RN, Pulang Pisau – Pengadilan Negeri [PN] Pulang Pisau secara resmi menggelar acara Pengambilan Sumpah, Janji Jabatan, dan Pelantikan Wakil Ketua PN Pulang Pisau pada Jumat [28\8\2026] pagi. Acara yang berlangsung khidmat di Ruang Sidang Utama ini menobatkan Veni Wahyu Mustikarini, S.H., M.Kn. sebagai Wakil Ketua yang baru.
Prosesi pelantikan dan pengambilan sumpah dipimpin langsung oleh Ketua PN Pulang Pisau, Kurnia Fitrianingsih, S.H. Turut hadir Kiki Indrawan, S.T., S.H., M.H. dan Mario Rusman, S.T., M.Si. yang bertindak sebagai saksi, serta didampingi oleh rohaniwan, Romo Yustinus Sukardi, CP. Acara ini dihadiri oleh seluruh aparatur PN Pulang Pisau, mulai dari 8 orang Hakim, panitera, sekretaris, para panmud, para kasubbag, panitera pengganti, juru sita, juru sita pengganti, hingga staf pelaksana yang merupakan Aparatur Sipil Negara [ASN] dari unsur PNS dan PPPK. Turut hadir pula jajaran Hakim Pengadilan Agama Pulang Pisau.
Dalam sambutannya, Ketua PN Pulang Pisau, Kurnia Fitrianingsih, memberikan gambaran mengenai kondisi operasional dan tantangan yang dihadapi instansinya saat ini. Ia menyebutkan bahwa kekuatan personel pengadilan masih didukung oleh tenaga terbatas, yang saat ini murni diisi oleh ASN, serta dibantu oleh 11 tenaga outsourcing, sembari menantikan alokasi CPNS baru dari pemerintah pusat.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Selain kendala sumber daya manusia, Kurnia juga menyoroti tantangan geografis Kabupaten Pulang Pisau. Wilayah yang berjuluk “Bumi Handep Hapakat” ini memiliki delapan kecamatan dengan akses yang cukup menantang, termasuk daerah yang hanya bisa dijangkau melalui jalur sungai.
“Oleh karena itu, kami menggencarkan inovasi program sidang keliling guna menjangkau para pencari keadilan di pelosok wilayah,” tutur Kurnia.
Lebih dalam, Kurnia menekankan bahwa PN Pulang Pisau saat ini memiliki agenda besar, yakni rencana pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi [WBK]. Ia secara khusus meminta dan memohon dukungan penuh dari Wakil Ketua yang baru untuk bersama-sama menyukseskan target tersebut.
Sementara itu, dalam sesi perkenalannya, Veni Wahyu Mustikarini didampingi oleh sang suami, Recky Roberto, yang merupakan seorang perwira polisi yang saat ini bertugas di Mabes Polri dan rencananya akan berusaha agar berpindah tugas ke Polda Kalteng.
Perempuan kelahiran Grobogan [Purwodadi] tahun 1980 ini juga menceritakan rekam jejak kariernya yang sarat pengalaman. Ia tercatat pernah bertugas di berbagai daerah, mulai dari PN Ungaran, Tanjung Selor, Tanah Grogot, Salatiga, Karanganyar, Indramayu, hingga Pekalongan.
Penugasannya di Pulang Pisau menjadi momen nostalgia baginya, mengingat ini merupakan penempatan ketiganya di Pulau Kalimantan. “Ternyata benar kata orang, kalau sudah minum air Kalimantan, pasti akan kembali lagi,” kelakarnya yang disambut tawa hangat para hadirin.
Ke depannya, Veni memohon dukungan penuh dari pimpinan dan rekan-rekan sejawat agar dapat segera membaur dengan kultur setempat. “Saya berharap kita bisa sama-sama bekerja keras untuk PN Pulang Pisau serta mendukung penuh kebijakan dan arahan dari Ibu Ketua,” tandasnya.
Rangkaian acara kemudian ditutup dengan ramah tamah dan doa syukur yang dipimpin oleh Romo Yustinus Sukardi, CP. Kehadiran Veni Wahyu Mustikarini di jajaran pimpinan diharapkan mampu membawa angin segar bagi Pengadilan Negeri Pulang Pisau. Dengan bekal rekam jejak dan pengalaman panjangnya berdinas di berbagai daerah, ia diyakini dapat beradaptasi dengan cepat terhadap lingkungan serta kultur kerja di “Bumi Handep Hapakat”.
Sinergi yang kuat dan komitmen penuhnya dalam mendukung seluruh program kerja unggulan pengadilan, diyakini akan semakin mengakselerasi terwujudnya pelayanan hukum yang prima dan berkeadilan bagi seluruh lapisan masyarakat.
[Red***]














