RN, Pemalang Jateng – RSUD [Rumah Sakit Umum Daerah] Randudongkal Pemalang, saat ini menjadi perbincangan dan sorotan beberapa kalangan aktivis. Bukan tanpa alasan, para aktivis telah mengamati hasil pekerjaan yang saat ini notabene sudah selesai.
Pasalnya, beberapa titik dilokasi terpantau adanya kerusakan, mulai dari retak-retak dibeberapa bagian paving, saluran air, tembok, hingga atap atau plavon yang terlihat seperti ada yang bocor.
“Pekerjaan proyek tersebut, sepertinya baru beberapa hari yang lalu sudah selesai. Tapi kenapa ada beberapa titik yang tidak patut terlihat,” ungkap Satriyo, ketua APPI Kabupaten Pemalang, saat bertemu di halaman RSUD Randudongkal.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Masih menurut ketua APPI [Asosiasi Pewarta Pers Indonesia], menanggapi hasil pekerjaan tersebut. Bahwa bangunan baru setidaknya terlihat elegan, bersih, kuat dan kokoh.
“RSUD ini kan nantinya untuk umum, apabila saat beroperasi banyak yang tidak pantas terlihat, akan menjadi preseden yang buruk,” tandasnya.
Satriyo juga sempat mempertanyakan pengawasan dari instansi terkait yang berwenang, seperti apa pelaksanaan teknisnya di lapangan.
Dilain pihak, RotasiNews.com berusaha menyambangi Dinas Kesehatan yang berlokasi didekat alun-alun kota Pemalang. Namun, tidak berhasil menemui Wiji Mulyati, S.KM., selaku Kepala Dinas.
Hingga berita ini ditayangkan, belum ada klarifikasi resmi dari Dinas Kesehatan, mengenai banyaknya kerusakan di bangunan gedung baru RSUD Randudongkal.
[SA.1\RDW]


















