Viral…!! Dua Pemuda Digrebek Warga, Diduga Mengedarkan Obat Terlarang

- Redaktur

Rabu, 24 Juni 2026 - 16:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Spread the love

RN, Pemalang Jateng – Sekitar puluhan massa menyambangi sebuah lokasi, yang diduga menjadi tempat transaksi jual beli obat-obatan terlarang, di Dukuh Karangpoh Kecamatan Pulosari, Selasa [23\06\2026].

Penelusuran awak media RotasiNews.com, viralnya salah satu video tersebut diunggah oleh akun TikTok @wongdjhowo. Belakangan diketahui aksi penggerebekan tersebut, dipicu oleh keresahan warga sekitar, terhadap maraknya peredaran obat terlarang di lingkungan mereka.

Masyarakat merasa resah, dengan dugaan adanya aktivitas jual beli obat-obatan terlarang itu, yang dikenal dengan istilah “Warung Aceh”, istilah yang pastinya tidak ada hubungannya sama sekali dengan Provinsi dan masyarakat Aceh di pulau Sumatra.

Kekesalan warga memuncak, karena adanya peredaran obat-obatan terlarang tersebut, yang bisa merusak masa depan anak-anak remaja. Akhirnya, warga kompak dan berbondong-bondong ke tempat yang sudah biasa untuk transaksi.

Dan diduga, dua pemuda tersebut yang berasal dari Moga yang mengaku bernama [salad] dan satu rekannya yang mengaku berasal dari Medan yang bernama [maulana], mereka tidak bisa berkutik, saat warga menemukan sejumlah bukti ratusan butir obat-obatan terlarang tersebut di lokasi, yang diduga kuat menjadi tempat transaksi tersebut.

Baca Juga:  Warga Desa Suro Tuntut Transparansi Dana Hibah

Menurut penuturan seorang warga, aktivitas transaksi di lokasi tersebut sudah sering terlihat. Warga sekitar, bahkan sebelumnya sempat mencoba menegur secara baik-baik, namun diduga para pengedar justru bersikap arogan.

“Warga sudah pernah menegur, tapi mereka malah dianggap sepele, lalu warga sepakat untuk kompak menggerebek lokasi yang sering buat transaksi obat-obatan terlarang,” ungkap sumber, kepada RotasiNews.com.

Baca Juga:  Masa Tanggap Darurat Bencana Diperpanjang 

Warga menegaskan, bahwa aksi massa ini merupakan puncak dari kesabaran warga. Mereka juga menilai, kemarahan warga lantaran transaksi berlangsung terbuka, laiknya pedagang kaki lima.

Warga menyoroti, rata-rata pembeli dari kalangan remaja yang sepertinya masih berstatus pelajar. Akhirnya, warga membawa dua pemuda tersebut, yang diduga pengedar obat-obatan terlarang, untuk kemudian digelandang ke kantor polisi terdekat dikecamatan Pulosari, dan kemudian diserahkan ke pihak aparat penegak hukum [APH].

[Rochmat***]

Berita Terkait

Masyarakat Desa Datar Geram, Salah Satu Oknum Warga Diduga Membendung Aliran Sungai Untuk Kepentingan Pribadi
Mantap…!! 2026, Bulan Dana PMI Pemalang Lampaui Target, Bupati Anom Acungi Jempol dan Apresiasi Semangat Gotong Royong Warga Pemalang 
Rokok Ilegal Harus Diberantas, Diskominfo Pemalang Perkuat Sinergi dan Ada Nomor Pengaduan
Ketum PMPRI Minta Para Pemimpin Kota Bandung Jaga Keharmonisan, Agar Suhu Politik Tidak Semakin Memanas
KPK Hadir di Pemalang, Sosialisasi Soal Pokir DPRD, Bupati Pemalang: Jadi Momentum Kesepahaman Eksekutif dan Legislatif 
Rencana Pembangunan Harus Ada Peran Data dan Informasi Geospasial
Pemberantasan Buta Huruf Al-Qur’an di Pemalang, Menggunakan Metode Mekon
Sensus Ekonomi 2026 Telah Dimulai, Keluarga Anom Widiyantoro Jadi Responden Perdana
5 1 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Oldest
Newest Most Voted

Berita Terkait

Minggu, 19 Juli 2026 - 06:15 WIB

Akhirnya, Bupati dan DPRD Pemalang Sepakati Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025

Sabtu, 18 Juli 2026 - 05:55 WIB

Hadiri Seminar Nasional di TMII, Bupati Pemalang Mantapkan Soal Operasional KDMP

Sabtu, 18 Juli 2026 - 05:50 WIB

Hadiri Seminar Nasional di TMII, Bupati Pemalang Mantapkan Operasional KDMP

Jumat, 17 Juli 2026 - 06:19 WIB

Goes To School, Satpol PP dan Kominfo Bekali Pelajar Wawasan Kebangsaan dan Bahaya Narkoba

Minggu, 12 Juli 2026 - 19:57 WIB

Sapa Iklhas Pemalang, Digitalisasi Data Pertanian Secara Real Time

Berita Terbaru