Gedung Serbaguna [GOR], Desa Warungpring, [Foto: Istimewa]
RN, Pemalang Jateng – Proyek pembangunan GOR [Gedung Olah Raga] atau gedung serbaguna, berlokasi di Desa Warungpring, yang notabene mulai dikerjakan dari tahun 2019 hingga kini tahun 2025, ditenggarai belum juga selesai.
Pembangunan gedung tersebut mulai menjadi perhatian dan sorotan masyarakat, beberapa kalangan dan juga para aktivis di Kabupaten Pemalang.
Hasil penelusuran tim investigasi media, terindikasi bahwa dana yang sudah dikucurkan untuk pembangunan gedung tersebut, sekitar 1,2 Milliar.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Saat awak media mencoba menghubungi dan mengunjungi kantor Desa Warungpring, M.Kharis Munawir, S,PD selaku kepala Desa, sempat membeberkan mengenai anggaran yang diawal pembangunan bukan dimasa jabatannya.
“Ya memang belum selesai iku multiyears mas. Betul, tapi yang sekitar 500 [juta] sekian bukan di periode saya, RAB awal saja 2019 sekitar 1,4 [Milliar] RAB masih sama hanya saja karena tahunnya berbeda harga barangnya juga pasti berbeda menyesuaikan hasil survey dilapangan menyesuaikan tahun sekarang,” paparnya, melalui pesan WhatsApp, selasa [30\09].
Disisi lain, menurut sumber RotasiNews.com, menyebutkan bahwa gedung tersebut ditenggarai dan diduga bermasalah, serta belum ada pengumuman apapun kepada publik, khususnya warga masyarakat tentang lamanya waktu pembangunan gedung, yang teridentifikasi lebih dari lima tahun, belum juga selesai.
“Saya sebagai warga Warungpring, melihat kenyataan tersebut sangat prihatin. Prediksi saya, ada kemungkinan pembangunan gedung tersebut bermasalah,” Ungkapnya, selasa [30\09].
“Coba, pemdes atau kepala Desa berani tidak mengumumkan secara terbuka kepada publik, hasil monev. Dulu itu kan pernah ada opnam, kalau tidak salah dari pihak DPU Pemalang,” tandasnya.
Warga tersebut berharap kepada Pemerintah Desa Warungpring, agar kedepan bisa lebih profesional dan transparan dalam mengelola anggaran yang diperuntukkan Desa Warungpring.
Untuk dapat diketahui, tahun 2019 telah dikucurkan anggaran sebesar sekitar Rp.528 juta, di tahun 2023, Rp.390 juta, kemudian di tahun 2024 Rp.299 juta, serta diperkirakan tahun anggaran 2025 sekitar, Rp.100 juta.
[Ridwan]


















