Masa Tanggap Darurat Bencana Diperpanjang 

- Redaktur

Minggu, 8 Februari 2026 - 21:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RN, Pemalang Jateng – Pemerintah Kabupaten Pemalang telah memperpanjang masa tanggap darurat bencana, menyusul masih berlanjutnya dampak bencana hidrometeorologi yang terjadi di sejumlah wilayah, termasuk kawasan pesisir.

Hal tersebut disampaikan Bupati Pemalang Anom Widiyantoro, dalam rapat koordinasi kesiapsiagaan bencana, di Ruang Peringgitan komplek rumah dinas Bupati, Jumat [6\2\2026] malam.

Bupati Anom menjelaskan, bahwa saat ini Pemalang telah memasuki tahap rehabilitasi dan rekonstruksi. Namun, perkembangan bencana hidrometeorologi yang masih berlangsung membuat beberapa penanganan tetap berada dalam kondisi kedaruratan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Karena masih ada dapur umum yang harus didirikan dan masih banyak penanganan yang masuk dalam kategori kedaruratan, maka diputuskan untuk memperpanjang masa tanggap darurat,” papar Anom.

Baca Juga:  Soroti Dugaan Pungli Insentif Guru Madin di Garut, Kang Joker, PMPRI: Itu Melawan Hukum!

Meski demikian, Anom memastikan bahwa kebutuhan pangan bagi warga terdampak dalam kondisi aman dan tercukupi. Hal tersebut, berdasarkan laporan Dinas Sosial KBPP Kabupaten Pemalang yang terus melakukan pemantauan di lapangan.

“Alhamdulillah, sampai saat ini kebutuhan pangan sangat mencukupi sesuai laporan dari Kepala Dinas Sosial,” ungkapnya.

Terkait infrastruktur, Anom menyampaikan perkembangan rencana pembangunan jembatan sementara, khususnya untuk jembatan Bailey dan jembatan Armco. Pembangunan tersebut, mendapat bantuan dari Kodam IV/Diponegoro dan masih dalam tahap asesmen bersama.

Ia berharap, melalui upaya mitigasi bencana yang dilakukan secara berkelanjutan, dampak bencana dapat diminimalisir. Pemerintah daerah juga mengajak masyarakat untuk memahami upaya mitigasi dengan pendekatan bahasa yang mudah dipahami, baik di tingkat desa maupun kecamatan.

Baca Juga:  Upacara Hari Kesaktian Pancasila Berlangsung Khidmat

Sementara itu, Penjabat Sekretaris Daerah [Pj Sekda] Kabupaten Pemalang, Endro Johan Kusuma mengatakan, bahwa masa tanggap darurat tahap kedua diharapkan dapat menyelesaikan seluruh permasalahan yang ada.

“Hingga saat ini jumlah pengungsi sudah menurun. Puncaknya terjadi pada 26 Januari, dan per 6 Februari 2026 jumlah pengungsi terus berkurang,” beber Johan.

Ia menambahkan, saat ini terdapat 13 jembatan yang putus total akibat bencana. Sebagian diantaranya, telah ditangani dengan pembangunan jembatan darurat menggunakan struktur kayu, jembatan Bailey, serta jembatan darurat bantuan dari TNI.

Baca Juga:  Tinjau Progres Proyek Jalan Provinsi Dan Kabupaten

Selain itu, pemerintah daerah juga tengah menyiapkan skema hunian sementara bagi warga yang rumahnya hilang atau hanyut akibat bencana.

“Sesuai regulasi, bagi pengungsi yang tidak memiliki rumah akan disiapkan hunian sementara. Saat ini masih dalam proses penyusunan skema,” tukasnya.

Rapat koordinasi tersebut, turut dihadiri oleh Wakil Bupati Pemalang Nurkholes, seluruh Organisasi Perangkat Daerah [OPD] di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pemalang, serta para Camat se-Kabupaten Pemalang yang mengikuti rapat secara daring melalui Zoom Meeting.

[SA.1]

Berita Terkait

Masyarakat Desa Datar Geram, Salah Satu Oknum Warga Diduga Membendung Aliran Sungai Untuk Kepentingan Pribadi
Mantap…!! 2026, Bulan Dana PMI Pemalang Lampaui Target, Bupati Anom Acungi Jempol dan Apresiasi Semangat Gotong Royong Warga Pemalang 
Rokok Ilegal Harus Diberantas, Diskominfo Pemalang Perkuat Sinergi dan Ada Nomor Pengaduan
Ketum PMPRI Minta Para Pemimpin Kota Bandung Jaga Keharmonisan, Agar Suhu Politik Tidak Semakin Memanas
KPK Hadir di Pemalang, Sosialisasi Soal Pokir DPRD, Bupati Pemalang: Jadi Momentum Kesepahaman Eksekutif dan Legislatif 
Rencana Pembangunan Harus Ada Peran Data dan Informasi Geospasial
Pemberantasan Buta Huruf Al-Qur’an di Pemalang, Menggunakan Metode Mekon
Viral…!! Dua Pemuda Digrebek Warga, Diduga Mengedarkan Obat Terlarang
5 1 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Oldest
Newest Most Voted

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 06:48 WIB

Prosesi Penyerahan SK Pensiun Kepada 130 ASN

Kamis, 23 Juli 2026 - 05:31 WIB

Gelar Sosialisasi, Pemerintah Kecamatan Randudongkal Akan Sukseskan Pilkades Serentak Tahun 2026

Minggu, 19 Juli 2026 - 06:15 WIB

Akhirnya, Bupati dan DPRD Pemalang Sepakati Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025

Sabtu, 18 Juli 2026 - 05:55 WIB

Hadiri Seminar Nasional di TMII, Bupati Pemalang Mantapkan Soal Operasional KDMP

Sabtu, 18 Juli 2026 - 05:50 WIB

Hadiri Seminar Nasional di TMII, Bupati Pemalang Mantapkan Operasional KDMP

Jumat, 17 Juli 2026 - 20:03 WIB

Pemusnahan BB di Halaman Kantor Kejaksaan Negeri Pemalang

Jumat, 17 Juli 2026 - 06:19 WIB

Goes To School, Satpol PP dan Kominfo Bekali Pelajar Wawasan Kebangsaan dan Bahaya Narkoba

Minggu, 12 Juli 2026 - 19:57 WIB

Sapa Iklhas Pemalang, Digitalisasi Data Pertanian Secara Real Time

Berita Terbaru

Pemerintah

Prosesi Penyerahan SK Pensiun Kepada 130 ASN

Jumat, 24 Jul 2026 - 06:48 WIB

RAGAM

Pengukuhan PD DMI Pemalang, 2025-2030

Jumat, 24 Jul 2026 - 06:27 WIB