Penutupan TMMD Sengkuyung Tahap I, 2026 di Desa Surajaya

- Redaktur

Jumat, 13 Maret 2026 - 22:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Spread the love

RN, Pemalang Jateng – Wakil Bupati Nurkholes, serta Dansatgas TMMD Letkol Inf. Muhammad Arif melakukan penandatanganan dan penyerahan naskah hasil Program TNI Manunggal Membangun Desa [TMMD] Sengkuyung Tahap I Tahun Anggaran 2026 pada acara penutupan TMMD di Lapangan Dusun Kemangmang, Desa Surajaya, Kecamatan Pemalang, Rabu [11\3\2026].

Pada kesempatan tersebut, Dansatgas Operasi TMMD Sengkuyung Tahap I TA 2026 Letkol Inf. Muhammad Arif, bertindak sebagai Inspektur Upacara sekaligus menutup kegiatan TMMD Sengkuyung Tahap I di Kabupaten Pemalang. Dalam amanatnya, ia membacakan sambutan Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Achiruddin.

Dalam sambutannya disampaikan bahwa, penutupan TMMD Reguler ke-127 dan TMMD Sengkuyung Tahap I TA 2026 dilaksanakan secara serentak di seluruh wilayah Kodam IV/Diponegoro. Program TMMD tahun ini mengusung tema “TMMD Satukan Langkah Membangun Negeri dari Desa”, yang menegaskan pentingnya pembangunan desa sebagai pondasi pembangunan nasional.

Pangdam IV/Diponegoro menegaskan bahwa pembangunan dari desa merupakan strategi pemerintah untuk mewujudkan pemerataan ekonomi sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat Indonesia secara menyeluruh. Desa diharapkan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi yang berdaya saing di masa depan.

Program TMMD sendiri, merupakan kerja sama terpadu dan berkelanjutan antara TNI, kementerian dan lembaga pemerintah nonkementerian, pemerintah daerah serta Polri, dengan memadukan berbagai program pembangunan.

Tujuannya, untuk mempercepat pembangunan di daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya di wilayah pedesaan yang masih tergolong tertinggal, terpencil, terisolasi, wilayah perbatasan, kawasan kumuh perkotaan maupun daerah yang terdampak bencana.

Pada kegiatan TMMD Reguler ke-127, Kodam IV/Diponegoro melaksanakan program di empat lokasi yakni di Kabupaten Brebes, Kebumen, Kendal dan Wonogiri. Selain itu, seluruh Kodim jajaran Kodam IV/Diponegoro juga melaksanakan TMMD Sengkuyung secara serentak di wilayah masing-masing, termasuk di Kabupaten Pemalang.

Baca Juga:  'Aspal Kemarin' Di Karangmoncol Mulai Rusak

Sementara itu, Sekretaris Operasi TMMD Sengkuyung Tahap I TA 2026 Kodim 0711/Pemalang Kapten Arm Eko Budiharjo, dalam laporannya menyampaikan, bahwa kegiatan TMMD dilaksanakan di Desa Surajaya, Kecamatan Pemalang selama 30 hari, terhitung mulai 10 Februari hingga 11 Maret 2026.

Dalam pelaksanaannya, pengerahan tenaga kerja setiap hari melibatkan 15 personel Dansatgas, 20 orang tim teknis dan penyuluh, 60 personel TNI, serta masyarakat setempat yang turut berpartisipasi dalam kegiatan pembangunan.

Adapun sumber anggaran kegiatan, berasal dari APBD Provinsi Jawa Tengah sebesar Rp264 juta dan APBD Kabupaten Pemalang sebesar Rp417 juta.

Selama pelaksanaan TMMD, berbagai sasaran fisik berhasil diselesaikan dengan capaian 100%, di antaranya pengaspalan jalan sepanjang 1.360 meter dengan lebar 2,8 meter, pembangunan talud sepanjang 10 meter dengan tinggi 2 meter, pembangunan talud kedua sepanjang 9 meter dengan tinggi 1,3 meter, serta rehabilitasi satu unit rumah tidak layak huni.

Baca Juga:  Warga Warungpring Tuntut Perbaikan Jembatan 

Selain pembangunan fisik, TMMD juga melaksanakan berbagai kegiatan nonfisik berupa penyuluhan kepada masyarakat, seperti wawasan kebangsaan dan bela negara, penegakan hukum, bahaya penyalahgunaan narkoba, pembinaan prajurit TNI, pencegahan stunting, penyuluhan pertanian, sosialisasi penanggulangan bencana, serta berbagai program pembinaan masyarakat lainnya.

Melalui program TMMD ini diharapkan dapat memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat sekaligus menjadi wujud nyata sinergi antara TNI, pemerintah daerah dan masyarakat dalam mempercepat pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah pedesaan.

[SA.1]

Berita Terkait

Proyek Milyaran di RSUD Pemalang Diduga Gagal Tender, Kenapa Jadi Swakelola??, Praktisi Hukum: Potensi Melanggar Hukum Terbuka Lebar 
Viral…!! Lelang Katering RSUD Pemalang Rp1,3 M Berpotensi Diulang Atau Dibatalkan, LPSE : Tidak Memiliki Penilaian Kinerja Penyedia Minimal Baik
Proyek Drainase ‘Mandek’, APPI Soroti Kebijakan Yang Berlaku
Wabup Dorong Percepat Pembangunan 143 Dapur MBG
Rabat Beton Tanahbaya, Meningkatkan Aksesibilitas, Produktivitas Dan Ekonomi Lokal
‘Aspal Kemarin’ Di Karangmoncol Mulai Rusak
Penutupan TMMD Di Sukoharjo Oleh Wabup 
APPI Soroti Dugaan KKN Proyek Rabat Beton Di Banjaranyar
5 1 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments

Berita Terkait

Jumat, 24 April 2026 - 09:29 WIB

TMMD Sengkuyung Tahap II 2026 Telah Dimulai

Rabu, 22 April 2026 - 20:52 WIB

Semua OPD Diminta Segera Tindaklanjuti Rekomendasi DPRD Atas LKPJ 2025

Kamis, 9 April 2026 - 20:19 WIB

HBH Antara Eksekutif dan Legislatif Diruang Gadri

Senin, 30 Maret 2026 - 17:49 WIB

Praktisi Hukum Bongkar Adanya Potensi Panggung Anti Korupsi di Daerah, Imam SBY: “Korupsi Itu Jarang Berdiri Sendiri”

Sabtu, 28 Maret 2026 - 16:01 WIB

Perubahan Propemperda 2026 Telah Disetujui

Sabtu, 28 Maret 2026 - 15:14 WIB

Bupati Serahkan LKPJ 2025 di Gedung DPRD Pemalang 

Sabtu, 28 Maret 2026 - 14:36 WIB

ASN Dihimbau Tetap Siaga, Hadapi Cuaca Ekstrem dan Kemungkinan Bencana

Minggu, 22 Maret 2026 - 14:08 WIB

Monitoring Malam Takbiran 2026 di Pos Terpadu Gandulan

Berita Terbaru

Hukum & Kriminal

Beruntung…!! Penadah Sawit Curian di Vonis Ringan Oleh PN Pulang Pisau

Jumat, 24 Apr 2026 - 16:40 WIB