KDMP Wiyorowetan Ditarget Akhir Maret 2026 Sudah Resmi

- Redaktur

Jumat, 6 Maret 2026 - 14:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RN, Pemalang Jateng – Peresmian Koperasi Desa Merah Putih [KDMP] Desa Wiyorowetan, Kecamatan Ulujami, ditargetkan dilakukan pada akhir Maret 2026, setelah capaian nasional pembentukan 3.000 koperasi terpenuhi. Saat ini, jumlah koperasi yang terbentuk secara nasional baru mencapai sekitar 2.700 unit.

Hal tersebut disampaikan Dandim 0711/Pemalang Letkol Inf Muhammad Arif saat mendampingi Bupati Pemalang Anom Widiyantoro dan Kajari Pemalang Rina Idawani meninjau langsung kesiapan KDMP Desa Wiyorowetan, Senin [2\3\2026].

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Pemalang Anom Widiyantoro menyampaikan bahwa pembangunan KDMP Desa Wiyorowetan telah rampung 100 persen. Ia menjelaskan, dari total 134 unit yang direncanakan dalam tahap awal, sebanyak 80 unit telah selesai dibangun. Secara keseluruhan, program tersebut menyasar 212 desa dan 11 kelurahan di Kabupaten Pemalang dan ditargetkan rampung sebelum Hari Raya Idul Fitri.

“Alhamdulillah Desa Wiyorowetan sudah selesai 100 persen. Ini menjadi bagian dari 80 unit yang telah rampung. Sisanya masih dalam proses dan Insyaallah akan kita selesaikan sebelum Idul Fitri,” tutur Bupati.

Namun demikian, Bupati menegaskan bahwa membangun fisik koperasi bukanlah tantangan utama. Tantangan sesungguhnya adalah menjaga dan merawat fasilitas yang sudah ada. Ia mengingatkan, seluruh pengurus koperasi bersama kepala desa dan jajaran untuk memberi perhatian terhadap hal-hal kecil, seperti kebersihan, tata letak ruangan, instalasi listrik, hingga pengelolaan lingkungan sekitar.

“Kita bisa membangun, tapi belum tentu bisa merawat. Hal-hal kecil seperti sampah, lampu yang mati, kabel yang berantakan, lantai kotor, hingga tata letak yang kurang rapi harus menjadi perhatian. Jika ingin koperasi maju, semuanya harus ditata dan diperbaiki,” tandasnya.

Baca Juga:  SATGAS TNI BANGUN HONAI, MERAWAT ADAT, MENJAGA HATI RAKYAT

Lebih lanjut, Bupati Anom menekankan bahwa Koperasi Desa Merah Putih memiliki tujuan mulia, yaitu sebagai soko guru perekonomian dan menjadi wadah keterlibatan masyarakat secara luas dalam aktivitas bisnis, kehidupan ekonomi, serta berbagai transaksi sehari-hari di tingkat desa. Keuntungan koperasi, lanjutnya, akan kembali kepada anggota karena bersifat terbuka dan dimiliki bersama oleh masyarakat.

Ia juga mengingatkan pentingnya soliditas sumber daya manusia [SDM] dalam pengelolaan koperasi. Menurutnya, persoalan internal organisasi kerap menjadi hambatan utama dalam keberlangsungan koperasi.

“Biasanya masalah terjadi pada SDM. Hilangkan ego merasa paling benar di dalam organisasi. Koperasi itu dari kita, oleh kita dan untuk kita. Jadi jangan sampai semangat kebersamaan dikalahkan oleh ego masing-masing,” himbaunya.

Baca Juga:  Heboh...!! Ratusan Warga Sambangi Pasar Murah di Desa Bulakan 

Bupati berharap, KDMP Desa Wiyorowetan dapat segera beroperasi dan memberikan dampak nyata bagi peningkatan ekonomi masyarakat setempat. Pemerintah Kabupaten Pemalang, melalui Dinas Koperasi, UMKM dan Perdagangan, siap memberikan dukungan berupa pendampingan, pembinaan, serta penguatan manajemen koperasi, termasuk melibatkan Dekopinda dalam proses pendampingan.

