Tablet Senilai Setengah Triliun Lebih, PMPRI Soroti Kebijakan dan Kinerja BGN

- Redaktur

Sabtu, 11 April 2026 - 19:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RN, Bandung – Alokasi untuk anggaran pengadaan tablet oleh Badan Gizi Nasional [BGN] senilai Rp508,4 miliar kini menjadi pusat perbincangan hangat publik. Pengadaan perangkat Samsung Galaxy Tab Active 5, dengan harga satuan mencapai Rp17,9 juta tersebut dinilai sangat tidak wajar jika dibandingkan dengan harga di pasar retail.

Sorotan tajam dari aktivis sekaligus Ketua Umum DPP LSM PMPRI, Rohimat atau Kang Joker. Ia menilai selisih harga yang mencapai hampir 100 persen dari harga pasar merupakan indikasi buruknya efisiensi anggaran di lembaga yang baru dibentuk tersebut.

Baca Juga:  LSM PMPRI Kritisi Impor Ratusan Ribu Pickup India, Ketum: "Industri Lokal Mampu, Kenapa Harus Impor?"

“Detail anggaran ini sangat provokatif bagi nalar publik. Harga retail tablet tersebut ada di kisaran Rp8 juta hingga Rp9 jutaan. Ketika angka pengadaannya muncul di angka Rp17,9 juta, ada selisih yang sangat mencolok. Meskipun ada dalih garansi atau distribusi, besarnya selisih itu tetap memicu pertanyaan besar mengenai transparansi,” ungkap Joker.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tablet tersebut rencananya akan digunakan untuk menunjang program Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia [SPPI] dalam mengawasi program makan bergizi gratis. Namun, Kang Joker melihat adanya potensi ketimpangan prioritas yang menyakitkan hati rakyat.

Baca Juga:  Proyek IPT Kota Bandung di Mata PMPR Indonesia

“Badan Gizi ini tugas utamanya mengurusi perut rakyat yang kekurangan gizi. Tapi kenapa yang menonjol justru pengadaan gadget, motor listrik, hingga kaus kaki dengan harga yang tidak masuk akal? Jangan sampai program mulia ini hanya menjadi kendaraan bagi proyek-proyek titipan yang menguntungkan segelintir pengusaha,” tandasnya.

Joker menambahkan, bahwa alasan teknis seperti biaya instalasi perangkat lunak atau pajak sering kali dijadikan tameng untuk membenarkan harga yang melambung tinggi di e-katalog. Bagi PMPRI, hal ini adalah raport merah untuk manajemen anggaran negara.

Baca Juga:  Soroti Dugaan Kejanggalan Pengadaan Motor Operasional BGN, PMPRI : Kami akan terus kawal programnya !!

“Sikap kami tegas, uang rakyat bukan untuk foya-foya fasilitas operasional yang berlebihan. Kami sedang mendalami data pemenang tendernya. Jangan sampai anggaran bocor di saat rakyat masih banyak yang stunting. Satu rupiah pun uang negara harus punya dampak langsung ke perut rakyat, bukan untuk kemewahan alat kerja pejabat atau relawannya,” kecam Rohimat Joker.

[RJ***]

Berita Terkait

LSM PMPRI Maluku sebut, Bupati Asri Arman Telah Lepas PT.Rosari Konsultan, Jauh Sebelum Jadi Anggota DPRD 2009
PMPRI Soroti dan Desak APH Untuk Audit Investigatif Penggunaan Dana Feeder Bandung Raya Rp7,2 Miliar
Jangan Lengah… !!! Pengalihan Perkara Tersangka Febri Adriansyah Adalah Sebuah Kekeliruan Hukum Yang Harus Diluruskan
PMPRI Geruduk Kejagung RI dan KPK di Jakarta
Memahami Putusan Terhadap Nadiem Makarim Secara Sederhana
KPK dan BPKP Diminta Usut Tuntas Dugaan Mark-Up Gembok Ditjen PAS Senilai Rp.92 Miliar, PMPRI: Kami akan kawal masalah ini hingga tuntas
Polres Bersama Hakim PN Pulang Pisau Peringati Hari Bhayangkara Ke-80
PMPRI Kembali Soroti Pengadaan di BGN: “Apa Hubungannya Gizi Anak Dengan Kaos Kaki Militer??”
5 1 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Oldest
Newest Most Voted

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 07:43 WIB

PMPRI Soroti dan Desak APH Untuk Audit Investigatif Penggunaan Dana Feeder Bandung Raya Rp7,2 Miliar

Jumat, 10 Juli 2026 - 07:52 WIB

PMPRI Geruduk Kejagung RI dan KPK di Jakarta

Senin, 6 Juli 2026 - 19:24 WIB

KPK dan BPKP Diminta Usut Tuntas Dugaan Mark-Up Gembok Ditjen PAS Senilai Rp.92 Miliar, PMPRI: Kami akan kawal masalah ini hingga tuntas

Minggu, 14 Juni 2026 - 15:17 WIB

PMPRI Kembali Soroti Pengadaan di BGN: “Apa Hubungannya Gizi Anak Dengan Kaos Kaki Militer??”

Minggu, 14 Juni 2026 - 14:45 WIB

Ponco Tani Hadir Untuk Petani Modern di Pemalang

Sabtu, 13 Juni 2026 - 08:55 WIB

Patut Diduga Telah Terjadi KKN, LSM PMPRI Asahan Demo Depan Kantor RH PTPN IV Regional II Medan

Minggu, 7 Juni 2026 - 12:03 WIB

Diduga Lelang Lahan di Bandung Terjadi Kongkalikong, Objek Senilai 9,1 Miliar Dijual 2,6 Miliar

Rabu, 3 Juni 2026 - 20:49 WIB

Perkara Gugur Demi Hukum, Ketum PMPRI Apresiasi Kepastian Hukum Bagi Wakil Walikota dan Anggota DPRD Bandung

Berita Terbaru

Peristiwa

Rumah Warga Pekalongan Dijarah Oleh Puluhan OTK

Senin, 10 Agu 2026 - 21:05 WIB