Kepala BGN, Sudaryono. [Foto:tangkap layar]
RN, Jakarta – Sudaryono, Kepala BGN [Badan Gizi Nasional] kali ini menunjukkan gebrakan lagi. Dalam rapat yang dipimpinnya, dikantor pusat BGN. Presiden Prabowo melalui Sudaryono, mengharapkan Indonesia melalui program MBG, swasembada susu.
Dalam hal ini, Sudaryono tak main-main, bahkan disebutkan surat edaran mengenai menu MBG yang harus ada susu, sudah diedarkan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Dan termasuk keinginan dari bapak Presiden adalah adanya susu. Kemarin ada temuan, ada susu minuman mengandung susu 5%. Itu menurut saya itu terlarang untuk MBG,” tuturnya dengan tegas, selasa [08\09\2026].
“Kalau saya temukan lagi ada dapur-dapur yang memberlakukan untuk membeli atau memberikan susu yang 90 atau 95 persennya air, udah saya tutup itu dapurnya. Sudah saya beri surat edarannya,” tandas Sudaryono.
Pada intinya yang disampaikan oleh kepala BGN, adalah, Pemerintah menginginkan di menu MBG ada susu.
“Pemerintah ingin di menu MBG ada susu. Bahwa aturan susu yang diberikan itu adalah minimal 80% (kandungan susunya),” imbuhnya.
Sekali lagi Sudaryono menegaskan, apa yang diharapkan Presiden Prabowo Subiyanto, bahwa kedepannya Indonesia swasembada susu. Karena, Presiden juga menginginkan rakyatnya membiasakan diri dan sesering mungkin minum susu.

Susu Harus Susu, Bukan Air Berkedok Susu
“Kalau sebuah produk disebut susu, jangan sampai yang paling banyak justru airnya. Makan Bergizi Gratis [MBG] punya skala yang sangat besar. Karena itu, setiap produk yang masuk ke dalamnya seharusnya bukan cuma memenuhi nama, tetapi juga memberikan nilai gizi yang memang diharapkan. Anak-anak tidak butuh kemasan yang terlihat bergizi. Mereka butuh isinya,” tulis Sudaryono, dalam channel WhatsApp resminya.
[TimRed***]














