Doa dari Tengah Sunyi: Ibadah di Tengah Ancaman, Harapan di Pos Satgas TNI Eromaga

- Redaktur

Minggu, 29 Juni 2025 - 22:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

RN- ERONGGOBAK, DISTRIK OMUKIA  – Kabupaten Puncak
Dalam sunyi yang tidak biasa, di tengah tanah dingin yang menyimpan bayang-bayang ketegangan, suara doa kembali menggema dari Pos Eromaga. Di sinilah, prajurit Satgas Yonif 700/Wira Yudha Cakti tetap berdiri, bukan hanya sebagai penjaga wilayah, tetapi juga sebagai penjaga iman dan harapan. (29/6).

Hari itu, langit Omukia murung seperti menyimpan cerita luka. Hanya segelintir warga Kampung Eronggobak yang hadir dalam ibadah bersama, karena sebagian besar dari mereka masih memilih mengungsi demi keselamatan—ancaman dari Organisasi Papua Merdeka (OPM) masih membayangi. Namun di tengah keterbatasan itulah, cahaya kecil harapan menyala dari dalam Pos TNI.

Ibadah dipimpin oleh Pratu Wiger, seorang putra Sumba Barat, Nusa Tenggara Timur—dengan suara yang tenang dan doa yang penuh harap. Ia tidak sendiri. Bersama rekan-rekan personel Nasrani lainnya, mereka tak sekadar berdiri sebagai tentara, tapi juga sebagai pelayan iman bagi warga yang rindu akan damai.

Letda Inf Sudirman, Danpos Eromaga, menyampaikan keprihatinannya atas kondisi yang memaksa masyarakat memilih ibadah di pos militer daripada di gereja mereka sendiri.

Baca Juga:  Warga Semingkir Soroti Galian C Dan Dana CSR

> “Sedih rasanya, ketika rumah Tuhan yang seharusnya menjadi tempat paling aman malah ditinggalkan karena rasa takut. Tapi kami akan terus membuka pintu Pos Eromaga sebagai tempat ibadah, sampai rasa takut itu bisa berubah menjadi rasa aman kembali,” tuturnya lirih.

Ada kesunyian yang terasa dalam setiap bait doa yang dilantunkan—bukan karena kurangnya jemaat, melainkan karena rindu akan kedamaian yang belum pulih. Namun di sinilah, di tengah segala ancaman dan keterbatasan, TNI hadir tak hanya sebagai penjaga tanah air, tapi juga penjaga jiwa.

Baca Juga:  Borong Harapan di Tanah Wombru: Ketika TNI Membeli, Bukan Sekadar Membantu

Ibadah di Pos Eromaga bukan hanya sebuah kegiatan keagamaan. Ia adalah simbol perlawanan terhadap ketakutan. Ia adalah tanda bahwa meski gelap masih membayang, cahaya tak pernah benar-benar padam.

Dan dari tanah pegunungan Puncak yang terluka, doa-doa itu terus melambung. Bersama harapan. Bersama TNI. Bersama Indonesia. (Red.)

Sumber : Pen Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 700 Wira Yudha Cakti

Berita Terkait

Akui Bersalah, Dalam KUHP Baru Dapat Meringankan Hukuman
PMPRI Desak KPK, BPK Audit Tuntas Proyek KCIC Whoosh
Pemkot Bandung Diduga Cawe-Cawe Terkait Anggaran Pengadaan Insinerator Sampah
Pemkab Gelar Workshop Pengelolaan Keuangan Desa Di Pendopo
Pemkab Pemalang Siap Lanjutkan Implementasi, DPRD Acc Raperda Tahap 1
Zona Integritas WBK, Dapat Wujudkan Budaya Kerja Bebas Dari Korupsi
Bupati Siap Kolaborasi Dengan Anggota DPR RI 
Warga Semingkir Soroti Galian C Dan Dana CSR

Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 19:06 WIB

Maulid Nabi Muhammad SAW dan HUT RI ke-81 di Ponpes Habib Muksin, Dimeriahkan Drumband SMK Islam Serta Serta Kesenian Lesung Khas Randudongkal

Jumat, 14 Agustus 2026 - 07:31 WIB

Semarak Hari Praja Muda Karana ke-65 di Pemalang

Rabu, 12 Agustus 2026 - 19:55 WIB

Masyarakat Harus Sadar Hukum, Melalui Lomba Kadarkum Tingkat Kabupaten Pemalang 2026

Minggu, 9 Agustus 2026 - 20:34 WIB

Kabar Gembira!…Lomba Mancing Kubang Rau Ramai Dihadiri Tamu Dari Luar Negeri

Minggu, 9 Agustus 2026 - 20:13 WIB

Festival Gebyar Lampu Merah Putih di Jalan Raya Desa Kandang, Sambut Kemerdekaan RI

Minggu, 9 Agustus 2026 - 19:51 WIB

Kekeringan di Pemalang, Nurkholes Terjun Langsung Salurkan Air Bersih

Minggu, 2 Agustus 2026 - 12:05 WIB

Kirab Festival Kamir, Diharapkan Menjadi Agenda Tahunan, Untuk Sedot Wisatawan

Jumat, 31 Juli 2026 - 18:45 WIB

Kopi Gurilang Ala Desa Gunungsari, Alami dan Berkelas

Berita Terbaru

Peristiwa

Kasihan, Diduga Monyet Kesetrum Hingga Terpelanting dan Mati

Sabtu, 22 Agu 2026 - 07:35 WIB