Takut Diketahui Calon Suami, Wanita Ini Diduga Nekat Lakukan Aborsi

- Redaktur

Selasa, 14 April 2026 - 14:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RN, Pemalang Jateng – Salah satu warga Desa di wilayah Kecamatan Randudongkal, berinisial [E] patut diduga telah melakukan aborsi, karena takut perbuatannya diketahui oleh calon suaminya. Diduga, yang dikandung oleh [E] bukan anak dari calon suaminya.

Diduga [E] nekat melakukan aborsi kepada tukang pijat bayi. Karena khawatir, kehamilannya tidak ingin diketahui oleh calon suaminya, yang notabene hasil dari selingkuh.

Baca Juga:  Perjuangan Warga Semingkir Belum Usai, Kades: Belum Tahu Ada Surat

Menurut sumber kepada RotasiNews.com, membeberkan singkat, oknum pelaku mengatakan kepada temannya, bahwa dirinya telah diurut oleh oknum dukun bayi. “Dia [E] kerumah sama adiknya, bilang baru pulang dari tukang urut langsung keluar semua gituu. Karena dia takut itu bukan anak calon suaminya, melainkan hasil prostitusi online gitu sii, sampai sekarang calon, suaminya ga tau, yang ditau itu keguguran,” ungkapnya, beberapa waktu lalu.

Hingga saat ini, belum diketahui siapa nama dan alamat dukun bayi tersebut, dikarenakan masih dirahasiakan oleh pelaku yang diduga sengaja menggugurkan kandungan yang didalam rahimnya, dengan alasan oknum [E] terpeleset di sumur.

Dijelaskan dalam undang-undang No.1 tahun 2023, tentang KUHP Nasional [yang berlaku 2 Januari 2026], Pasal 463 ayat [1] menegaskan, larangan bagi setiap perempuan yang dengan sengaja menggugurkan atau mematikan janinnya, dengan ancaman pidana paling lama empat tahun.

Baca Juga:  Beruntung...!! Penadah Sawit Curian di Vonis Ringan Oleh PN Pulang Pisau

Belum diketahui secara pasti, motif dugaan aborsi yang dilakukan oknum [E]. Dan hingga berita ini dinaikkan, RotasiNews.com masih menelusuri dan mendalami motif yang sebenarnya.

[PenjiPribana]

Berita Terkait

AMPPIBI Bersiap Gelar Aksi Lanjutan, Desak Pengusutan Dugaan Korupsi Rp200 Miliar di Dishub Jabar
Kejanggalan Proyek PJU dan CCTV AI Senilai Ratusan Miliar Dipertanyakan, AMPPIBI Gelar Aksi
Setahun Lebih Mandek, Kasus Perusakan dan Pencurian Properti Milik Asep Awaludin Masuki Babak Gelar Perkara Khusus
Kasus di SDN 01 Kebondalem Dalam Proses Penyelidikan APH, Pemkab Pemalang Segera Bentuk Satgas Bullying
Menu MBG Harus Ada Susu, Sudaryono: “Sudah saya beri surat edarannya”
Kasus MBG, Laporkan Jangan Takut !! Sudaryono: “Kami siap lindungi identitas anda. Jangan tunggu viral baru bergerak”
Dugaan Peredaran Obat Keras Semakin Liar, Comal Siaga Satu !!
Lapak Obat G Kembali Buka, Sengonan Jatirejo Disorot
5 1 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Oldest
Newest Most Voted

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 16:52 WIB

AMPPIBI Bersiap Gelar Aksi Lanjutan, Desak Pengusutan Dugaan Korupsi Rp200 Miliar di Dishub Jabar

Selasa, 6 Oktober 2026 - 18:53 WIB

Kejanggalan Proyek PJU dan CCTV AI Senilai Ratusan Miliar Dipertanyakan, AMPPIBI Gelar Aksi

Senin, 5 Oktober 2026 - 21:03 WIB

Kasus di SDN 01 Kebondalem Dalam Proses Penyelidikan APH, Pemkab Pemalang Segera Bentuk Satgas Bullying

Senin, 14 September 2026 - 08:52 WIB

Menu MBG Harus Ada Susu, Sudaryono: “Sudah saya beri surat edarannya”

Senin, 7 September 2026 - 20:26 WIB

Kasus MBG, Laporkan Jangan Takut !! Sudaryono: “Kami siap lindungi identitas anda. Jangan tunggu viral baru bergerak”

Jumat, 4 September 2026 - 20:12 WIB

Dugaan Peredaran Obat Keras Semakin Liar, Comal Siaga Satu !!

Rabu, 2 September 2026 - 22:56 WIB

Lapak Obat G Kembali Buka, Sengonan Jatirejo Disorot

Rabu, 2 September 2026 - 20:45 WIB

PN Pekalongan Tolak Gugatan Praperadilan Tersangka Kekerasan Seksual Yang Dilakukan Oleh Oknum Tokoh Agama, Proses Hukum Harus Tetap Berlanjut

Berita Terbaru