Tanggulangi TBC, Pemkab Pemalang Segera Implementasikan RAD Pemprov Jateng

- Redaktur

Jumat, 29 Agustus 2025 - 21:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Spread the love

RN, Pemalang Jateng – Pemerintah Kabupaten Pemalang akan melakukan dan mengimplementasikan Rencana Aksi Daerah [RAD], penanggulangan tuberkulosis dalam tim Penanggulangan dan Pengendalian Tuberculosis [TBC], yang sudah dibentuk oleh Pemerintah Provinsi Jawa Tengah pada tahun 2024-2029.

Hal itu disampaikan Bupati Pemalang Anom Widiyantoro, didampingi Kepala Dinas Kesehatan Yulies Nuraya usai mengikuti Forum 8 Gubernur Percepatan Eliminasi Tuberculosis [TBC], yang dipimpin Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian secara zoom meeting di ruang Gadri Rumah Dinas Bupati, selasa [26\8].

Baca Juga:  Gubernur Jateng dan KPK Bantah Pernyataan Bupati Pekalongan, Soal OTT 

“Untuk Pemalang tadi dalam pantauan Kemendagri, Jawa Tengah sudah punya Rencana Aksi Daerah (RAD) dan juga sudah punya tim penanggulangan dan pengendalian tuberculosis (TP2TB),” ujar Anom.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Jadi tinggal kita melakukan dan mengimplementasikan yang sudah dibuat di RAD dan nanti kita lihat di lapangan kekurangannya apa untuk mengatasi masalah TBC,” Imbuhnya.

Anom menyampaikan bahwa kasus TBC di beberapa kecamatan prevelensinya masih kecil dan mudah- mudahan diperluas lagi cakupannya supaya bisa melihat berapa potensi masyarakat yang terkena TBC.

Baca Juga:  LSM PMPRI Soroti Program MBG, Ada Dugaan Bau Tak Sedap

“Kami berharap semua masyarakat lakukan kegiatan-kegiatan seperti cek kesehatan gratis ataupun mandiri melaporkan ada potensi TBC di keluarganya atau di lingkungannya,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pemalang Yulies Nuraya berharap semua elemen bergerak untuk mencari dan pengobatan penderitaan TBC ini.

“Jadi kami mohon semua lapisan masyarakat bergerak bersama-sama untuk menemukan dan mengobati penderita TBC ini sampai tuntas,” harapnya.

Baca Juga:  Wabup Nurkholes Targetkan Dapur SPPG Di Pemalang Dapat Beroperasi Full Pada 2026

Yulies menjelaskan untuk kasus TBC ditarget untuk penemuan 23 ribu dan masih baru ketemu 7 ribu, jadi target untuk penemuan masih banyak.

Sebagai informasi, delapan provinsi dengan beban kasus TBC tertinggi secara nasional yaitu, Sumatera Utara, DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sulawesi Selatan, dan Nusa Tenggara Timur.

[SA.1]

Berita Terkait

PT Baja Satya Pratama Akan Dirikan Pabrik Asembling Otomotif di Pemalang
Pengamanan Pantai Untuk Atasi Banjir dan Rob
HBH Antara Eksekutif dan Legislatif Diruang Gadri
Dispantarik Beri Bantuan Untuk Warga Terdampak Bencana di Pulosari
Perubahan Propemperda 2026 Telah Disetujui
Bupati Serahkan LKPJ 2025 di Gedung DPRD Pemalang 
ASN Dihimbau Tetap Siaga, Hadapi Cuaca Ekstrem dan Kemungkinan Bencana
Dihimbau Agar Tertib Berlalu Lintas Saat Berada di Kawasan City Walk
Tag :
5 1 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments

Berita Terkait

Senin, 13 April 2026 - 17:30 WIB

Viral…!! Lelang Katering RSUD Pemalang Rp1,3 M Berpotensi Diulang Atau Dibatalkan, LPSE : Tidak Memiliki Penilaian Kinerja Penyedia Minimal Baik

Sabtu, 11 April 2026 - 14:46 WIB

Warga Pemalang Dimohon Lakukan CKG, Demi Tingkatkan Kualitas Hidup

Jumat, 3 April 2026 - 19:52 WIB

Dispantarik Beri Bantuan Untuk Warga Terdampak Bencana di Pulosari

Jumat, 3 April 2026 - 19:36 WIB

Siaga El Nino, Kemarau Panjang Diprediksi Bulan Mei

Jumat, 3 April 2026 - 19:08 WIB

Tanam Ratusan Bibit Pohon Beringin, Demi Jaga Sumber Mata Air

Kamis, 2 April 2026 - 16:16 WIB

Peresmian Jembatan Gantung Bantaragung

Sabtu, 28 Maret 2026 - 14:52 WIB

APM, Sekcam Ulujami Cepat Tanggap Tangani Banjir Desa Pesantren

Sabtu, 28 Maret 2026 - 13:56 WIB

Informasi Arus mudik 2026, DPPKP Sudah Siapkan Strategi Arus Balik

Berita Terbaru

Hukum & Kriminal

Takut Diketahui Calon Suami, Wanita Ini Diduga Nekat Lakukan Aborsi

Selasa, 14 Apr 2026 - 14:47 WIB