KPK dan BPKP Diminta Usut Tuntas Dugaan Mark-Up Gembok Ditjen PAS Senilai Rp.92 Miliar, PMPRI: Kami akan kawal masalah ini hingga tuntas

- Redaktur

Senin, 6 Juli 2026 - 19:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RN, Bandung – DPP Lembaga Swadaya Masyarakat Pemuda Mandiri Peduli Rakyat Indonesia [LSM PMPRI], menyoroti tajam sengkarut pengadaan gembok di lingkungan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan [Ditjen PAS] Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan RI.

Alokasi anggaran yang tergolong fantastis tersebut, mencapai Rp.92 miliar, untuk periode 2024–2025 dinilai mencederai rasa keadilan masyarakat dan sarat akan indikasi pemborosan uang negara.

Berdasarkan data SiRUP LKPP, Ditjen PAS menganggarkan Rp.35,8 miliar untuk 46.000 unit gembok pada 2024 dan Rp.56,7 miliar untuk 60.000 unit pada 2025. Dari dasar perhitungan tersebut, harga per unit gembok dianggarkan sekitar Rp.1 juta.

Sementara itu, harga pasar untuk gembok sejenis [merek IFAM Series K70] hanya berkisar antara Rp.115 ribu hingga Rp.120 ribu per unit. Hal itu, menunjukkan adanya selisih harga hingga diperkirakan mencapai delapan kali lipat.

Menyoroti hal tersebut, Ketua Umum DPP LSM PMPR Indonesia, Rohimat, menegaskan bahwa dalih spesifikasi teknis dalam Kerangka Acuan Kerja [KAK] seperti logam kuat atau anti-karat tidak bisa dijadikan tameng untuk melegitimasi harga yang tidak masuk akal.

“Uang rakyat bukan untuk dihambur-hamburkan tanpa batas yang rasional. Selisih harga dari Rp120 ribu menjadi Rp1 juta per unit itu bukan angka yang kecil kalau dikalikan ratusan ribu unit. Kami meminta transparansi penuh, jangan berlindung di balik kata spesifikasi khusus jika barang di lapangan ternyata sama dengan yang ada di pasar,” tandas pria yang sering disapa Kang Joker, kepada RotasiNews.com, senin [06\07\2026].

Baca Juga:  Sebuah Rekontruksi Kasus Serta Penyikapan Kredibel di Era 4.0

LSM PMPR Indonesia menilai, bahwa pengawasan anggaran publik harus diperketat, terutama pada sektor pengadaan barang di lembaga hukum dan pemasyarakatan yang rahasia atau semi-tertutup.

Menyikapi temuan ini, DPP LSM PMPR Indonesia secara tegas mendesak Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan [BPKP] untuk segera melakukan Audit Dengan Tujuan Tertentu [ADTT], terhadap seluruh proses perencanaan hingga pemenang tender pengadaan gembok tersebut.

Selain itu, Komisi Pemberantasan Korupsi [KPK] juga diminta segera turun tangan melakukan penyelidikan awal, guna memeriksa potensi adanya kongkalikong atau kickback dalam penentuan Harga Perkiraan Sendiri [HPS].

Baca Juga:  Ketum PMPRI Minta Para Pemimpin Kota Bandung Jaga Keharmonisan, Agar Suhu Politik Tidak Semakin Memanas

Di sisi lain, LSM PMPR Indonesia menuntut, Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan RI, agar membuka rincian kontrak kepada publik sebagai bentuk akuntabilitas tata kelola pemerintahan yang bersih.

Sebagai bentuk komitmen pengawasan, LSM PMPR Indonesia memastikan akan terus mengawal kasus ini secara intensif dan siap melayangkan laporan resmi kepada aparat penegak hukum, jika dalam waktu dekat tidak ada klarifikasi yang logis serta transparan dari pihak kementerian terkait.

[RJ***]

Berita Terkait

LSM PMPRI Maluku sebut, Bupati Asri Arman Telah Lepas PT.Rosari Konsultan, Jauh Sebelum Jadi Anggota DPRD 2009
PMPRI Soroti dan Desak APH Untuk Audit Investigatif Penggunaan Dana Feeder Bandung Raya Rp7,2 Miliar
PMPRI Geruduk Kejagung RI dan KPK di Jakarta
PMPRI Kembali Soroti Pengadaan di BGN: “Apa Hubungannya Gizi Anak Dengan Kaos Kaki Militer??”
Ponco Tani Hadir Untuk Petani Modern di Pemalang
Patut Diduga Telah Terjadi KKN, LSM PMPRI Asahan Demo Depan Kantor RH PTPN IV Regional II Medan
Diduga Lelang Lahan di Bandung Terjadi Kongkalikong, Objek Senilai 9,1 Miliar Dijual 2,6 Miliar
Perkara Gugur Demi Hukum, Ketum PMPRI Apresiasi Kepastian Hukum Bagi Wakil Walikota dan Anggota DPRD Bandung
5 1 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Oldest
Newest Most Voted

Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 19:06 WIB

Maulid Nabi Muhammad SAW dan HUT RI ke-81 di Ponpes Habib Muksin, Dimeriahkan Drumband SMK Islam Serta Serta Kesenian Lesung Khas Randudongkal

Jumat, 14 Agustus 2026 - 07:31 WIB

Semarak Hari Praja Muda Karana ke-65 di Pemalang

Rabu, 12 Agustus 2026 - 19:55 WIB

Masyarakat Harus Sadar Hukum, Melalui Lomba Kadarkum Tingkat Kabupaten Pemalang 2026

Minggu, 9 Agustus 2026 - 20:34 WIB

Kabar Gembira!…Lomba Mancing Kubang Rau Ramai Dihadiri Tamu Dari Luar Negeri

Minggu, 9 Agustus 2026 - 20:13 WIB

Festival Gebyar Lampu Merah Putih di Jalan Raya Desa Kandang, Sambut Kemerdekaan RI

Minggu, 9 Agustus 2026 - 19:51 WIB

Kekeringan di Pemalang, Nurkholes Terjun Langsung Salurkan Air Bersih

Minggu, 2 Agustus 2026 - 12:05 WIB

Kirab Festival Kamir, Diharapkan Menjadi Agenda Tahunan, Untuk Sedot Wisatawan

Jumat, 31 Juli 2026 - 18:45 WIB

Kopi Gurilang Ala Desa Gunungsari, Alami dan Berkelas

Berita Terbaru

Peristiwa

Kasihan, Diduga Monyet Kesetrum Hingga Terpelanting dan Mati

Sabtu, 22 Agu 2026 - 07:35 WIB