RN, Pemalang – Kawasan Sengonan atau Damparan, ikut wilayah Desa Jatirejo, Kecamatan Ampelgading, kembali menjadi sorotan. Aktivitas yang diduga penjualan “Obat jenis G” yang dikenal Obat Aceh” kembali terpantau pada Rabu (2/9/2026) petang sekitar pukul 16,42 WIB.
Sebelumnya, aktivitas serupa telah beberapa kali mendapat teguran dari tokoh pemuda dan masyarakat Jatirejo. Namun, berdasarkan pantauan di lokasi, lapak yang diduga menjual obat tersebut kembali terlihat beraktivitas.
Menariknya, seorang perempuan yang duduk di warung Remang-remang berinisial WD mengaku aktivitas lapak baru buka hari ini. Kembali saat ditanya wartawan mengenai keberadaan lapak tersebut, ia menjawab singkat bahwa aktivitas itu baru dimulai hari ini.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Ya, Pak, itu baru buka tadi siang,” jawabnya singkat.
Wartawan kemudian menyapa dua pemuda yang berada di sekitar lokasi. Ketika ditanya sejak kapan berjualan, salah seorang menjawab, “Baru hari ini, Pak,” sembari mengalihkan pandangan.
Kemunculan kembali aktivitas yang diduga berkaitan dengan penjualan obat tersebut sontak menjadi perhatian warga sekitar. Masyarakat berharap kawasan Sengonan tidak berkembang menjadi lokasi peredaran obat yang berpotensi membahayakan kesehatan dan masa depan generasi muda.
Warga juga meminta adanya pengawasan lebih serius dari pihak berwenang. Mereka berharap setiap dugaan pelanggaran dapat segera diperiksa sesuai aturan dan apabila ditemukan pelanggaran, dilakukan tindakan sesuai ketentuan hukum.
Tokoh pemuda sekaligus Ketua LSM Laskar Gading Raya, Hadi WD, turut menyampaikan keprihatinannya. Sebagai warga Jatirejo dan bagian dari masyarakat setempat, Hadi mendukung aparat berwenang segera menindak tegas apabila ditemukan penjualan obat dosis tinggi tanpa izin.
“Harapan kami, aparat segera turun tangan. Jangan sampai aktivitas seperti ini terus berulang dan berdampak kepada generasi muda,” ujarnya. Masyarakat kini menunggu langkah konkret aparat untuk memastikan kondisi di kawasan Sengonan tetap aman dan kondusif.
[RaeKusnanto]














