RN, Pemalang Jateng – Sebanyak 25 orang pengayuh becak lanjut usia di Kabupaten Pemalang, telah menerima bantuan becak listrik dari Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.
Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Kepala Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan RI Budiman Sujatmiko dan Ketua Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional Teguh Arief Indratmoko, kepada Wakil Bupati Pemalang Nurkholes di Pendopo Kabupaten.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam kesempatan tersebut, Budiman Sujatmiko menyampaikan, bahwa cita-cita tertinggi Presiden Prabowo Subianto adalah membuat rakyat kecil bisa tersenyum.
“Menuntaskan kemiskinan itu adalah misi mulia tugas-tugas kenabian dan tugas-tugas kewalian, beliau dari kantong pribadinya ingin membuatkan 70 ribu becak seperti ini, harga becak ini per unitnya Rp. 25 juta dengan kecepatan maksimal 20 sampai dengan 25 km/jam,” tutur Budiman.
Masih menurut Budiman Sujatmiko, becak listrik tersebut baru bisa di produksi sebanyak 1000 unit per tahun. Padahal yang dibutuhkan sebanyak 70 ribu unit, sehingga becak listrik itu di peruntukkan bagi pengayuh yang sudah berusia antara 60 sampai dengan 70 tahun dan diharapkan bisa mengangkut penumpang lebih banyak tanpa kelahan.
“Kata orang jika perbuatan baik kita membuahkan pahala terus menerus maka selama itu pula kita membawa kebahagiaan, terus-merus pahalanya terus mengalir. Saya sebagai Kepala Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan, ya ditugaskan oleh Pak Prabowo, khusus membangun industri untuk membuat orang miskin bisa produktif bisa terbantu,” tukas Budiman.
Sementara itu, Ketua Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional, Teguh Arief Indratmoko menjelaskan, bahwa sudah ada 3 tahap bantuan yang diberikan melalui Yayasan GSN.
“Yayasan GSN adalah Yayasan milik pribadi beliau, GSN yang bergerak di sosial kemanusiaan itu adalah bidang pengentasan kemiskinan, kegiatan istimewa ini sudah diberikan kepada penduduk melalui Yayasan GSN,” ungkap Teguh.
Bantuan becak listrik, seperti diharapkan Teguh, dapat meningkatkan kesejahteraan. Selanjutnya, kepada para penerima bantuan becak listrik Ia berpesan agar mereka dapat merawat kendaraan tersebut dengan baik sehigga bisa awet kemudian tidak diperjualbelikan, karena ini benar-benar bantuan dari Presiden Prabowo Subianto.
Sebelumnya, Wakil Bupati Pemalang Nurkholes menyampaikan, bahwa bantuan itu menjadi semangat baru serta mendorong kolaborasi dan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam upaya pemberdayaan masyarakat, khususnya di sektor transportasi, lingkungan dan peningkatan kesadaran pelaku ekonomi informal serta menjadi langkah awal yang berkelanjutan dalam mendorong transformasi ekonomi kerakyatan, memperluas akses terhadap sarana usaha yang layak serta memperkuat kapasitas masyarakat dalam menghadapi tantangan zaman yang semakin dinamis walaupun kemiskinan di Pemalang masih cukup tinggi yaitu 14,9%.
















