Pemalang Darurat Kekeringan, Pemkab Intensifkan Droping Air Bersih ke 30 Desa Terdampak

- Redaktur

Rabu, 15 Juli 2026 - 16:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RN, Pemalang Jateng – Badan Penanggulangan Bencana Daerah [BPBD] Kabupaten Pemalang terus mengintensifkan penanganan bencana hidrometeorologi kering dengan mendistribusikan air bersih ke wilayah terdampak. Hingga pertengahan Juli 2026, tercatat sebanyak 30 desa di 7 kecamatan, mulai dari Pulosari, Watukumpul, Randudongkal, Warungpring, Belik, Bantarbolang dan Bodeh mengalami kekeringan dengan jumlah warga terdampak sekitar 93.250 jiwa.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pemalang, Agus Ikmaludin, saat ditemui di Kantor BPBD Kabupaten Pemalang, Selasa [14\7\2026], mengatakan langkah tersebut merupakan tindak lanjut atas prakiraan cuaca yang menyebutkan Kabupaten Pemalang akan mengalami musim kemarau panjang akibat hidrometeorologi kering sejak Juli hingga diperkirakan Oktober 2026.

Berdasarkan hasil asesmen dan validasi di setiap kecamatan, kekeringan mulai terjadi di sejumlah wilayah, terutama Kecamatan Belik dan Kecamatan Pulosari. Hasil kaji cepat tersebut kemudian menjadi dasar penetapan Status Darurat Bencana Hidrometeorologi Kekeringan melalui Keputusan Bupati Pemalang yang berlaku mulai 1 Juli 2026.

Setelah status darurat ditetapkan, BPBD membentuk Pos Komando Penanganan Darurat Bencana untuk melakukan pemantauan, pendataan, serta menerima usulan dari desa dan kecamatan terkait lokasi yang membutuhkan bantuan air bersih.

Menurut Agus, BPBD tidak hanya membuka posko di tingkat kabupaten, tetapi juga di seluruh kecamatan agar penanganan lebih efektif. Posko tersebut berkolaborasi dengan pemerintah desa sehingga distribusi air bersih dapat tepat sasaran kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan.

Baca Juga:  BPJPH Bersama Pemkab Pemalang Awali Sertifikasi Halal Produk UMKM

Dalam operasionalnya, BPBD mengerahkan enam truk tangki berkapasitas masing-masing sekitar 5.000 liter dengan target empat kali pengiriman setiap hari. Selain armada BPBD, distribusi air bersih juga mendapat dukungan dari PMI, Perumda Air Minum [PDAM] Kabupaten Pemalang, Baznas, serta berbagai elemen masyarakat yang ikut berpartisipasi melakukan droping air.

“Sejak 1 Juli pukul 09.00 WIB kami sudah mulai melakukan droping air ke desa-desa terdampak. Tadi pagi kami juga menyiagakan tiga truk, dua truk di Kecamatan Pulosari dan satu truk di Kecamatan Bodeh untuk mempercepat distribusi ke desa-desa yang membutuhkan,” ungkap Agus.

Baca Juga:  Bupati Pemalang Buka Musda V Dekopinda

Ia menambahkan, status darurat bencana kekeringan saat ini berlaku hingga 31 Juli 2026 dan akan dievaluasi melalui kaji cepat. Apabila kondisi masih memerlukan penanganan, status darurat dapat diperpanjang. BPBD berharap kondisi hidrometeorologi kering berakhir pada Oktober 2026 sehingga kebutuhan air bersih masyarakat kembali terpenuhi.

Agus juga mengajak seluruh pihak untuk berpartisipasi membantu penyediaan air bersih. Ia menyebut sejumlah komunitas, salah satunya adalah Alumni SMAN 1 Pemalang, telah rutin melakukan droping air setiap hari Minggu. BPBD mengimbau seluruh bantuan disalurkan melalui posko agar pendistribusian tercatat, tervalidasi, dan dapat menjadi bahan evaluasi dalam penanganan bencana kekeringan.

[SA.1***]

Berita Terkait

Telur Lalat di Tempe Bacem MBG ?! Dugaan Kelalaian Harus Ditindaklanjuti
PN Pulang Pisau Resmi Lantik Wakil Ketua Baru
Demo di Depan Gedung DPR Berujung Ricuh, Massa Sempat Lakukan Pembakaran
Kepala BGN Harus Tahu, Kesehatan Warga Terancam, Tiap Hari Hirup Bau Menyengat
Setelah Viral, SPPG MBG 02 Loning Dicek Langsung Muspika Petarukan
Limbah Dapur SPPG 008 Diduga Mencemari Selokan, Warga Tak Tahan Dengan Bau Menyengat
Kasihan, Diduga Monyet Kesetrum Hingga Terpelanting dan Mati
Pemda Pemalang Telah Terima Bantuan 200 Tangki Air Bersih Dari PLN
5 1 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Oldest
Newest Most Voted

Berita Terkait

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 20:08 WIB

LSM PMPRI Mengecam Terbengkalainya Puluhan Aset Kendaraan Dinas, Terutama Mobil Ambulans Pemkab Bandung Barat

Jumat, 28 Agustus 2026 - 12:56 WIB

GRIB Jaya PAC Warungpring Meriahkan HUT RI ke-81

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 05:55 WIB

LSM PMPRI Maluku sebut, Bupati Asri Arman Telah Lepas PT.Rosari Konsultan, Jauh Sebelum Jadi Anggota DPRD 2009

Jumat, 24 Juli 2026 - 07:43 WIB

PMPRI Soroti dan Desak APH Untuk Audit Investigatif Penggunaan Dana Feeder Bandung Raya Rp7,2 Miliar

Jumat, 10 Juli 2026 - 07:52 WIB

PMPRI Geruduk Kejagung RI dan KPK di Jakarta

Senin, 6 Juli 2026 - 19:24 WIB

KPK dan BPKP Diminta Usut Tuntas Dugaan Mark-Up Gembok Ditjen PAS Senilai Rp.92 Miliar, PMPRI: Kami akan kawal masalah ini hingga tuntas

Minggu, 14 Juni 2026 - 15:17 WIB

PMPRI Kembali Soroti Pengadaan di BGN: “Apa Hubungannya Gizi Anak Dengan Kaos Kaki Militer??”

Minggu, 14 Juni 2026 - 14:45 WIB

Ponco Tani Hadir Untuk Petani Modern di Pemalang

Berita Terbaru

Peristiwa

PN Pulang Pisau Resmi Lantik Wakil Ketua Baru

Sabtu, 29 Agu 2026 - 19:27 WIB