Nahas…!! Tim Anti Rasuah OTT Bupati Pekalongan 

- Redaktur

Selasa, 3 Maret 2026 - 16:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq. [foto: Istimewa]

 

RN, Pekalongan – Komisi Pemberantasan Korupsi [KPK] telah melakukan Operasi Tangkap Tangan [OTT] terhadap Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq.

Kemudian, juru bicara Komisi Pemberantasan Korupsi [KPK], Budi Prasetyo menyampaikan, bahwa dalam kegiatan [OTT] ini telah mengamankan sejumlah pihak.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Dalam kegiatan penyelidikan tertutup ini, tim mengamankan sejumlah pihak di wilayah Kabupaten Pekalongan salah satunya Bupati, tim kemudian membawa ke Jakarta untuk pemeriksaan lebih lanjut,” ungkap Budi kepada awak media, selasa [03\03\2026].

Baca Juga:  Galian Mendelem Ternyata Belum Berijin 

Tim anti rasuah tersebut, juga telah melakukan penyegelan beberapa ruangan di Kabupaten Pekalongan, termasuk ruang Bupati, Sekretaris Daerah [Sekda] serta Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang [DPUTR].

Baca Juga:  Sopir Truk Pengangkut Kayu Ilegal di Vonis 1 Tahun Penjara, Truk Dirampas Negara

Penyelidikan tersebut, diduga terkait dengan tindak pidana korupsi proyek infrastruktur di Kabupaten Pekalongan tahun anggaran 2025. Jika nanti terbukti bersalah, Fadia dapat dikenai sanksi sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Sebagai informasi, bahwa OTT yang dilakukan tim anti rasuah dilakukan dini hari di wilayah Semarang, dimana dalam OTT tersebut diamankan 3 orang, termasuk salah satunya adalah Bupati Pekalongan, ajudan serta orang kepercayaannya.
Hingga berita ini di tayangkan, pihak KPK belum menyampaikan penjelasan secara detail dan resmi, terkait perkara yang melatarbelakangi OTT tersebut, identitas serta jumlah pasti pihak yang turut terjaring bersama Fadia, juga masih menunggu pengumuman resmi dari pihak KPK.
[RDW\SA.1]

Berita Terkait

Jangan Lengah… !!! Pengalihan Perkara Tersangka Febri Adriansyah Adalah Sebuah Kekeliruan Hukum Yang Harus Diluruskan
Gegara Perkelahian, Divonis Pidana Pengawasan Terhadap Satu Orang Dewasa dan Dua Remaja Pelaku Kekerasan
Pengedar Sabu di Banama Tingang di Vonis 5 Tahun Penjara
Sopir Truk Pengangkut Kayu Ilegal di Vonis 1 Tahun Penjara, Truk Dirampas Negara
Memahami Putusan Terhadap Nadiem Makarim Secara Sederhana
Seorang Penambang Emas Asal Pulang Pisau Divonis 6 Tahun Penjara, Gegara Terbukti Beli dan Serahkan Sabu
Tidak Bisa Buktikan Kepemilikan, PN Pulang Pisau Tolak Gugatan Wanprestasi Jual Beli Tanah
Anak-Anak Lakukan Pengeroyokan Hingga Berujung Patah Tulang Hidung, Alhasil Terdakwa Anak Divonis 5 Bulan Penjara
5 1 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Oldest
Newest Most Voted

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 07:43 WIB

PMPRI Soroti dan Desak APH Untuk Audit Investigatif Penggunaan Dana Feeder Bandung Raya Rp7,2 Miliar

Jumat, 10 Juli 2026 - 07:52 WIB

PMPRI Geruduk Kejagung RI dan KPK di Jakarta

Senin, 6 Juli 2026 - 19:24 WIB

KPK dan BPKP Diminta Usut Tuntas Dugaan Mark-Up Gembok Ditjen PAS Senilai Rp.92 Miliar, PMPRI: Kami akan kawal masalah ini hingga tuntas

Minggu, 14 Juni 2026 - 15:17 WIB

PMPRI Kembali Soroti Pengadaan di BGN: “Apa Hubungannya Gizi Anak Dengan Kaos Kaki Militer??”

Minggu, 14 Juni 2026 - 14:45 WIB

Ponco Tani Hadir Untuk Petani Modern di Pemalang

Sabtu, 13 Juni 2026 - 08:55 WIB

Patut Diduga Telah Terjadi KKN, LSM PMPRI Asahan Demo Depan Kantor RH PTPN IV Regional II Medan

Minggu, 7 Juni 2026 - 12:03 WIB

Diduga Lelang Lahan di Bandung Terjadi Kongkalikong, Objek Senilai 9,1 Miliar Dijual 2,6 Miliar

Rabu, 3 Juni 2026 - 20:49 WIB

Perkara Gugur Demi Hukum, Ketum PMPRI Apresiasi Kepastian Hukum Bagi Wakil Walikota dan Anggota DPRD Bandung

Berita Terbaru

Peristiwa

Rumah Warga Pekalongan Dijarah Oleh Puluhan OTK

Senin, 10 Agu 2026 - 21:05 WIB