Kepala BGN Harus Tahu, Kesehatan Warga Terancam, Tiap Hari Hirup Bau Menyengat

- Redaktur

Kamis, 27 Agustus 2026 - 12:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RN, Pemalang Jateng – Keluhan mengenai kondisi lingkungan di sekitar SPPG Petarukan 008 kembali disampaikan warga. Kali ini, warga perumahan RT 07 RW 04, Dusun Jatimulyo, Kelurahan Petarukan, Kecamatan Petarukan, Kabupaten Pemalang, mengeluhkan kondisi air di saluran lingkungan yang disebut terus menggenang dan menimbulkan bau menyengat.

Pada Rabu, 26 Agustus 2026, awak media datang langsung ke lingkungan perumahan RT 07 RW 04 untuk melihat kondisi saluran sekaligus mendengarkan keterangan warga. Diketahui, SPPG Petarukan 008 berada di bawah naungan Yayasan Bela Beli Mbolang.

Salah seorang warga mengungkapkan, kondisi saluran air mulai dirasakan berbeda sejak dapur SPPG beroperasi. Air yang berada di saluran disebut tidak kunjung surut, bahkan ketika kondisi cuaca sedang panas.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sejak ada dapur SPPG di situ, airnya tidak pernah surut dan baunya juga menyengat. Apalagi waktu subuh dan sore hari, baunya terasa sekali,” ungkap warga.

Menurut warga, sebelum adanya dapur SPPG, air yang masuk ke selokan memang berasal dari aktivitas rumah tangga. Namun, ketika musim panas, air biasanya berangsur surut sehingga saluran tidak terus dipenuhi genangan.

Baca Juga:  Limbah Dapur SPPG 008 Diduga Mencemari Selokan, Warga Tak Tahan Dengan Bau Menyengat

“Dulu memang ada air dari aktivitas rumah warga, tapi kalau musim panas seperti ini biasanya kering. Sekarang malah airnya terus ada,” jelasnya.

RW 04 Mengaku Tidak Dilibatkan Sejak Awal

Persoalan keberadaan dapur SPPG tersebut juga menjadi perhatian Ketua RW 04, Bejo. Saat dimintai keterangan, ia mengaku tidak mengetahui proses awal pembangunan dapur MBG tersebut dan tidak pernah diajak melakukan rembuk atau pembahasan sebelum pembangunan dimulai.

“Saya tidak tahu dan tidak diajak rembukan sebelum dibangun dapur MBG. Saya tidak dilibatkan,” ungkap Bejo.

Menurutnya, dirinya justru baru dilibatkan setelah dapur tersebut selesai dibangun dan siap beroperasi, termasuk ketika pihak dapur mulai melakukan perekrutan tenaga kerja.

“Dirinya dilibatkan justru setelah dapur siap beroperasi dan merekrut tenaga kerja,” lanjutnya.

Pernyataan tersebut menunjukkan adanya persoalan komunikasi dengan lingkungan setempat yang perlu menjadi perhatian, terlebih keberadaan dapur SPPG bersinggungan langsung dengan aktivitas masyarakat sekitar.

Lurah Petarukan Juga Mengaku Tidak Mengetahui

Baca Juga:  Setelah Viral, SPPG MBG 02 Loning Dicek Langsung Muspika Petarukan

Tak hanya Ketua RW, pihak Kelurahan Petarukan juga mengaku tidak mengetahui keberadaan dapur tersebut sejak tahap awal.

Saat awak media mendatangi kantor Kelurahan Petarukan, Lurah Roro menyampaikan bahwa dirinya tidak mendapatkan pemberitahuan dari pihak dapur sejak awal.

“Saya juga tidak tahu, tidak ada pemberitahuan dari awal dari pihak dapur tersebut,” ujar Lurah Roro.

Keterangan tersebut tentu menjadi pertanyaan tersendiri. Sebab, keberadaan dapur SPPG dalam lingkungan permukiman memiliki aktivitas yang cukup besar, termasuk kegiatan produksi makanan, penggunaan air, pembuangan air limbah serta mobilitas tenaga kerja dan kendaraan.

Keluhan warga terkait air yang disebut tidak kunjung surut dan munculnya bau menyengat diharapkan tidak berhenti sebatas persoalan membersihkan saluran.

