Sensus Ekonomi 2026 Telah Dimulai, Keluarga Anom Widiyantoro Jadi Responden Perdana

- Redaktur

Rabu, 17 Juni 2026 - 22:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RN, Pemalang Jateng – Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro mengimbau warganya ikut menyukseskan agenda Sensus Ekonomi 2026. Imbauan tersebut disampaikan usai menjadi responden perdana yang didata langsung oleh petugas lapangan Sensus Ekonomi 2026 [SE2026] yang resmi dimulai pada Senin, 15 Juni 2026 oleh BPS Kabupaten Pemalang di Peringgitan Kantor Bupati Pemalang.

Bupati menegaskan, bahwa akurasi data merupakan kunci utama pembangunan daerah agar tidak salah sasaran. Sensus Ekonomi 2026 seperti yang dikatakan Bupati, adalah momentum kita bersama untuk menyusun arah kebijakan ekonomi Kabupaten Pemalang ke depan. Terkait itu, pihaknya mengajak seluruh masyarakat dan para pelaku usaha untuk berpartisipasi aktif.

Baca Juga:  Mantap...!! 2026, Bulan Dana PMI Pemalang Lampaui Target, Bupati Anom Acungi Jempol dan Apresiasi Semangat Gotong Royong Warga Pemalang 

“Mari kita terima kehadiran petugas sensus dengan tangan terbuka, serta berikan informasi yang benar, lengkap, dan sesuai dengan kondisi sebenarnya. Jangan ragu, karena data yang akurat akan membawa Pemalang ke era ekonomi yang lebih maju,” tukas Anom Widiyantoro.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selajutnya Bupati menerangkan, Pelaksanaan SE2026 di Kabupaten Pemalang akan dilaksanakan secara ‘door-to-door’ atau dari pintu ke pintu oleh petugas yang mengenakan atribut resmi. Keberhasilan agenda ini diharapkan mampu menekan angka penolakan [refusal rate] di lapangan dan menghasilkan basis data ekonomi daerah yang valid demi kemajuan bersama.

Pendataan perdana ini, merupakan wujud dukungan nyata Pemerintah Kabupaten Pemalang terhadap penyediaan data ekonomi yang akurat, lengkap, dan berkualitas. Langkah ini sekaligus menjadi keteladanan bagi seluruh masyarakat dan pelaku usaha di wilayah Pemalang.

Baca Juga:  Bupati Serahkan LKPJ 2025 di Gedung DPRD Pemalang 

Sementara itu, Kepala BPS Kabupaten Pemalang, Teguh Iman Santoso, menyampaikan apresiasi yang mendalam atas keterbukaan yang ditunjukkan oleh orang nomor satu di Pemalang tersebut. Menurutnya, partisipasi aktif jajaran pimpinan daerah sangat krusial untuk membangun kepercayaan publik.

Selanjutnya, Teguh menyampaikan terima kasih atas dukungan penuh Bupati yang telah berkenan menjadi responden pertama di Kabupaten Pemalang. Menurut Teguh, langkah awal ini menjadi suntikan moral yang luar biasa bagi sekitar 1.500 petugas lapangan BPS Kabupaten Pemalang yang mulai hari ini hingga 31 Agustus 2026, tentunya akan menyisir seluruh aktivitas usaha di 14 kecamatan. Ia berharap masyarakat dapat meniru keterbukaan Bupati dalam memberikan data.

Baca Juga:  Warga Pemalang Dihimbau Agar Patuhi Aturan Dalam Berlalu Lintas 

Lebih lanjut, Teguh menjelaskan bahwa SE2026 merupakan agenda strategis nasional untuk memperoleh gambaran menyeluruh mengenai aktivitas usaha di Indonesia, baik skala konvensional maupun yang sudah berbasis digital. Data yang dihasilkan nantinya akan menjadi landasan penting atau cetak biru [blueprint] dalam perencanaan pembangunan, penyusunan kebijakan, serta pengambilan keputusan yang lebih tepat sasaran di bidang ekonomi.

[SA.1***]

Berita Terkait

Masyarakat Desa Datar Geram, Salah Satu Oknum Warga Diduga Membendung Aliran Sungai Untuk Kepentingan Pribadi
Mantap…!! 2026, Bulan Dana PMI Pemalang Lampaui Target, Bupati Anom Acungi Jempol dan Apresiasi Semangat Gotong Royong Warga Pemalang 
Rokok Ilegal Harus Diberantas, Diskominfo Pemalang Perkuat Sinergi dan Ada Nomor Pengaduan
Ketum PMPRI Minta Para Pemimpin Kota Bandung Jaga Keharmonisan, Agar Suhu Politik Tidak Semakin Memanas
KPK Hadir di Pemalang, Sosialisasi Soal Pokir DPRD, Bupati Pemalang: Jadi Momentum Kesepahaman Eksekutif dan Legislatif 
Rencana Pembangunan Harus Ada Peran Data dan Informasi Geospasial
Pemberantasan Buta Huruf Al-Qur’an di Pemalang, Menggunakan Metode Mekon
Viral…!! Dua Pemuda Digrebek Warga, Diduga Mengedarkan Obat Terlarang
5 1 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Oldest
Newest Most Voted

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 07:52 WIB

PMPRI Geruduk Kejagung RI dan KPK di Jakarta

Senin, 6 Juli 2026 - 19:24 WIB

KPK dan BPKP Diminta Usut Tuntas Dugaan Mark-Up Gembok Ditjen PAS Senilai Rp.92 Miliar, PMPRI: Kami akan kawal masalah ini hingga tuntas

Minggu, 14 Juni 2026 - 15:17 WIB

PMPRI Kembali Soroti Pengadaan di BGN: “Apa Hubungannya Gizi Anak Dengan Kaos Kaki Militer??”

Minggu, 14 Juni 2026 - 14:45 WIB

Ponco Tani Hadir Untuk Petani Modern di Pemalang

Sabtu, 13 Juni 2026 - 08:55 WIB

Patut Diduga Telah Terjadi KKN, LSM PMPRI Asahan Demo Depan Kantor RH PTPN IV Regional II Medan

Minggu, 7 Juni 2026 - 12:03 WIB

Diduga Lelang Lahan di Bandung Terjadi Kongkalikong, Objek Senilai 9,1 Miliar Dijual 2,6 Miliar

Rabu, 3 Juni 2026 - 20:49 WIB

Perkara Gugur Demi Hukum, Ketum PMPRI Apresiasi Kepastian Hukum Bagi Wakil Walikota dan Anggota DPRD Bandung

Selasa, 26 Mei 2026 - 20:18 WIB

Aliansi Masyarakat Anti Mafia Tanah Kembali Gelar Aksi Unjuk Rasa, Kawal Sidang di PN Cianjur: Dukung Polda Jabar Bongkar Skandal Dugaan Sertifikat Ilegal senilai Rp.200 Miliar

Berita Terbaru

Pemerintah

Nurkholes Terima Surat Tugas Plt Bupati Dari Gubernur Jateng

Sabtu, 1 Agu 2026 - 05:34 WIB

RAGAM

Kopi Gurilang Ala Desa Gunungsari, Alami dan Berkelas

Jumat, 31 Jul 2026 - 18:45 WIB