Potensi Kerugian KMP Mencapai Puluhan Triliun, Kang Joker : “Negara Harus Waspada!”

- Redaktur

Kamis, 19 Februari 2026 - 16:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RN, Bandung – Ketua Dewan Pimpinan Pusat Lembaga Swadaya Masyarakat Pemuda Mandiri Peduli Rakyat Indonesia [DPP LSM PMPRI], Rohimat atau yang akrab disapa Kang Joker, memberikan peringatan keras kepada pemerintah pusat terkait temuan indikasi penyimpangan dalam program Koperasi Merah Putih [KMP].

Berdasarkan penelusuran dari berbagai sumber, termasuk media sosial dan pemberitaan daring, diduga terdapat selisih anggaran yang sangat fantastis dalam realisasi program tersebut.

Kang Joker menyoroti adanya dugaan perbedaan mencolok antara anggaran yang dialokasikan pusat dengan fakta di lapangan.

“Berdasarkan informasi yang dihimpun, anggaran dari pusat diduga mencapai Rp1,6 Miliar per desa, namun dalam realisasinya disinyalir hanya sekitar Rp900 Juta. Pertanyaannya sederhana, ke mana raibnya Rp700 juta per desa tersebut???,” tandas Kang Joker, Kamis [19\2\2026].

Kemudian, Kang Joker memaparkan hitungan yang mengkhawatirkan. Jika mengacu pada data Podes 2024 yang mencatat sekitar 84.276 desa/kelurahan di Indonesia, maka potensi kerugian negara akibat selisih anggaran ini bisa menembus angka Rp58,99 Triliun.

Joker menyoroti beberapa poin krusial yang menjadi perhatian LSM PMPRI. “Antaranya masalah lahan, banyak desa yang kesulitan karena tanah diminta melalui skema hibah tanpa ganti rugi, yang mengakibatkan pembangunan mandek meski anggaran diduga sudah cair. Lalu terdapat potensi celah korupsi yang dipicu lemahnya pengawasan dan ketiadaan transparansi laporan realisasi dinilai menjadi celah empuk bagi oknum di tingkat pusat hingga desa untuk melakukan praktik main mata,” bebernya.

Baca Juga:  Ketum PMPRI Minta Para Pemimpin Kota Bandung Jaga Keharmonisan, Agar Suhu Politik Tidak Semakin Memanas

Atas dugaan temuan ini, Kang Joker mendesak pihak berwenang, terutama BPK dan KPK, untuk segera melakukan audit total terhadap program Koperasi Merah Putih. Ia menegaskan bahwa data realisasi anggaran harus dibuka secara transparan kepada publik agar uang negara tidak hilang tanpa jejak.

Baca Juga:  Pengadaan Kaus Kaki Rp6,9 Miliar di BGN, Apa Manfaatnya ??

Sebagai penutup, Kang Joker memberikan pernyataan tegas sebagai peringatan bagi seluruh elemen bangsa.

“NEGARA HARUS WASPADA! Ini bukan sekadar angka, tapi soal hak rakyat di desa-desa. Alarm kewaspadaan negara harus segera berbunyi sebelum kerugian yang lebih besar terjadi,” sergah Ketum PMPRI.

[RJ]

Berita Terkait

Ketika Viral Soal MBG, Guru, Ortu Siswa, Wartawan dan Aktivis LSM: Kenapa Seolah Disalahkan ??
Pengukuhan Ketum Linduaji Eric Agus Susanto, Dihadiri Belasan Ribu Anggota Se-Jateng di Taman Borobudur
Ratusan Kendaraan Dinas KBB Pajak Off, Kang Joker: “Rakyat Dikejar-kejar Razia, Pejabatnya Menerobos Aturan!!”
Jelang HUT ke-13 LSM PMPR Indonesia, Dadan Nugraha, S.H: Meneguhkan Esensi Gerakan Sosial dan Integritas Kebijakan Publik
LSM PMPRI Mengecam Terbengkalainya Puluhan Aset Kendaraan Dinas, Terutama Mobil Ambulans Pemkab Bandung Barat
Joker Soroti Raperda Holding BUMN Jabar Senilai 500 Milliar
GRIB Jaya PAC Warungpring Meriahkan HUT RI ke-81
LSM PMPRI Maluku sebut, Bupati Asri Arman Telah Lepas PT.Rosari Konsultan, Jauh Sebelum Jadi Anggota DPRD 2009
5 1 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Oldest
Newest Most Voted

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 05:52 WIB

Banyumudal Bangun Akses Jalan Desa, Bersama TMMD Sengkuyung Tahap III

Berita Terbaru

Olahraga [Sport]

PTMSI Pemalang Telah Dilantik, Fokus Utamanya Adalah Pembinaan Atlet

Senin, 21 Sep 2026 - 08:09 WIB