Laksanakan Upacara Hari Lahir Pancasila 2026, PN Pulang Pisau Teguhkan Komitmen Persatuan dan Perdamaian

- Redaktur

Senin, 1 Juni 2026 - 11:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Spread the love

RN, Pulang Pisau – Pengadilan Negeri [PN] Pulang Pisau menggelar upacara peringatan Hari Lahir Pancasila pada Senin [1\6\2026] di lapangan kantor setempat. Upacara yang berlangsung khidmat ini diikuti oleh seluruh aparatur pengadilan, sebagai wujud komitmen memperkuat semangat persatuan dan menanamkan kembali nilai-nilai kebangsaan dalam kehidupan sehari-hari.

Bertindak selaku pembina upacara, Ketua PN Pulang Pisau, Kurnia Fitrianingsih, membacakan amanat resmi Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila [BPIP] Republik Indonesia.

Dalam amanatnya, tema besar Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 ditegaskan, yakni ”Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia”. Rangkaian upacara diawali dengan pengibaran bendera Merah Putih yang diiringi lagu kebangsaan Indonesia Raya.

Seluruh peserta upacara dengan khidmat mengikuti prosesi pengibaran bendera yang melambangkan semangat perjuangan dan kedaulatan bangsa. Kemudian, acara dilanjutkan dengan pengucapan teks Pancasila, pembacaan Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945, serta mengheningkan cipta untuk mengenang jasa para pahlawan.

Dalam amanat yang disampaikan, ditegaskan bahwa Hari Lahir Pancasila bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momen refleksi untuk memastikan api Pancasila tetap menyala dalam jiwa setiap insan Indonesia.

“Pancasila adalah bintang penuntun yang telah membuktikan ketangguhannya. Di tengah dunia yang diwarnai ketidakpastian dan ancaman fragmentasi, Indonesia tetap berdiri kokoh sebagai contoh nyata bagaimana keberagaman dapat disatukan dalam satu ikatan kebangsaan,” demikian bunyi amanat tersebut.

Lebih lanjut, amanat Kepala BPIP menyoroti peran strategis Indonesia dalam kancah global. Sesuai amanat Pembukaan UUD 1945, bangsa Indonesia memiliki tanggung jawab konstitusional untuk ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial.

Baca Juga:  Tagana Masuk Sekolah, Para Pelajar Ikut Pelatihan Kampung Siaga Bencana

Nilai musyawarah dan mufakat yang dianut disebut sebagai instrumen diplomasi yang sangat dibutuhkan dunia saat ini untuk menjembatani perbedaan dan menghentikan konflik.

“Kontribusi pasukan perdamaian Indonesia di bawah bendera PBB, peran kita dalam mediasi konflik regional, serta konsistensi menyuarakan keadilan bagi bangsa-bangsa terjajah adalah pengejawantahan dari sila kedua: Kemanusiaan yang Adil dan Beradab,” imbuh amanat tersebut.

Pada bagian penutup amanat, disampaikan seruan kepada seluruh elemen bangsa, khususnya generasi muda, untuk menjadikan Pancasila sebagai ideologi yang hidup [living ideology].

Baca Juga:  TP PKK Dan Dekranasda Pemalang Sambut Hari Batik Nasional 

Para pemimpin daerah juga diingatkan agar setiap kebijakan publik yang dilahirkan senantiasa berlandaskan keadilan sosial dan menjamin hak-hak masyarakat.

Rangkaian upacara diakhiri dengan pembacaan doa, memohon keberkahan dan bimbingan Tuhan Yang Maha Esa agar bangsa Indonesia senantiasa diberikan kekuatan dalam menjaga persatuan dan mengamalkan nilai-nilai luhur Pancasila.

Peringatan Hari Lahir Pancasila tahun ini menjadi momentum penting bagi seluruh jajaran PN Pulang Pisau untuk dapat merefleksikan kembali peran aparatur peradilan dalam menjaga keutuhan bangsa. Pancasila sebagai jangkar moral diharapkan terus menjadi pedoman dalam memberikan pelayanan hukum yang berkeadilan bagi seluruh lapisan masyarakat.

[Red***]

Berita Terkait

TMMD Sengkuyung Tahap II 2026 Selesai
Masyarakat Desa Tanahbaya Terima Bantuan Beras dan Minyak
Desa Penakir Ditetapkan Sebagai Kampung Siaga Bencana
Presiden Ingin Rakyat Indonesia Tersenyum
KDMP Diresmikan Serentak, Salah Satunya Adalah Desa Penggarit
Tagana Masuk Sekolah, Para Pelajar Ikut Pelatihan Kampung Siaga Bencana
Siaga Warga Hadapi Bencana, KSB Penakir Dibentuk
Demi Tingkatkan Sinergitas Penanganan Terhadap Perempuan dan Anak, Dinsos KBPP Pemalang Gelar Rakor
5 1 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Oldest
Newest Most Voted

Berita Terkait

Sabtu, 16 Mei 2026 - 20:37 WIB

Tagana Masuk Sekolah, Para Pelajar Ikut Pelatihan Kampung Siaga Bencana

Sabtu, 28 Maret 2026 - 15:45 WIB

Eks PG Sumberharjo Bakal Jadi Sekolah Rakyat

Selasa, 20 Januari 2026 - 20:33 WIB

IMP Gelar Undip Fair 2026

Jumat, 5 Desember 2025 - 13:24 WIB

Bunda PAUD Tekankan Pendidikan Karakter Sekaligus Rakor Kelompok Kerja

Rabu, 26 November 2025 - 21:14 WIB

Outing Class SMPN 4 Randudongkal, Diduga Jadi ‘Ajang Bisnis’ Para Oknum

Selasa, 4 November 2025 - 16:04 WIB

Tim Ombudsman RI Sambangi Pemalang 

Senin, 6 Oktober 2025 - 19:58 WIB

Pemkab Pemalang Dapat Penghargaan Tingkat Nasional

Jumat, 19 September 2025 - 22:19 WIB

Ratusan Siswa Sekolah Non Formal Ikuti Jambore Pendidikan Kesetaraan

Berita Terbaru