Rakornas Pengelolaan Sampah

- Redaktur

Rabu, 25 Juni 2025 - 19:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Spread the love

RN, Jakarta – Bupati Pemalang Anom Widiyantoro, didampingi Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Wiji Mulyati, mengikuti rapat koordinasi nasional [Rakornas] pengelolaan sampah, dalam rangka peringatan hari lingkungan hidup sedunia [HLHS], tahun 2025 di Ruang Cendrawasih, Jakarta Internasional Convention Center [JICC], beberapa waktu lalu.

Acara yang dimotori oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan [KLHK], diikuti oleh kepala daerah, pejabat kementerian, dan pemangku kepentingan dari seluruh Indonesia. Fokus utama pertemuan adalah menyusun strategi nasional dalam pengelolaan sampah secara efektif dan berkelanjutan.

Pelaksana kegiatan rakornas Drs. Adi Palguna Ruteka, selaku Deputi Bidang Pengelolaan Sampah, Limbah dan Bahan Berbahaya dan Beracun [PSLB3].

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam acara ini, kementerian lingkungan hidup mengangkat tema, Menuju Kelola Sampah. Yang 100% dilaksanakan untuk mempertemukan para stakeholder pengelolaan sampah agar dapat saling bekerja sama dan mengembangkan kolaborasi.

Baca Juga:  Satgas TNI Anjangsana ke Kampung Wako: Loreng Menyapa dengan Hati

“Untuk itu, kami telah mengundang 38 Gubernur dan 514 Bupati, Wali Kota seluruh Indonesia, para perwakilan kementerian atau lembaga terkait, pejabat eselon I dan II KLH/BPLH, perusahaan dan offtaker yang bergerak dalam pengelolaan sampah, dengan jumlah peserta kurang lebih 1.000 orang,” papar Adi.

Dalam rakornas tersebut, Menteri LHK Dr. Hanif Faisol Nurofiq mengatakan, pengelolaan sampah tahun 2025 tersebut, merupakan rangkaian dari kegiatan peringatan Hari Lingkungan Hidup se-Dunia yang tahun ini mengusung tema “Hentikan Polusi Plastik” [Ending Plastic Pollution].

Menteri LHK mengatakan, pengelolaan sampah telah menjadi isu global dan lokal yang sampai saat ini masih menjadi permasalahan yang belum dapat diselesaikan.

Melihat kondisi ini, Pemerintah Indonesia menegaskan komitmen untuk menyelesaikan persoalan sampah secara menyeluruh hingga 100% pada tahun 2029, sebagaimana ditargetkan dalam Rencana Jangka Pembangunan Menengah Nasional [RPJMN] 2025-2029.

Baca Juga:  Harry Potter 20th Anniversary: Return to Hogwarts Siap Dirilis 1 Januari 2022

“Oleh karena itu, selama rangkaian Hari Lingkungan Hidup, khususnya Rapat Koordinasi Nasional Pengelolaan Sampah ini, kami mendorong Bapak, Ibu Kepala Daerah Tingkat Provinsi dan Kabupaten, kota untuk bergerak bersama, mengembangkan komunikasi, jaringan, dan relasi bersama pihak-pihak yang berpotensi mendukung tugas pengelolaan sampah di daerah Bapak/Ibu, untuk berjalan dengan satu tujuan yaitu sampah terkelola 100%,” sambung Menteri LHK.

Masih menurut menteri LHK, forum koordinasi yang dilaksanakan tersebut, harus menjadi langkah awal terobosan untuk beraksi nyata, berkomitmen penuh, berkolaborasi, dan berkontribusi dengan berbagai solusi yang sejalan dengan kebijakan agar transformasi pengelolaan sampah di Indonesia berjalan progresif.

Ditemui setelah rakornas, Bupati Pemalang Anom menyampaikan, bahwa banyak materi yang didapatkan dari rakornas yang dikuti khususnya materi yang berkaitan dengan pengelolaan sampah supaya masalah sampah bisa selesai di seluruh indonesia.

