APPI Soroti Dugaan KKN Proyek Rabat Beton Di Banjaranyar

- Redaktur

Kamis, 30 Oktober 2025 - 10:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Spread the love

RN,Pemalang Jateng– Dewan Pimpinan Daerah Asosiasi Pewarta Pers Indonesia [DPD APPI] Kabupaten Pemalang, akan mendesak pihak berwenang untuk segera mengaudit dan mengambil tindakan tegas terhadap oknum, proyek pembangunan jalan rabat beton di Desa Banjaranyar, Kecamatan Randudongkal.

Proyek senilai Rp.200 juta tersebut, yang bersumber dari APBD Kabupaten Pemalang tahun anggaran 2025, diduga kuat telah terjadi penyimpangan, mengenai spesifikasi dan teknis.

Baca Juga:  Jalan Aspal Di Moga Amblas

Dari investigasi yang dilakukan oleh tim APPI di lapangan, ditemukan beberapa pelanggaran serius. Diduga, ketebalan beton kurang dari yang seharusnya dan pengunaan material yang tidak sesuai.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Desa Banjaranyar, Asrori, saat dikonfirmasi melalui WhatsApp, terkesan tidak mau menjelaskan apa yang ditanyakan wartawan. “Jenengan komunikasi saja sama yang garap [mengerjakan],” jawabnya singkat.

Baca Juga:  Warga Warungpring Tuntut Perbaikan Jembatan 

Disisi lain, Satriyo selaku ketua APPI di Pemalang, mengaku prihatin dengan kondisi dan kenyataan dilapangan. Proyek seharusnya dipantau dan diawasi oleh pihak-pihak instansi terkait, agar meminimalisir terjadinya kecurangan dan penyimpangan.

“Ini bukan hanya masalah kualitas bangunan, tapi juga masalah moralitas. Uang negara seharusnya digunakan demi kepentingan rakyat dan harus transparan,” pungkasnya, rabu [29\10].

Baca Juga:  Dugaan Spj Fiktif Mencuat di Proyek Senilai Rp.1,4 Miliar 

“Kami akan terus mengawal permasalahan ini, In Syaa Allah dalam waktu dekat kami akan segera melayangkan surat kepada pihak-pihak terkait,” Tutupnya.

Perlu untuk diketahui, dalam pemberitaan edisi sebelumnya, diduga material yang digunakan untuk dasaran adalah memakai tanah krosok, yang notabene tidak sesuai standar dan kualitas.

[RD\SA.1]

Berita Terkait

Alun-Alun Moga Sudah Cantik, Bupati Apresiasi Revitalisasi dan Swadaya Oleh Masyarakat
TMMD Sengkuyung Tahap II 2026 Selesai
Diduga Terjadi Kongkalikong Proyek Katering RSUD Pemalang, Pagu 2 Miliar
KDMP Diresmikan Serentak, Salah Satunya Adalah Desa Penggarit
Dugaan Spj Fiktif Mencuat di Proyek Senilai Rp.1,4 Miliar 
Proyek Milyaran di RSUD Pemalang Diduga Gagal Tender, Kenapa Jadi Swakelola??, Praktisi Hukum: Potensi Melanggar Hukum Terbuka Lebar 
Viral…!! Lelang Katering RSUD Pemalang Rp1,3 M Berpotensi Diulang Atau Dibatalkan, LPSE : Tidak Memiliki Penilaian Kinerja Penyedia Minimal Baik
Penutupan TMMD Sengkuyung Tahap I, 2026 di Desa Surajaya

Berita Terkait

Sabtu, 16 Mei 2026 - 20:37 WIB

Tagana Masuk Sekolah, Para Pelajar Ikut Pelatihan Kampung Siaga Bencana

Sabtu, 28 Maret 2026 - 15:45 WIB

Eks PG Sumberharjo Bakal Jadi Sekolah Rakyat

Selasa, 20 Januari 2026 - 20:33 WIB

IMP Gelar Undip Fair 2026

Jumat, 5 Desember 2025 - 13:24 WIB

Bunda PAUD Tekankan Pendidikan Karakter Sekaligus Rakor Kelompok Kerja

Rabu, 26 November 2025 - 21:14 WIB

Outing Class SMPN 4 Randudongkal, Diduga Jadi ‘Ajang Bisnis’ Para Oknum

Selasa, 4 November 2025 - 16:04 WIB

Tim Ombudsman RI Sambangi Pemalang 

Senin, 6 Oktober 2025 - 19:58 WIB

Pemkab Pemalang Dapat Penghargaan Tingkat Nasional

Jumat, 19 September 2025 - 22:19 WIB

Ratusan Siswa Sekolah Non Formal Ikuti Jambore Pendidikan Kesetaraan

Berita Terbaru