Siaga El Nino, Kemarau Panjang Diprediksi Bulan Mei

- Redaktur

Jumat, 3 April 2026 - 19:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RN, Pemalang Jateng – Pemerintah Kabupaten Pemalang mulai meningkatkan kewaspadaan menghadapi potensi hadirnya kekeringan akibat fenomena El Nino, yang diprediksi terjadi pada pertengahan Mei hingga September 2026.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah [BPBD] Kabupaten Pemalang, Agus Ikmal mengungkapkan, bahwa berdasarkan hasil sosialisasi wilayah Jawa Tengah, secara umum akan terdampak kekeringan sejak April. Namun, khusus di Kabupaten Pemalang, puncak dampak diperkirakan mulai terasa pada pertengahan Mei.

“Di Kabupaten Pemalang diperkirakan terjadi kekeringan atau fenomena El Nino mulai bulan Mei sampai dengan September,” papar Agus saat ditemui di Desa Penakir, Kamis [2\4\2026].

Fenomena El Nino sendiri, merupakan pemanasan suhu permukaan laut di Samudra Pasifik bagian tengah hingga timur yang berdampak pada penurunan curah hujan di wilayah Indonesia, termasuk Jawa Tengah.

Agus menyebutkan, kekeringan tahun ini diprediksi lebih parah dibandingkan tahun sebelumnya, baik dari sisi intensitas maupun durasi. Kondisi tersebut berpotensi mengganggu berbagai sektor, terutama kebutuhan air bersih masyarakat dan pertanian.

Untuk mengantisipasi hal tersebut, BPBD Kabupaten Pemalang telah melakukan berbagai langkah mitigasi, termasuk menyusun perencanaan penanganan bencana serta memperkuat koordinasi lintas sektor.

Baca Juga:  Pagelaran Wayang, Dalang Rofi Meriahkan Ruwat Bumi dan HUT RI ke-81 di Desa Kalisaleh

“Kami sudah berkoordinasi dengan sejumlah OPD dan lembaga seperti PDAM, PMI, Baznas serta instansi terkait lainnya untuk kesiapsiagaan menghadapi kemarau panjang,” pungkasnya.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan [Dispantarik] Kabupaten Pemalang, Akhmad Hilmi mengatakan, bahwa sektor pertanian menjadi salah satu yang paling rentan terdampak kekeringan.

Pihaknya telah melakukan sejumlah langkah mitigasi, diantaranya pendataan lahan rawan kekeringan serta penyediaan sarana pendukung seperti pompa air untuk menjaga suplai irigasi.

Baca Juga:  Nurkholes, Hadiri Porseni IPNU-IPPNU, Yang Berjuang Demi Generasi Muda

“Kami melakukan pendataan lahan yang berpotensi mengalami kekeringan parah, serta menyiapkan program pompa air untuk membantu pengairan lahan pertanian,” tukas Hilmi.

Selain itu, pemerintah daerah juga telah menyiapkan cadangan pangan guna mengantisipasi potensi gagal panen akibat kekeringan. Tahun ini, cadangan pangan yang disediakan mencapai 20 ton.

Dengan berbagai langkah tersebut, pemerintah berharap dampak El Nino dapat diminimalisir, serta ketahanan pangan dan kebutuhan air masyarakat tetap terjaga selama musim kemarau panjang berlangsung.

[SA.1***]

Berita Terkait

PN Pulang Pisau Resmi Lantik Wakil Ketua Baru
Kamis Legi…!! Irfannudin Kembali Melangkah: Dari Balai Desa, Sembari Menyapa Warga Susukan
Pemkab Pemalang, TNI, POLRI Bersinergi dan Perkuat Antisipasi Banjir di Comal, Jelang Musim Hujan
Pagelaran Wayang, Dalang Rofi Meriahkan Ruwat Bumi dan HUT RI ke-81 di Desa Kalisaleh
Obor Comal Estafet, Dihadiri Plt Bupati Pemalang dan Anggota DPR RI Rizal Bawazier
Plt Bupati Pemalang Hadiri HUT Ke-13 Puskapik
Pengukuhan Anggota Paskibraka Pemalang di Pendopo
Maulid Nabi Muhammad SAW dan HUT RI ke-81 di Ponpes Habib Muksin, Dimeriahkan Drumband SMK Islam Serta Serta Kesenian Lesung Khas Randudongkal
5 1 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Oldest
Newest Most Voted

Berita Terkait

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 20:08 WIB

LSM PMPRI Mengecam Terbengkalainya Puluhan Aset Kendaraan Dinas, Terutama Mobil Ambulans Pemkab Bandung Barat

Jumat, 28 Agustus 2026 - 12:56 WIB

GRIB Jaya PAC Warungpring Meriahkan HUT RI ke-81

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 05:55 WIB

LSM PMPRI Maluku sebut, Bupati Asri Arman Telah Lepas PT.Rosari Konsultan, Jauh Sebelum Jadi Anggota DPRD 2009

Jumat, 24 Juli 2026 - 07:43 WIB

PMPRI Soroti dan Desak APH Untuk Audit Investigatif Penggunaan Dana Feeder Bandung Raya Rp7,2 Miliar

Jumat, 10 Juli 2026 - 07:52 WIB

PMPRI Geruduk Kejagung RI dan KPK di Jakarta

Senin, 6 Juli 2026 - 19:24 WIB

KPK dan BPKP Diminta Usut Tuntas Dugaan Mark-Up Gembok Ditjen PAS Senilai Rp.92 Miliar, PMPRI: Kami akan kawal masalah ini hingga tuntas

Minggu, 14 Juni 2026 - 15:17 WIB

PMPRI Kembali Soroti Pengadaan di BGN: “Apa Hubungannya Gizi Anak Dengan Kaos Kaki Militer??”

Minggu, 14 Juni 2026 - 14:45 WIB

Ponco Tani Hadir Untuk Petani Modern di Pemalang

Berita Terbaru

Peristiwa

PN Pulang Pisau Resmi Lantik Wakil Ketua Baru

Sabtu, 29 Agu 2026 - 19:27 WIB