat berbahaya,” ujar Kang Joker dalam keterangannya kepada media, beberapa waktu lalu.

Lebih dalam Joker menekankan, bahwa jika distribusi bahan baku tidak melibatkan petani dan UMKM lokal dalam radius dekat, maka tujuan pemberdayaan ekonomi kerakyatan melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi [SPPG] hanyalah isapan jempol. “Jangan sampai rakyat hanya dapat gizi sisa, sementara kaum oportunis dapat komisi besar,” tandasnya.

Kajian PMPR Indonesia juga menyoroti sejumlah fakta krusial, yang terjadi sepanjang tahun 2025 hingga awal 2026:

1. Terdeteksi setidaknya 17 insiden keracunan massal di berbagai provinsi akibat lemahnya pengawasan sanitasi dan kualitas bahan baku di dapur umum.

Baca Juga:  PMPRI Kembali Soroti Pengadaan di BGN: "Apa Hubungannya Gizi Anak Dengan Kaos Kaki Militer??"

2. Di beberapa wilayah seperti Bojonegoro, distribusi makanan yang terlambat menyebabkan mubazir karena siswa sudah mengonsumsi bekal sendiri.

3. Adanya kecenderungan vendor memberikan makanan olahan murah demi mengejar margin keuntungan, alih-alih memberikan pangan segar sesuai standar gizi.

Menyikapi hal tersebut, LSM PMPR Indonesia melayangkan tuntutan keras kepada Badan Gizi Nasional [BGN] dan kementerian terkait. Kang Joker mendesak agar sistem pengawasan dilakukan secara digital dan transparan yang dapat diakses oleh masyarakat luas.

“Kami menuntut adanya sistem real-time monitoring. Publik harus tahu siapa vendornya, dari mana bahan bakunya dibeli dan berapa harga per porsinya. Jika ditemukan ada mark-up atau penurunan kualitas gizi, kami tidak akan segan untuk menyeret oknum tersebut ke ranah hukum,” tegas Kang Joker.

Baca Juga:  Soroti Dugaan Pungli Insentif Guru Madin di Garut, Kang Joker, PMPRI: Itu Melawan Hukum!

Menutup pernyataannya, Kang Joker mengingatkan bahwa pertaruhan program MBG bukan sekadar masalah perut, melainkan masa depan generasi emas Indonesia 2045. Ia menegaskan, bahwa LSM PMPR Indonesia akan berdiri di garda terdepan sebagai mata dan telinga rakyat untuk mengawal setiap rupiah dari anggaran tersebut.

“Program ini dibiayai oleh uang rakyat. Jika pemerintah membiarkan kaum oportunis bermain, maka pemerintah sedang berkhianat pada rakyatnya sendiri. PMPR Indonesia akan terus mengawal hingga program ini benar-benar bersih dari praktik korporatistik yang korup,” tutupnya.

[RJ]

Berita Terkait

PMPRI Kembali Soroti Pengadaan di BGN: “Apa Hubungannya Gizi Anak Dengan Kaos Kaki Militer??”
Ponco Tani Hadir Untuk Petani Modern di Pemalang
Patut Diduga Telah Terjadi KKN, LSM PMPRI Asahan Demo Depan Kantor RH PTPN IV Regional II Medan
Diduga Lelang Lahan di Bandung Terjadi Kongkalikong, Objek Senilai 9,1 Miliar Dijual 2,6 Miliar
Perkara Gugur Demi Hukum, Ketum PMPRI Apresiasi Kepastian Hukum Bagi Wakil Walikota dan Anggota DPRD Bandung
Aliansi Masyarakat Anti Mafia Tanah Kembali Gelar Aksi Unjuk Rasa, Kawal Sidang di PN Cianjur: Dukung Polda Jabar Bongkar Skandal Dugaan Sertifikat Ilegal senilai Rp.200 Miliar
Gawatt…!! LSM PMPR Geruduk Pemkot Bandung, Terjadi Aksi Gorok Babi Hutan
Peringati Milad ke-109 Bersama Bupati, Aisyiyah Pemalang Perkuat Dakwah Kemanusiaan dan Soroti Masalah Sosial
5 1 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Oldest
Newest Most Voted

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 16:56 WIB

Pemkab Dukung KONI Pemalang Dalam Pengembangan Olahraga Daerah

Kamis, 14 Mei 2026 - 13:24 WIB

Basket Berkembang Ekonomi Bergerak, HIPMI Basketball Competition 2026 Resmi Dibuka

Minggu, 26 April 2026 - 19:19 WIB

BBM Minisoccer Mayday Cup 2026, Bupati Anom Himbau Solidaritas Buruh di Lapangan

Senin, 8 Desember 2025 - 11:49 WIB

PT. NCM Open Sugihwaras 2025, Hadiah Utama 45 Juta

Minggu, 23 November 2025 - 20:16 WIB

Event Lari Kala 5K Dan 10K

Senin, 17 November 2025 - 16:48 WIB

Kejuaraan Tinju Open Tournament Pemalang Big Fight 2

Kamis, 9 Oktober 2025 - 21:01 WIB

Ribuan Warga Nobar Di Alun-Alun 

Minggu, 5 Oktober 2025 - 12:46 WIB

Nurkholes Buka Liga Undi Di Sidorejo

Berita Terbaru

Lembaga

Ponco Tani Hadir Untuk Petani Modern di Pemalang

Minggu, 14 Jun 2026 - 14:45 WIB