Tiga Nama Lolos Seleksi Sekda Pemalang 2026

- Redaktur

Rabu, 4 Maret 2026 - 21:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RN, Pemalang Jateng – Panitia Seleksi Terbuka dan Kompetitif Pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi [JPT] Pratama Sekretaris Daerah Kabupaten Pemalang Tahun 2026, secara resmi mengumumkan hasil akhir seleksi calon Sekretaris Daerah [Sekda] Kabupaten Pemalang.

Pengumuman dengan Nomor 24/IPTP-SEKDA/2026, yang ditetapkan di Semarang pada 4 Maret 2026 tersebut, menyatakan tiga nama Aparatur Sipil Negara [ASN] yang dinyatakan lolos seleksi akhir dan direkomendasikan kepada Bupati Pemalang untuk dipilih sebagai Sekretaris Daerah.

Adapun tiga nama yang telah masuk dalam rekomendasi Panitia Seleksi tersebut adalah:

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

1. Drs. Ahmadsy Stiawan Widatmojo, AP., M.M. – Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Pemalang.

2. Drs. Andri Adi, M.Si. – Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa Kabupaten Pemalang.

3. Bagus Sutopo, S.STP., MAP. – Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Pemalang.

Panitia seleksi menegaskan, bahwa keputusan hasil seleksi tersebut bersifat final dan tidak dapat diganggu gugat, serta menjadi dasar bagi Bupati Pemalang sebagai Pejabat Pembina Kepegawaian untuk menetapkan salah satu kandidat sebagai Sekretaris Daerah Kabupaten Pemalang.

Baca Juga:  AS Umumkan Kasus Pertama Varian Omicron: Gejala Ringan, Sudah Terima 2 Dosis

Sekretaris Daerah merupakan jabatan strategis dalam struktur pemerintahan daerah, karena berfungsi sebagai motor penggerak birokrasi, pengendali kebijakan administratif, serta penghubung antara kepala daerah dengan seluruh perangkat daerah.

              [Foto: Istimewa]

Praktisi Hukum: Momentum Reformasi Birokrasi Harus Dijaga

Menanggapi pengumuman tersebut, praktisi hukum Dr.(c) Imam Subiyanto, S.H., M.H., CPM, menilai bahwa proses seleksi Sekretaris Daerah merupakan momentum penting bagi Kabupaten Pemalang untuk memperkuat tata kelola pemerintahan yang lebih profesional dan berintegritas.

Menurutnya, posisi Sekretaris Daerah tidak sekadar jabatan administratif, tetapi merupakan pilar utama stabilitas pemerintahan daerah.

“Sekretaris Daerah adalah jantung birokrasi daerah. Dari posisi ini arah koordinasi kebijakan, disiplin administrasi, hingga pengendalian tata kelola pemerintahan dijalankan. Karena itu, proses seleksi harus benar-benar menjamin prinsip merit system, transparansi dan integritas,” pungkas Imam Subiyanto, rabu [4\03\2026].

Baca Juga:  Forkopimda Pemalang Cek Lokasi, Saat Malam Natal

Ia menambahkan, bahwa Kabupaten Pemalang saat ini membutuhkan figur Sekda yang tidak hanya memiliki kemampuan administratif, tetapi juga mampu melakukan reformasi birokrasi secara nyata dan menyeluruh.

Masih menurut SBY, tantangan birokrasi ke depan semakin kompleks, mulai dari peningkatan kualitas pelayanan publik, pengelolaan anggaran yang akuntabel, hingga pencegahan praktik korupsi dalam pemerintahan daerah.

“Sekda yang terpilih nantinya harus mampu menjadi lokomotif perubahan. Birokrasi tidak boleh lagi berjalan secara administratif semata, tetapi harus mampu menghadirkan pemerintahan yang responsif, transparan, dan berpihak kepada kepentingan masyarakat,” tandasnya.

Harapan untuk Masa Depan Pemalang, Imam Subiyanto juga menyampaikan harapannya agar proses penetapan Sekda oleh Bupati Pemalang dilakukan secara objektif dengan mempertimbangkan rekam jejak, integritas, serta kapasitas kepemimpinan kandidat.