Baca Juga:  Cegah Narkoba di Birokrasi, PMPRI Minta BNN Tes Urine ASN dan Pegawai Perumda Kota Bekasi

Dikatakan bahwa kita menjadi bagian penting untuk bisa mengelola sampah, tentunya bersama masyarakat,  stakeholder, semua komunitas dan juga seluruh warga masyarakat, mulai memilah, sekaligus kita mendapatkan pengarahan untuk Penilaian Adipura dengan kriteria yang baru, salah satunya kita punya TPA dimana TPA ini untuk material atau sisa-sisa sampah residu dari sampah yang telah dikelola.

Melalui momentum hari lingkugan hidup sedunia Anom mengimbau kepada seluruh masyarakat Kabupaten Pemalang mulai dari rumah tangga, RT, RW dan juga dari tingkat kelurahan harus sudah mulai memilah sampah, karena kriterianya kita harus memilah sampah yang kita produksi sendiri dan kalau tidak memilah otomatis kita tidak akan mendapatkan bantuan-bantuan atau intensif terkait masalah persampahan.

[SA.1\Hms]

Berita Terkait

Pengacara Korban Dugaan Penganiayaan di MTS, Pastikan Proses Hukum Tetap Berjalan
Pengurus FPS Dikukuhkan, Diharapkan Bekerja Keras Agar Pemalang Jadi Nyaman
Cegah Narkoba di Birokrasi, PMPRI Minta BNN Tes Urine ASN dan Pegawai Perumda Kota Bekasi
PMPRI Desak KPK, BPK Audit Tuntas Proyek KCIC Whoosh
Tingkatkan Perekonomian Daerah Melalui Government Auto Show
Sarung Goyor Akan Dibantu Pemkab, Untuk Penjualan Di Pasar Internasional 
Upacara Hari Kesaktian Pancasila Berlangsung Khidmat
Pemkot Bandung Diduga Cawe-Cawe Terkait Anggaran Pengadaan Insinerator Sampah
5 1 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments

Berita Terkait

Rabu, 4 Maret 2026 - 21:08 WIB

Tiga Nama Lolos Seleksi Sekda Pemalang 2026

Selasa, 10 Februari 2026 - 20:20 WIB

Kades Warungpring Diduga Diskriminasi Salah Satu Jurnalis, Saat Melaksanakan Peliputan

Rabu, 21 Januari 2026 - 19:59 WIB

Soroti Dugaan Pungli Insentif Guru Madin di Garut, Kang Joker, PMPRI: Itu Melawan Hukum!

Selasa, 20 Januari 2026 - 17:00 WIB

Mangkrak, Drainase Desa Warungpring…?? Padahal Anggaran Sudah Cair Semua di TA.2025

Senin, 19 Januari 2026 - 22:05 WIB

Viral…!! Video Warga Desa Pakembaran 

Minggu, 18 Januari 2026 - 20:31 WIB

Darurat Sampah, Kang Joker: Menteri LH Bicara Tanpa Solusi Riil

Jumat, 16 Januari 2026 - 13:27 WIB

SPPG Desa Loning Siap Layani MBG Untuk 2600 Siswa

Rabu, 14 Januari 2026 - 22:07 WIB

Pastikan Percepat, Anom Cek Lokasi Pembangunan Jalan Wisnu – Majakerta

Berita Terbaru

AKSI

Diduga Telah Beredar Rokok Ilegal di Randudongkal 

Kamis, 12 Mar 2026 - 23:42 WIB

Pembangunan Infrastruktur

Jelang Mudik Lebaran 2026, Jalan Mulai ditambal

Jumat, 6 Mar 2026 - 17:47 WIB

Pemerintah Desa

Heboh…!! Ratusan Warga Sambangi Pasar Murah di Desa Bulakan 

Jumat, 6 Mar 2026 - 17:30 WIB

Pemerintah Desa

Perdana… !! Warga Desa Tundagan Serbu Pasar Murah

Jumat, 6 Mar 2026 - 14:27 WIB