Munir [kiri] & Iis [kanan]. (Foto: oleh SA.1)
RN, Pemalang Jateng – Merasa belum selesai, perwakilan warga Dusun Gombong Desa Warungpring akhirnya sambangi kantor Balai Desa Cibuyur, Jum’at [25\09\2026].
Warga atau para pemuda yang merasa gerah atas tindakan [S] oknum perangkat Desa Cibuyur, membuat warga Dusun Gombong meradang, hingga harus datang ke tempat kerja oknum yang sering disapa Bo’im.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kami meminta dipertemukan dengan terduga, tersangka, bukan terduga lagi tapi tersangka, kapan seperti itu,” ungkap Munir, saat menyampaikan tujuannya kepada pihak Pemerintah Desa Cibuyur.
Munir, selaku perwakilan warga Dusun Gombong, menegaskan kepada pihak Pemerintah Desa Cibuyur agar segera dipertemukan oleh oknum perangkat Desa tersebut.
Disisi lain, Kepala Desa Cibuyur yang diwakili oleh Iis Haryanto, selaku Sekretaris Desa, mau menerima dan menampung aspirasi perwakilan warga Dusun Gombong, kemudian akan dilaporkan kepada Yoyok, selaku Kepala Desa Cibuyur.
“Saya mewakili bapak Kades. Komitmen pak Kades itu artinya tegas, apapun bentuk dari kesalahan, siapapun itu ya, dia akan menindak tegas dengan regulasi,” jawab Haryanto, saat menemui perwakilan warga diruang kerja Kepala Desa.
Sebagai informasi, sebelumnya beberapa hari yang lalu, masyarakat Dusun Gombong Desa Warungpring telah digegerkan oleh dugaan perbuatan mesum atau dugaan perselingkuhan antara U dan S.
Dimana setelah itu, sempat dimediasikan oleh Kepala Desa setempat, dan disaksikan oleh beberapa pihak. Alih-alih damai, warga Dusun Gombong meradang, karena merasa tanah kelahiran mereka telah ternodai oleh perbuatan para oknum tersebut.
Hingga pertemuan di kantor Balai Desa Cibuyur pun belum mendapatkan titik temu. Permohonan warga Dusun Gombong meminta agar segera dipertemukan dengan oknum S, dalam waktu dekat.
[SA.1***]














