Bunda PAUD Tekankan Pendidikan Karakter Sekaligus Rakor Kelompok Kerja

- Redaktur

Jumat, 5 Desember 2025 - 13:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Spread the love

RN, Pemalang Jateng – Demi untuk menekankan kegiatan pendidikan karakter bagi anak-anak Pendidikan Anak Usia Dini [PAUD], Bunda PAUD Kabupaten Pemalang Noor Faizah Maenofie, membuka Rapat Koordinasi [Rakor] Kelompok Kerja Bunda PAUD Tingkat Kabupaten Pemalang di Gatra Kencana Bojongnangka, selasa [2\12].

Ditemui saat usai acara, Maenofie menegaskan bahwa di PAUD itu tidak ada calistung [baca, tulis dan hitung]. Ia berpesan, kalau ada orang tua yang menitipkan anaknya masuk ke PAUD, kemudian ketika lulus diharapkan harus sudah bisa calistung, lebih baik tidak usah diterima.

“Yang ditekankan adalah pendidikan karakter, mengasah motorik halus dan motorik kasar dan ada kegiatan outingclass untuk anak-anak PAUD,” kata Maenofie.

Penegasan berikutnya yaitu untuk anak-anak yang baru lahir, akan mendapatkan kartu identitas anak [KIA], kemudian juga berkolaborasi dengan puskesmas mengenai pemeriksaan Skrining Hipotiroid Kongenital [SHK].

“Saya minta penegasan plus pemeriksaan golongan darah karena semua anak yang lahir di layanan fasilitas kesehatan itu harus mendapatkan Kartu Identitas Anak,” tegasnya.

Selain itu, Maenofie menyampaikan agar kartu kembang anak dari Dinsos bisa diupdate dan dikolaborasikan dengan Dinas Kesehatan.

“Karena Dinas Kesehatan ada buku KIA yang bukunya update tiap tahun,” sambungnya.

Baca Juga:  3.352 PPPK Paruh Waktu Resmi Terima SK

Kemudian penegasan berikutnya yaitu, adanya penilaian kinerja kepala sekolah. Menurutnya akan sangat baik jika pendidiknya juga dinilai untuk meningkatkan kualitas PAUD tersebut.

“Kalau misalnya dia tidak mendapatkan penilaian atas dirinya sendiri tidak diupdate untuk ilmunya pasti anak-anaknya akhirnya juga akan terdampak,” lanjut Maenofie.

Penegasan terakhir, Maenofie menuturkan bahwa nanti akan ada bantuan dari IDI berupa tempat sampah. Ia menggarisbawahi jika memungkinkan bukan bantuan tempat sampah, tapi yang dibutuhkan adalah komposter.

“Karena kalau tempat sampah itu hanya memilah-milih sampah, tapi kalau komposter itu sudah pengolahan sampah,” tambahnya.

Senada dengan Bunda PAUD, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan [Dindikbud] Kabupaten Pemalang, Ismun Hadiyo menjelaskan bahwa pelayanan PAUD itu bukan anak disuruh belajar calistung tapi menekankan pada pendidikan karakter, mulai dari kebiasaan anak dan saat beraktivitas termasuk MBG.

Baca Juga:  Tanam Ratusan Bibit Pohon Beringin, Demi Jaga Sumber Mata Air

“Kita sebagai satuan pendidikan yang melayani anak-anak penerima manfaat MBG, bagaimana guru ini bisa menyiapkan karakter anak membiasakan mulai dari sebelum makan, saat makan sampai selesai makan,” himbau Ismun.

Hadir juga dalam acara tersebut, perwakilan dari dinas terkait antara lain Diskominfo Pemalang, Bappeda Pemalang, Kemenag Pemalang, Dinkes Pemalang, Dinsos KBPP Pemalang, Disdukcapil Pemalang, Dinpermasdes Pemalang dan Ketua PP PAUD Pemalang.

[SM]

Berita Terkait

Viral…!! Lelang Katering RSUD Pemalang Rp1,3 M Berpotensi Diulang Atau Dibatalkan, LPSE : Tidak Memiliki Penilaian Kinerja Penyedia Minimal Baik
Warga Pemalang Dimohon Lakukan CKG, Demi Tingkatkan Kualitas Hidup
Pemkab Pemalang Adakan Korve, Demi Wujudkan Fasum Resik dan Siap Pakai
Dispantarik Beri Bantuan Untuk Warga Terdampak Bencana di Pulosari
Siaga El Nino, Kemarau Panjang Diprediksi Bulan Mei
Tanam Ratusan Bibit Pohon Beringin, Demi Jaga Sumber Mata Air
Peresmian Jembatan Gantung Bantaragung
Eks PG Sumberharjo Bakal Jadi Sekolah Rakyat
5 1 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 17:52 WIB

Majelis Hakim PN Pulang Pisau Vonis Pelaku Penyimpan Sabu 6 Tahun Penjara

Rabu, 15 April 2026 - 12:17 WIB

Mengalir Darah Anak Bangsa, Aliansi Masyarakat Kawal Persidangan di PN Cianjur, Massa Dukung Sepenuhnya Polda Jabar Bongkar Skandal Sertifikat Ilegal Senilai Rp.200 Miliar

Selasa, 14 April 2026 - 14:47 WIB

Takut Diketahui Calon Suami, Wanita Ini Diduga Nekat Lakukan Aborsi

Sabtu, 11 April 2026 - 13:31 WIB

Pengadaan Kaus Kaki Rp6,9 Miliar di BGN, Apa Manfaatnya ??

Jumat, 10 April 2026 - 13:46 WIB

Soroti Dugaan Kejanggalan Pengadaan Motor Operasional BGN, PMPRI : Kami akan terus kawal programnya !!

Jumat, 3 April 2026 - 21:35 WIB

Dua Warga Warungpring Siap Gugat Oknum Pejabat Pemerintah Desanya

Kamis, 2 April 2026 - 16:56 WIB

Batas Kewenangan Konstitusional, Fungsi Pengawasan DPR dan Kemandirian Kekuasaan Kehakiman

Rabu, 1 April 2026 - 21:19 WIB

Jangan Obok-Obok APBD, Hanya Untuk Panggung Vlog

Berita Terbaru

Hukum & Kriminal

Majelis Hakim PN Pulang Pisau Vonis Pelaku Penyimpan Sabu 6 Tahun Penjara

Kamis, 16 Apr 2026 - 17:52 WIB

Hukum & Kriminal

Takut Diketahui Calon Suami, Wanita Ini Diduga Nekat Lakukan Aborsi

Selasa, 14 Apr 2026 - 14:47 WIB