Telur Lalat di Tempe Bacem MBG ?! Dugaan Kelalaian Harus Ditindaklanjuti

- Redaktur

Minggu, 30 Agustus 2026 - 09:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GINANJAR [kiri,baju hitam] dan SYAFI’I [kanan, kaos oblong].    [Foto: SA.1]

 

RN, Pemalang Jateng – Pihak Yayasan “Masyarakat Wira Usaha Jaya” melalui Syafi’i selaku perwakilan dan kepala SPPG [Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi] “Brayan Muluk”, Ginanjar. Menyampaikan, bahwa yang terjadi beberapa waktu lalu, itu bukan belatung tetapi adalah telur lalat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Syafi’i dan Ginanjar, senada mengatakan bahwa kejadian viral di SMA Negeri 1 Belik, yang didalam video, salah satu siswa menyebutkan ada belatung dalam makanan atau lauk berupa tempe bacem, ditegaskan itu bukan belatung melainkan telur lalat.

Baca Juga:  IPAL Beberapa SPPG di Pemalang Dipertanyakan, Limbah Jadi Persoalan Telak

“Kalau saya amati itu bukan belatung tapi telur lalat,” ungkap Syafi’i kepada RotasiNews.com, diruang kerjanya, pada Sabtu [29\08\2026].

Kemudian, ditegaskan lagi oleh Ginanjar, bahwa itu memang benar-benar telur lalat. “Dari sekian ratus ompreng, itu hanya terdapat satu, dan itupun telur lalat sebetulnya,” beber Ginanjar, menegaskan.

Baca Juga:  Kasihan, Diduga Monyet Kesetrum Hingga Terpelanting dan Mati

Beruntung, kejadian tersebut segera diketahui dan tidak sampai termakan oleh siswa penerima manfaat. Karena jika termakan, dikhawatirkan akan terjadi keracunan, yang disebabkan oleh bakteri berbahaya, seperti Salmonella dan E.coli.

Untuk dapat diketahui, SPPG “Brayan Muluk” yang berlokasi di Desa Gunung Tiga Kecamatan Belik, yang bekerjasama dengan Yayasan “Masyarakat Wira Usaha Jaya” yang berkantor pusat di Yogyakarta, setiap harinya melayani sekitar tiga ribuan paket, dan untuk SMA Negeri 1 Belik sekitar 970 penerima manfaat, yang 45 untuk tenaga pendidik, disekolah tersebut.

Baca Juga:  Setelah Viral, SPPG MBG 02 Loning Dicek Langsung Muspika Petarukan

Namun demikian, kejadian tersebut ada pihak-pihak yang diduga telah lalai. Dalam kasus semacam ini pada program MBG [Makan Bergizi Gratis] pihak-pihak yang berwenang harus bertindak, jangan sampai ada pembiaran.

[SA.1***]

Berita Terkait

Ada Brosur Beredar di Pusat BYD Jakarta, Ada Apa Sebenarnya Dibalik Itu ??
Kasus Bullying di Pemalang Telah Menyita Perhatian Nasional, Nurkholes Tegaskan Perundungan Tidak Boleh Terulang, Sistem Pendidikan Perlu Dievaluasi Segera
Kasus di SDN 01 Kebondalem Dalam Proses Penyelidikan APH, Pemkab Pemalang Segera Bentuk Satgas Bullying
Program Desa Majalangu Diduga Semrawut dan Carut-marut
IPAL Beberapa SPPG di Pemalang Dipertanyakan, Limbah Jadi Persoalan Telak
Setelah Melayat Korban Perundungan di Kebondalem, Plt. Bupati Pemalang Tegaskan Tidak Ada Toleransi Bagi Pelaku Bullying
Soal Dugaan Mesum, Warga Dusun Gombong Sambangi Balai Desa Cibuyur
Viral di Pemalang !!! Menu MBG “Dirujak” Oleh Netizen
3 2 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Oldest
Newest Most Voted

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 16:52 WIB

AMPPIBI Bersiap Gelar Aksi Lanjutan, Desak Pengusutan Dugaan Korupsi Rp200 Miliar di Dishub Jabar

Selasa, 6 Oktober 2026 - 18:53 WIB

Kejanggalan Proyek PJU dan CCTV AI Senilai Ratusan Miliar Dipertanyakan, AMPPIBI Gelar Aksi

Senin, 5 Oktober 2026 - 21:03 WIB

Kasus di SDN 01 Kebondalem Dalam Proses Penyelidikan APH, Pemkab Pemalang Segera Bentuk Satgas Bullying

Senin, 14 September 2026 - 08:52 WIB

Menu MBG Harus Ada Susu, Sudaryono: “Sudah saya beri surat edarannya”

Senin, 7 September 2026 - 20:26 WIB

Kasus MBG, Laporkan Jangan Takut !! Sudaryono: “Kami siap lindungi identitas anda. Jangan tunggu viral baru bergerak”

Jumat, 4 September 2026 - 20:12 WIB

Dugaan Peredaran Obat Keras Semakin Liar, Comal Siaga Satu !!

Rabu, 2 September 2026 - 22:56 WIB

Lapak Obat G Kembali Buka, Sengonan Jatirejo Disorot

Rabu, 2 September 2026 - 20:45 WIB

PN Pekalongan Tolak Gugatan Praperadilan Tersangka Kekerasan Seksual Yang Dilakukan Oleh Oknum Tokoh Agama, Proses Hukum Harus Tetap Berlanjut

Berita Terbaru