APPI Soroti Dugaan KKN Proyek Rabat Beton Di Banjaranyar

- Redaktur

Kamis, 30 Oktober 2025 - 10:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Spread the love

RN,Pemalang Jateng– Dewan Pimpinan Daerah Asosiasi Pewarta Pers Indonesia [DPD APPI] Kabupaten Pemalang, akan mendesak pihak berwenang untuk segera mengaudit dan mengambil tindakan tegas terhadap oknum, proyek pembangunan jalan rabat beton di Desa Banjaranyar, Kecamatan Randudongkal.

Proyek senilai Rp.200 juta tersebut, yang bersumber dari APBD Kabupaten Pemalang tahun anggaran 2025, diduga kuat telah terjadi penyimpangan, mengenai spesifikasi dan teknis.

Baca Juga:  Wabup Dorong Percepat Pembangunan 143 Dapur MBG

Dari investigasi yang dilakukan oleh tim APPI di lapangan, ditemukan beberapa pelanggaran serius. Diduga, ketebalan beton kurang dari yang seharusnya dan pengunaan material yang tidak sesuai.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Desa Banjaranyar, Asrori, saat dikonfirmasi melalui WhatsApp, terkesan tidak mau menjelaskan apa yang ditanyakan wartawan. “Jenengan komunikasi saja sama yang garap [mengerjakan],” jawabnya singkat.

Baca Juga:  Penutupan TMMD Sengkuyung Tahap I, 2026 di Desa Surajaya

Disisi lain, Satriyo selaku ketua APPI di Pemalang, mengaku prihatin dengan kondisi dan kenyataan dilapangan. Proyek seharusnya dipantau dan diawasi oleh pihak-pihak instansi terkait, agar meminimalisir terjadinya kecurangan dan penyimpangan.

“Ini bukan hanya masalah kualitas bangunan, tapi juga masalah moralitas. Uang negara seharusnya digunakan demi kepentingan rakyat dan harus transparan,” pungkasnya, rabu [29\10].

Baca Juga:  Nyalembeng: Aspal Ludes Gegara Hujan, Ternyata Proyek DD Dipihak Ketigakan

“Kami akan terus mengawal permasalahan ini, In Syaa Allah dalam waktu dekat kami akan segera melayangkan surat kepada pihak-pihak terkait,” Tutupnya.

Perlu untuk diketahui, dalam pemberitaan edisi sebelumnya, diduga material yang digunakan untuk dasaran adalah memakai tanah krosok, yang notabene tidak sesuai standar dan kualitas.

[RD\SA.1]

Berita Terkait

Dugaan Spj Fiktif Mencuat di Proyek Senilai Rp.1,4 Miliar 
Proyek Milyaran di RSUD Pemalang Diduga Gagal Tender, Kenapa Jadi Swakelola??, Praktisi Hukum: Potensi Melanggar Hukum Terbuka Lebar 
Viral…!! Lelang Katering RSUD Pemalang Rp1,3 M Berpotensi Diulang Atau Dibatalkan, LPSE : Tidak Memiliki Penilaian Kinerja Penyedia Minimal Baik
Penutupan TMMD Sengkuyung Tahap I, 2026 di Desa Surajaya
Proyek Drainase ‘Mandek’, APPI Soroti Kebijakan Yang Berlaku
Wabup Dorong Percepat Pembangunan 143 Dapur MBG
Rabat Beton Tanahbaya, Meningkatkan Aksesibilitas, Produktivitas Dan Ekonomi Lokal
‘Aspal Kemarin’ Di Karangmoncol Mulai Rusak

Berita Terkait

Sabtu, 25 April 2026 - 14:38 WIB

Proyek Milyaran di RSUD Pemalang Diduga Gagal Tender, Kenapa Jadi Swakelola??, Praktisi Hukum: Potensi Melanggar Hukum Terbuka Lebar 

Senin, 13 April 2026 - 17:30 WIB

Viral…!! Lelang Katering RSUD Pemalang Rp1,3 M Berpotensi Diulang Atau Dibatalkan, LPSE : Tidak Memiliki Penilaian Kinerja Penyedia Minimal Baik

Jumat, 13 Maret 2026 - 22:22 WIB

Penutupan TMMD Sengkuyung Tahap I, 2026 di Desa Surajaya

Sabtu, 20 Desember 2025 - 04:42 WIB

Proyek Drainase ‘Mandek’, APPI Soroti Kebijakan Yang Berlaku

Selasa, 18 November 2025 - 20:38 WIB

Wabup Dorong Percepat Pembangunan 143 Dapur MBG

Selasa, 18 November 2025 - 17:46 WIB

Rabat Beton Tanahbaya, Meningkatkan Aksesibilitas, Produktivitas Dan Ekonomi Lokal

Senin, 10 November 2025 - 21:29 WIB

‘Aspal Kemarin’ Di Karangmoncol Mulai Rusak

Kamis, 6 November 2025 - 20:54 WIB

Penutupan TMMD Di Sukoharjo Oleh Wabup 

Berita Terbaru

RAGAM

Pemkab Pemalang Rutin Laksanakan Gerakan Jum’at Bersih

Minggu, 10 Mei 2026 - 07:55 WIB

Hukum & Kriminal

PN PP Vonis Residivis Pengedar Narkoba 7 Tahun Penjara

Selasa, 5 Mei 2026 - 16:39 WIB