Masyarakat membutuhkan kejelasan mengenai kondisi sebenarnya di lapangan. Apabila air tersebut berkaitan dengan aktivitas dapur SPPG, warga tentu berhak mengetahui bagaimana sistem pengelolaan air limbah dilakukan sebelum air masuk ke saluran lingkungan.

Pemeriksaan langsung dari pihak terkait diperlukan untuk memastikan kondisi IPAL, jalur pembuangan air, serta kondisi drainase di sekitar permukiman. Dengan demikian, persoalan tidak hanya menjadi dugaan atau keluhan yang berulang tanpa kepastian.

Baca Juga:  Kasihan, Diduga Monyet Kesetrum Hingga Terpelanting dan Mati

BGN, Satgas MBG, Korwil/Korcam MBG Kabupaten Pemalang, Pemerintah Kecamatan Petarukan, Pemerintah Kelurahan Petarukan, Dinas Lingkungan Hidup serta instansi terkait diharapkan dapat turun langsung ke lokasi.

Jika pengelolaan limbah telah berjalan sesuai ketentuan, pemeriksaan dapat memberikan kepastian dan menenangkan masyarakat. Namun apabila ditemukan adanya kekurangan, tentu perlu dilakukan evaluasi dan perbaikan.

Program Makan Bergizi Gratis [MBG] memiliki tujuan yang baik untuk masyarakat. Karena itu, keberadaan dapur SPPG juga diharapkan mampu berjalan berdampingan dengan lingkungan sekitar.

Warga tidak menolak program MBG. Mereka hanya berharap lingkungan tempat tinggal tetap bersih, sehat, nyaman dan tidak terganggu oleh bau maupun genangan air.

Kini masyarakat menunggu pemeriksaan dan tindakan nyata, agar persoalan yang dikeluhkan warga RT 07 RW 04 tidak terus menjadi tanda tanya.

Dari mana air tersebut berasal, dan apakah pengelolaannya sudah benar-benar sesuai ketentuan??. Pertanyaan itu kini menunggu jawaban dari pihak terkait.

[FN***]

Berita Terkait

Setelah Viral, SPPG MBG 02 Loning Dicek Langsung Muspika Petarukan
Limbah Dapur SPPG 008 Diduga Mencemari Selokan, Warga Tak Tahan Dengan Bau Menyengat
Kasihan, Diduga Monyet Kesetrum Hingga Terpelanting dan Mati
Pemda Pemalang Telah Terima Bantuan 200 Tangki Air Bersih Dari PLN
Rumah Warga Pekalongan Dijarah Oleh Puluhan OTK
Kekeringan di Pemalang, Nurkholes Terjun Langsung Salurkan Air Bersih
Pemalang Darurat Kekeringan, Pemkab Intensifkan Droping Air Bersih ke 30 Desa Terdampak
5 1 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Oldest
Newest Most Voted

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 19:56 WIB

Kamis Legi…!! Irfannudin Kembali Melangkah: Dari Balai Desa, Sembari Menyapa Warga Susukan

Rabu, 26 Agustus 2026 - 15:34 WIB

Pemkab Pemalang, TNI, POLRI Bersinergi dan Perkuat Antisipasi Banjir di Comal, Jelang Musim Hujan

Senin, 24 Agustus 2026 - 05:51 WIB

Obor Comal Estafet, Dihadiri Plt Bupati Pemalang dan Anggota DPR RI Rizal Bawazier

Minggu, 23 Agustus 2026 - 21:27 WIB

Plt Bupati Pemalang Hadiri HUT Ke-13 Puskapik

Minggu, 16 Agustus 2026 - 16:12 WIB

Pengukuhan Anggota Paskibraka Pemalang di Pendopo

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 19:06 WIB

Maulid Nabi Muhammad SAW dan HUT RI ke-81 di Ponpes Habib Muksin, Dimeriahkan Drumband SMK Islam Serta Serta Kesenian Lesung Khas Randudongkal

Jumat, 14 Agustus 2026 - 07:31 WIB

Semarak Hari Praja Muda Karana ke-65 di Pemalang

Rabu, 12 Agustus 2026 - 19:55 WIB

Masyarakat Harus Sadar Hukum, Melalui Lomba Kadarkum Tingkat Kabupaten Pemalang 2026

Berita Terbaru

Pemerintah

Viral…!! Ribuan Loong Max Kawal Hasan Bisri Daftar Pilkades

Kamis, 27 Agu 2026 - 17:18 WIB