Soroti Dugaan Kejanggalan Pengadaan Motor Operasional BGN, PMPRI : Kami akan terus kawal programnya !!

- Redaktur

Jumat, 10 April 2026 - 13:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Spread the love

RN, Bandung – Ketua Umum DPP LSM Pemuda Mandiri Peduli Rakyat Indonesia [PMPRI], Rohimat, memberikan pernyataan tegas terkait isu atau dugaan pengadaan kendaraan operasional di lingkungan Badan Gizi Nasional [BGN].

Meski pihak BGN telah mengklarifikasi kabar mengenai 70.000 unit motor sebagai hoaks, PMPRI tetap menyoroti fakta dugaan pengadaan sebanyak 21.801 unit dengan nilai fantastis yang mendekati Rp1 triliun.

“Kami di LSM PMPRI tidak hanya melihat angka, tapi kami melihat kewajaran dan asas manfaat. Temuan fakta mengenai pengadaan 21.801 unit dengan nilai hampir Rp1 triliun tetap meninggalkan lubang besar yang harus dijawab secara transparan,” tandas ketum PMPRI yang akrab disapa Kang Joker, kepada RotasiNews.com.

Menurutnya, ada dua poin krusial yang menjadi perhatian publik. Pertama adalah profil perusahaan penyedia barang yang dinilai baru terdaftar di akhir tahun 2025 namun sudah mampu menyerap kontrak skala masif. Hal ini menimbulkan pertanyaan besar mengenai rekam jejak dan kapasitas produksinya.

Kedua, Kang Joker menyoroti harga per unit kendaraan yang mencapai Rp42 juta. Anggaran tersebut dinilai sangat tinggi karena setara dengan motor listrik kelas premium.

Baca Juga:  Ponco Tani Hadir Untuk Petani Modern di Pemalang

“Publik berhak tahu spesifikasi seperti apa yang dibeli hingga menyentuh angka setinggi itu,” kecamnya.

Selain masalah anggaran, PMPRI juga mengkhawatirkan adanya potensi kerugian negara akibat penurunan kualitas aset yang belum didistribusikan. Ia memperingatkan agar aset negara tersebut tidak berakhir menjadi ‘besi tua’ di gudang hanya karena alasan administrasi Barang Milik Negara [BMN].

“Setiap hari motor itu mendekam di gudang, kualitas baterainya menurun, dan itu adalah kerugian negara. LSM PMPRI akan terus mengawal agar program penguatan gizi nasional ini tidak ditumpangi oleh kepentingan pemburu rente proyek,” tegasnya.

Baca Juga:  Potensi Kerugian KMP Mencapai Puluhan Triliun, Kang Joker : "Negara Harus Waspada!"

Sebagai penutup, Kang Joker memberikan kritik pedas mengenai rasa keadilan sosial terkait penggunaan anggaran negara. Ia merasa ada ketimpangan antara tuntutan kepada rakyat dengan gaya belanja pemerintah.

“Ini berbanding terbalik ketika rakyat disuruh hemat BBM, tapi pemerintah justru menikmati subsidi hasil pajak rakyat melalui pengadaan-pengadaan yang tidak wajar,” tutupnya.

[RJ ***]

Berita Terkait

Jangan Lengah… !!! Pengalihan Perkara Tersangka Febri Adriansyah Adalah Sebuah Kekeliruan Hukum Yang Harus Diluruskan
PMPRI Geruduk Kejagung RI dan KPK di Jakarta
Memahami Putusan Terhadap Nadiem Makarim Secara Sederhana
KPK dan BPKP Diminta Usut Tuntas Dugaan Mark-Up Gembok Ditjen PAS Senilai Rp.92 Miliar, PMPRI: Kami akan kawal masalah ini hingga tuntas
Polres Bersama Hakim PN Pulang Pisau Peringati Hari Bhayangkara Ke-80
PMPRI Kembali Soroti Pengadaan di BGN: “Apa Hubungannya Gizi Anak Dengan Kaos Kaki Militer??”
Ponco Tani Hadir Untuk Petani Modern di Pemalang
Patut Diduga Telah Terjadi KKN, LSM PMPRI Asahan Demo Depan Kantor RH PTPN IV Regional II Medan
5 1 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Oldest
Newest Most Voted

Berita Terkait

Selasa, 7 Juli 2026 - 20:28 WIB

Pengamanan Pilkades Serentak 2026, Bupati Lantik Pelaksana DPPI

Selasa, 7 Juli 2026 - 19:50 WIB

Mancing Mania di Wilayah Kecamatan Watukumpul

Senin, 6 Juli 2026 - 19:46 WIB

Nurkholes, Hadiri Porseni IPNU-IPPNU, Yang Berjuang Demi Generasi Muda

Senin, 29 Juni 2026 - 17:55 WIB

Jalan Rusak Bertahun-Tahun, Akhirnya Warga Jambesewu Cor Jalan Dengan Dana Swadaya

Senin, 22 Juni 2026 - 08:11 WIB

Ratusan Pesilat PSHT Pemalang Resmi Disahkan

Minggu, 14 Juni 2026 - 15:01 WIB

Sosialisasi Pilkades, Camat Randudongkal Tegaskan Kondusifitas di Tingkat Desa

Minggu, 14 Juni 2026 - 14:45 WIB

Ponco Tani Hadir Untuk Petani Modern di Pemalang

Sabtu, 13 Juni 2026 - 10:13 WIB

Siap Sukseskan Sensus Ekonomi 2026, Pemkab Pemalang Kolaborasi Lintas Sektor

Berita Terbaru

Pemerintah

Sapa Iklhas Pemalang, Digitalisasi Data Pertanian Secara Real Time

Minggu, 12 Jul 2026 - 19:57 WIB

Hukum & Kriminal

Pengedar Sabu di Banama Tingang di Vonis 5 Tahun Penjara

Sabtu, 11 Jul 2026 - 06:16 WIB