PT.Aquatec Rekatama Konstruksi di Sorot, Imam SBY : Negara Tidak Boleh Kalah Oleh Tafsir Nakal

- Redaktur

Selasa, 10 Februari 2026 - 21:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RN, PemalangJateng – Forum Wartawan Pemalang [FWP] mengadakan audiensi [10\2\2026] dengan Satpol PP Pemalang, berkaitan dengan proyek pembangunan pabrik pakan ternak di Ampelgading yang dilaksanakan oleh PT.Aquatec Rekatama Konstruksi.

Pelaksanaan proyek tersebut, usut punya usut, ternyata belum mengantongi semua ijin yang dipersyaratkan.

Dengan dalih dan berpatokan pada PP 28/2025, tentang Penyelenggaraan Perijinan Berbasis Resiko, pihak Satpol PP Pemalang belum berani mengambil langkah untuk menghentikan atau menutup sementara.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dilain sisi, mengenai polemik tersebut, muncul tanggapan dari pakar hukum, Dr.(c) Imam Subiyanto, S.H., M.H., CPM. ‎Praktisi Hukum & Advokat.

Penggunaan dalih “masih dibolehkan karena PP 28 Tahun 2025” untuk membenarkan usaha yang belum memenuhi izin adalah bentuk pembangkangan hukum yang dibungkus administratif. Ini bukan sekedar salah tafsir, melainkan strategi sistematis untuk menghindari kewajiban hukum.

Baca Juga:  Soal Tantangan Zaman, Bupati Anom Himbau Ansor–Fatayat Agar Jaga Generasi Muda

Harus dikatakan secara lugas, bahwa PP 28/2025 bukan alat pembenar pelanggaran dan tidak pernah dimaksudkan untuk melegalkan usaha ilegal secara faktual.

‎NIB Dijadikan Topeng Legalitas
Di lapangan, Nomor Induk Berusaha [NIB] sengaja dipelintir seolah-olah setara dengan izin operasional. Ini adalah kesesatan berpikir yang berbahaya.
‎NIB hanyalah identitas administratif, bukan lampu hijau untuk beroperasi bebas.
‎Ketika pelaku usaha sudah menjalankan kegiatan inti tanpa verifikasi atau izin yang dipersyaratkan, maka negara sedang dipermainkan oleh formalitas digital.
‎Perizinan Berbasis Resiko, Bukan Rezim Permisif 
‎Konsep perizinan berbasis risiko bukan kompromi terhadap pelanggaran, melainkan instrumen pengendalian dampak.
‎Semakin besar risiko, semakin ketat kewajiban hukum yang harus dipenuhi.
‎Maka, klaim “masih boleh berjalan” untuk usaha berisiko menengah tinggi atau tinggi adalah pembangkangan terang-terangan terhadap asas kehati-hatian dan kepastian hukum.
Jika Dibiarkan, Hukum Akan Lumpuh 
‎Jika praktik ini terus dibiarkan, hukum hanya menjadi stempel administratif, pengawasan kehilangan taring dan masyarakat menanggung risiko sosial, lingkungan, serta ekonomi.
‎”Negara tidak boleh tunduk pada tafsir nakal yang berlindung dibalik OSS. Jika negara kalah, maka yang runtuh bukan hanya aturan, tetapi wibawa hukum itu sendiri,” tandasnya.
Ini Bukan Persoalan Administrasi, Tapi Kepatuhan 
‎Masalahnya bukan pada regulasi, melainkan pada mentalitas mengakali hukum. PP 28/2025 tidak menghapus kewajiban izin sektoral, tidak meniadakan persetujuan lingkungan, serta tidak membenarkan operasi usaha yang belum patuh.
‎Menjadikan regulasi sebagai tameng pelanggaran adalah pengkhianatan terhadap tujuan reformasi perizinan itu sendiri.
Negara Harus Bertindak 
‎Negara harus berhenti bersikap lunak terhadap praktik ini.
‎Penegakan hukum yang tegas adalah satu-satunya cara menjaga keadilan dan kepastian. Ekonomi tidak akan sehat jika dibangun di atas pelanggaran yang dilegalkan oleh tafsir sesat.
[SatriyoAdie]

Berita Terkait

Joker Soroti Raperda Holding BUMN Jabar Senilai 500 Milliar
GRIB Jaya PAC Warungpring Meriahkan HUT RI ke-81
LSM PMPRI Maluku sebut, Bupati Asri Arman Telah Lepas PT.Rosari Konsultan, Jauh Sebelum Jadi Anggota DPRD 2009
PMPRI Soroti dan Desak APH Untuk Audit Investigatif Penggunaan Dana Feeder Bandung Raya Rp7,2 Miliar
PMPRI Geruduk Kejagung RI dan KPK di Jakarta
KPK dan BPKP Diminta Usut Tuntas Dugaan Mark-Up Gembok Ditjen PAS Senilai Rp.92 Miliar, PMPRI: Kami akan kawal masalah ini hingga tuntas
PMPRI Kembali Soroti Pengadaan di BGN: “Apa Hubungannya Gizi Anak Dengan Kaos Kaki Militer??”
Ponco Tani Hadir Untuk Petani Modern di Pemalang
5 1 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Oldest
Newest Most Voted

Berita Terkait

Kamis, 20 Agustus 2026 - 18:06 WIB

Upaya Mengentaskan Kemiskinan, Pemkab Pemalang Dukung Pilot Project Desa Mandiri Sejahtera Berbasis Pemberdayaan Pemuda

Rabu, 19 Agustus 2026 - 16:27 WIB

Wujudkan Pelayanan Kepada Masyarakat, Pemkab Pemalang Lakukan Perubahan APBD

Senin, 17 Agustus 2026 - 19:54 WIB

Rangkaian Upacara HUT Ke-81 RI, Disertai Penyerahan Penghargaan dan Bantuan Kepada Warga Pemalang

Rabu, 12 Agustus 2026 - 19:33 WIB

DPRD dan Pemkab Pemalang Rancang KUA-PPAS 2027 Serta Pertanggungjawaban APBD 2025

Selasa, 11 Agustus 2026 - 05:53 WIB

Berantas…!! Tidak Boleh Ada Ruang Rokok Ilegal di Kabupaten Pemalang

Senin, 3 Agustus 2026 - 20:15 WIB

Plt. Bupati Nurkholes, Himbau Agar ASN Perkuat Sinergi dan Selesaikan Tugas Kinerja 2026

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 05:34 WIB

Nurkholes Terima Surat Tugas Plt Bupati Dari Gubernur Jateng

Selasa, 28 Juli 2026 - 15:54 WIB

Wabup Nurkholes, Himbau Jajarannya Agar Selalu Waspada Potensi Kebakaran di Musim Kemarau

Berita Terbaru

Lembaga

Joker Soroti Raperda Holding BUMN Jabar Senilai 500 Milliar

Jumat, 28 Agu 2026 - 18:32 WIB

Lembaga

GRIB Jaya PAC Warungpring Meriahkan HUT RI ke-81

Jumat, 28 Agu 2026 - 12:56 WIB