Nyalembeng: Aspal Ludes Gegara Hujan, Ternyata Proyek DD Dipihak Ketigakan

- Penulis Berita

Selasa, 2 September 2025 - 20:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jalan aspal baru yang rusak parah, Desa Nyalembeng. [Foto: SA.1]

 

 

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

RN, PEMALANG JATENG – Proyek pengaspalan di Desa Nyalembeng yang baru beberapa bulan dilaksanakan, kini terlihat hancur terbawa air hujan.

Ironisnya, aspal jalan tersebut terlihat rusak parah. Hasil penelusuran awak media, rusaknya jalan tersebut disebabkan air hujan yang cukup deras, namun terlihat hanya sebagian saja.

Anehnya, sebagian jalan yang lain tidak rusak dan terlihat masih kokoh. Karena disebelahnya, ada aspal yang dibangun di tahun 2019 dan masih terlihat utuh.

Melihat fenomena tersebut, awak media mencoba menggali dan mewawancarai warga sekitar. Mereka membenarkan kejadian jalan baru yang rusak tersebut.

“Baru di aspal kalau gak salah tiga bulan dua bulan lah, terus kena banjir terus rusak lagi,” ungkap Dirman, warga sekitar, selasa [02\09].

Senada dengan Dirman, warga lainnya juga membenarkan kejadian dan fenomena alam tersebut.

Baca Juga:  Bupati Selenggarakan GCN

Namun, beberapa warga lainnya sempat keheranan menanggapi fenomena tersebut, kemudian membandingkan dengan bangunan jalan aspal disebelahnya persis dan masih satu jalur, yang dibangun tahun 2019.

“Banget, banget-banget, udah jalannya sempit pak,” ungkap warga lainnya, yang terlihat kecewa dengan kondisi tersebut.

“Pemborongnya orang jauh, kalau ini pemborongnya orang Sigeblok,” sambung warga lainnya, sembari menuding jalan aspal yang terlihat masih utuh dan kokoh, yang notabene dibangun sekitar lima tahun lalu.

Disisi lain, Kunedi selaku kepala Desa Nyalembeng, turut memberikan komentar mengenai jalan yang hancur tersebut.

“Owh iya betul mas…kegiatan dilaksanakan bulan november 2024. Sudah dimonitoring tim Kecamatan… pada bulan pebruari 2025 terjadi banjir karena salurannya mampet kena sampah. Mangkanya dilokasi jalan banyak sampahnya,” Paparnya.

“Sumber Anggaran DD tambahan… pagu 105 juta… tahun anggaran 2024… Mas Galuh,” tambahnya lagi, saat dihubungi melalui ponsel.

[SA.1\Ridwan]

Berita Terkait

Jelang Nataru, Bupati Beserta Forkopimkab Pemalang Hadiri Rakor Di Ibu Kota Jateng 
Pembangunan Semakin Baik, Pemalang Raih Penghargaan ABPU 
Wabup Dorong Percepat Pembangunan 143 Dapur MBG
Rabat Beton Tanahbaya, Meningkatkan Aksesibilitas, Produktivitas Dan Ekonomi Lokal
Gempur Rokok Ilegal…!!
‘Pemerintah Kemana??’, LSM PMPRI Kecam 10 BUMN Tunggak Utang Hingga Rp 3,75 Triliun, Di Bank BJB
Saat Kekuasaan Diperjualbelikan, Bandung Terancam Tanpa Nakhoda
‘Aspal Kemarin’ Di Karangmoncol Mulai Rusak
Berita ini 246 kali dibaca
5 2 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments

Berita Terkait

Senin, 1 Desember 2025 - 22:58 WIB

ASN Dan P3K Antusias Ikuti Sosialisasi Kredit Pemilikan Rumah

Sabtu, 15 November 2025 - 09:48 WIB

Anom Himbau Agar Anak Sekolah Peduli Lingkungan

Kamis, 13 November 2025 - 18:44 WIB

Cegah Inflasi, Pemkab Pemalang Gelar Pasar Murah

Jumat, 15 Agustus 2025 - 20:33 WIB

Penghargaan KLA Dengan Predikat Nindya

Berita Terbaru

Pemerintahan

3.352 PPPK Paruh Waktu Resmi Terima SK

Selasa, 9 Des 2025 - 20:25 WIB

Collection

PT. NCM Open Sugihwaras 2025, Hadiah Utama 45 Juta

Senin, 8 Des 2025 - 11:49 WIB