Baca Juga:  4 Warga Desa Terima Bantuan RTLH, 1 Anak Masuk SMK Islam Randudongkal 

Ia menilai bahwa Sekretaris Daerah yang akan datang harus mampu, memperkuat koordinasi antar perangkat daerah meningkatkan disiplin birokrasi, memastikan penggunaan anggaran daerah berjalan efektif dan transparan

serta mendorong pelayanan publik yang lebih cepat dan berkualitas.

“Pemalang membutuhkan birokrasi yang kuat dan profesional. Sekda yang terpilih harus mampu menjadi penjaga stabilitas pemerintahan sekaligus penggerak reformasi birokrasi yang bersih dari praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme,” paparnya.

SBY juga berharap, agar pemilihan Sekda tidak dipengaruhi oleh kepentingan politik praktis, melainkan benar-benar didasarkan pada kapasitas dan integritas calon.

“Masyarakat Pemalang tentu berharap jabatan Sekretaris Daerah diisi oleh figur yang memiliki kompetensi, pengalaman birokrasi yang matang, serta komitmen kuat terhadap tata kelola pemerintahan yang baik,” tutupnya.

[SA.1]

Berita Terkait

Masyarakat Desa Datar Geram, Salah Satu Oknum Warga Diduga Membendung Aliran Sungai Untuk Kepentingan Pribadi
Mantap…!! 2026, Bulan Dana PMI Pemalang Lampaui Target, Bupati Anom Acungi Jempol dan Apresiasi Semangat Gotong Royong Warga Pemalang 
Rokok Ilegal Harus Diberantas, Diskominfo Pemalang Perkuat Sinergi dan Ada Nomor Pengaduan
Ketum PMPRI Minta Para Pemimpin Kota Bandung Jaga Keharmonisan, Agar Suhu Politik Tidak Semakin Memanas
KPK Hadir di Pemalang, Sosialisasi Soal Pokir DPRD, Bupati Pemalang: Jadi Momentum Kesepahaman Eksekutif dan Legislatif 
Rencana Pembangunan Harus Ada Peran Data dan Informasi Geospasial
Pemberantasan Buta Huruf Al-Qur’an di Pemalang, Menggunakan Metode Mekon
Viral…!! Dua Pemuda Digrebek Warga, Diduga Mengedarkan Obat Terlarang
5 1 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Oldest
Newest Most Voted

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 07:52 WIB

PMPRI Geruduk Kejagung RI dan KPK di Jakarta

Senin, 6 Juli 2026 - 19:24 WIB

KPK dan BPKP Diminta Usut Tuntas Dugaan Mark-Up Gembok Ditjen PAS Senilai Rp.92 Miliar, PMPRI: Kami akan kawal masalah ini hingga tuntas

Minggu, 14 Juni 2026 - 15:17 WIB

PMPRI Kembali Soroti Pengadaan di BGN: “Apa Hubungannya Gizi Anak Dengan Kaos Kaki Militer??”

Minggu, 14 Juni 2026 - 14:45 WIB

Ponco Tani Hadir Untuk Petani Modern di Pemalang

Sabtu, 13 Juni 2026 - 08:55 WIB

Patut Diduga Telah Terjadi KKN, LSM PMPRI Asahan Demo Depan Kantor RH PTPN IV Regional II Medan

Minggu, 7 Juni 2026 - 12:03 WIB

Diduga Lelang Lahan di Bandung Terjadi Kongkalikong, Objek Senilai 9,1 Miliar Dijual 2,6 Miliar

Rabu, 3 Juni 2026 - 20:49 WIB

Perkara Gugur Demi Hukum, Ketum PMPRI Apresiasi Kepastian Hukum Bagi Wakil Walikota dan Anggota DPRD Bandung

Selasa, 26 Mei 2026 - 20:18 WIB

Aliansi Masyarakat Anti Mafia Tanah Kembali Gelar Aksi Unjuk Rasa, Kawal Sidang di PN Cianjur: Dukung Polda Jabar Bongkar Skandal Dugaan Sertifikat Ilegal senilai Rp.200 Miliar

Berita Terbaru

Pemerintah

Nurkholes Terima Surat Tugas Plt Bupati Dari Gubernur Jateng

Sabtu, 1 Agu 2026 - 05:34 WIB

RAGAM

Kopi Gurilang Ala Desa Gunungsari, Alami dan Berkelas

Jumat, 31 Jul 2026 - 18:45 WIB