Di akhir sambutannya, Bupati juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Desa Wiyorowetan atas ketidakhadiran Menteri Koordinator Bidang Pangan [Menko Pangan] dalam agenda peninjauan tersebut.

Dengan selesainya pembangunan fisik KDMP, diharapkan koperasi ini dapat segera berjalan optimal dan menjadi motor penggerak ekonomi warga Desa Wiyorowetan dan sekitarnya.

[SM\SA.1]

Berita Terkait

Masyarakat Desa Datar Geram, Salah Satu Oknum Warga Diduga Membendung Aliran Sungai Untuk Kepentingan Pribadi
Mantap…!! 2026, Bulan Dana PMI Pemalang Lampaui Target, Bupati Anom Acungi Jempol dan Apresiasi Semangat Gotong Royong Warga Pemalang 
Rokok Ilegal Harus Diberantas, Diskominfo Pemalang Perkuat Sinergi dan Ada Nomor Pengaduan
Ketum PMPRI Minta Para Pemimpin Kota Bandung Jaga Keharmonisan, Agar Suhu Politik Tidak Semakin Memanas
KPK Hadir di Pemalang, Sosialisasi Soal Pokir DPRD, Bupati Pemalang: Jadi Momentum Kesepahaman Eksekutif dan Legislatif 
Rencana Pembangunan Harus Ada Peran Data dan Informasi Geospasial
Pemberantasan Buta Huruf Al-Qur’an di Pemalang, Menggunakan Metode Mekon
Viral…!! Dua Pemuda Digrebek Warga, Diduga Mengedarkan Obat Terlarang
Tag :
5 1 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Oldest
Newest Most Voted

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 07:52 WIB

PMPRI Geruduk Kejagung RI dan KPK di Jakarta

Senin, 6 Juli 2026 - 19:24 WIB

KPK dan BPKP Diminta Usut Tuntas Dugaan Mark-Up Gembok Ditjen PAS Senilai Rp.92 Miliar, PMPRI: Kami akan kawal masalah ini hingga tuntas

Minggu, 14 Juni 2026 - 15:17 WIB

PMPRI Kembali Soroti Pengadaan di BGN: “Apa Hubungannya Gizi Anak Dengan Kaos Kaki Militer??”

Minggu, 14 Juni 2026 - 14:45 WIB

Ponco Tani Hadir Untuk Petani Modern di Pemalang

Sabtu, 13 Juni 2026 - 08:55 WIB

Patut Diduga Telah Terjadi KKN, LSM PMPRI Asahan Demo Depan Kantor RH PTPN IV Regional II Medan

Minggu, 7 Juni 2026 - 12:03 WIB

Diduga Lelang Lahan di Bandung Terjadi Kongkalikong, Objek Senilai 9,1 Miliar Dijual 2,6 Miliar

Rabu, 3 Juni 2026 - 20:49 WIB

Perkara Gugur Demi Hukum, Ketum PMPRI Apresiasi Kepastian Hukum Bagi Wakil Walikota dan Anggota DPRD Bandung

Selasa, 26 Mei 2026 - 20:18 WIB

Aliansi Masyarakat Anti Mafia Tanah Kembali Gelar Aksi Unjuk Rasa, Kawal Sidang di PN Cianjur: Dukung Polda Jabar Bongkar Skandal Dugaan Sertifikat Ilegal senilai Rp.200 Miliar

Berita Terbaru

Pemerintah

Nurkholes Terima Surat Tugas Plt Bupati Dari Gubernur Jateng

Sabtu, 1 Agu 2026 - 05:34 WIB

RAGAM

Kopi Gurilang Ala Desa Gunungsari, Alami dan Berkelas

Jumat, 31 Jul 2026 - 18:45 WIB