Kabupaten Pemalang Akan Menjadi Kawasan Industri Berbasis Pangan, Siap Buka Lapangan Kerja 

- Redaktur

Senin, 4 Agustus 2025 - 18:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Spread the love

RN, JAKARTA — Kota Ikhlas siap dikembangkan sebagai kawasan industri berbasis pangan, dalam upaya mendorong investasi dan membuka lapangan kerja secara luas. Komitmen ini disampaikan Bupati Pemalang Anom Widiyantoro usia mengikuti Central Java Investment Business Forum (CJIBF) 2025 yang digelar Pemerintah Provinsi Jawa Tengah melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) di Hotel Bidakara, Jakarta, Selasa [29/7].

“Kita ingin membuka lapangan kerja seluas-luasnya, dan itu hanya bisa dicapai melalui investasi. Namun, ciri khas Pemalang sebagai daerah penghasil pangan juga harus tetap dipertahankan. Ke depan, kita berharap bisa mewujudkan kawasan industri berbasis pangan,” Urainya.

Beberapa sektor potensial yang masuk dalam daftar proyek prospektif Pemprov Jawa Tengah antara lain pertanian (agriculture), terutama komoditas unggulan seperti nanas dan mangga istana. Produk-produk ini memiliki potensi besar untuk didiversifikasi menjadi berbagai produk turunan bernilai tambah.

Selain sektor pertanian, industri alas kaki juga menunjukkan perkembangan pesat di Pemalang. “Industri alas kaki mulai tumbuh masif di Jawa Tengah, termasuk di Pemalang.

Kedepannya, kita berharap Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) dapat mengakselerasi masuknya lebih banyak investor, tidak hanya di sektor alas kaki, tapi juga pertanian dan pariwisata,” Imbuhnya.

Pemerintah daerah juga menunjukkan komitmennya dalam peningkatan infrastruktur, salah satu aspek penting untuk menarik investasi. “Kita mendapat dukungan infrastruktur dari provinsi. Jalan-jalan provinsi mulai direalisasikan tahun ini. Untuk jalan kabupaten, kita akan coba alokasikan tambahan anggaran dalam perubahan APBD agar kualitas infrastruktur semakin baik,” Paparnya.

Dalam rangka memperkuat daya saing daerah, Pemalang juga tengah mempersiapkan sistem pelayanan satu atap guna memudahkan proses perizinan bagi investor.

“Kami ingin menciptakan iklim investasi yang aman dan ramah. Insya Allah, tahun depan pelayanan satu atap akan lebih mudah diakses. DPMPTSP, Disnaker, Diskoperindag, hingga Disdukcatpil akan terintegrasi dalam satu layanan,” tukasnya.

Baca Juga:  Wabup Himbau Warga Warungpring Terus Nguri-Uri Tradisi

Forum ini menjadi wujud nyata komitmen Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dalam mendorong investasi yang inklusif dan berkelanjutan, terutama di sektor pangan, energi terbarukan, perikanan, hingga industri pengolahan berbasis komoditas unggulan daerah. Dalam sambutannya, Gubernur Ahmad Luthfi menegaskan bahwa seluruh potensi daerah di Jawa Tengah harus diberdayakan dan ditampilkan dalam bentuk proyek siap tawar (Investment Project Ready to Offer/IPRO) agar dapat menarik minat investor secara lebih konkret.

“Seluruh potensi Kabupaten/Kota harus kita tawarkan. Itulah gunanya kita hari ini ketemu. Kita dorong untuk menciptakan proyek investasi siap ditawarkan kepada calon investor,” tutur Gubernur Jawa Tengah, di hadapan peserta forum.

Gubernur juga menekankan bahwa arah pembangunan ekonomi Jawa Tengah dikembangkan berdasarkan prinsip padat karya, bukan padat modal. Kebijakan ini selaras dengan karakteristik tenaga kerja lokal yang memiliki daya saing tinggi, serta ketersediaan lahan dan biaya produksi yang kompetitif.

Baca Juga:  Bupati Pemalang Akan PTDH Jajarannya Yang Terlibat LGBT Dan Sikat WAREM Serta Kosan Tak Berizin

“Investasi di Jawa Tengah utamanya padat karya, bukan padat modal. Karena tenaga kerja di Jawa Tengah mempunyai nilai kompetitif. Menarik investasi di tempat kita, lahan tersedia dan biaya yang terjangkau. Makanya, rugi kalau tidak investasi di Jawa Tengah,” tegasnya, yang disambut tepuk tangan para peserta forum.

Dalam kesempatan itu, Luthfi juga menawarkan 15 proyek kepada calon investor, antara lain pembangunan PLTM Banjaran dan Logawa (Banyumas), pengembangan PLTP Candi Umbul Telomoyo – Geo Dipa Energy, Proyek Geothermal dan Pengambilan Mineral – Geo Dipa Energy, Proyek Geothermal lainnya – Geo Dipa Energy, Pengolahan Sampah menjadi RDF (Kabupaten Grobogan), Kawasan Khusus Perikanan Terpadu (Kabupaten Cilacap – Blue Economy), Industri Udang Vaname Terpadu.

[SA.1]

Berita Terkait

Akui Bersalah, Dalam KUHP Baru Dapat Meringankan Hukuman
PMPRI Desak KPK, BPK Audit Tuntas Proyek KCIC Whoosh
Pemkot Bandung Diduga Cawe-Cawe Terkait Anggaran Pengadaan Insinerator Sampah
Pemkab Gelar Workshop Pengelolaan Keuangan Desa Di Pendopo
Pemkab Pemalang Siap Lanjutkan Implementasi, DPRD Acc Raperda Tahap 1
Zona Integritas WBK, Dapat Wujudkan Budaya Kerja Bebas Dari Korupsi
Bupati Siap Kolaborasi Dengan Anggota DPR RI 
Warga Semingkir Soroti Galian C Dan Dana CSR
5 1 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Oldest
Newest Most Voted

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 07:52 WIB

PMPRI Geruduk Kejagung RI dan KPK di Jakarta

Kamis, 2 Juli 2026 - 08:36 WIB

Ketum PMPRI Minta Para Pemimpin Kota Bandung Jaga Keharmonisan, Agar Suhu Politik Tidak Semakin Memanas

Rabu, 24 Juni 2026 - 16:19 WIB

Viral…!! Dua Pemuda Digrebek Warga, Diduga Mengedarkan Obat Terlarang

Sabtu, 13 Juni 2026 - 08:55 WIB

Patut Diduga Telah Terjadi KKN, LSM PMPRI Asahan Demo Depan Kantor RH PTPN IV Regional II Medan

Minggu, 7 Juni 2026 - 12:03 WIB

Diduga Lelang Lahan di Bandung Terjadi Kongkalikong, Objek Senilai 9,1 Miliar Dijual 2,6 Miliar

Minggu, 7 Juni 2026 - 06:00 WIB

Tanam Ribuan Mangrove di Pemalang, Dalam Rangka Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia

Selasa, 26 Mei 2026 - 20:18 WIB

Aliansi Masyarakat Anti Mafia Tanah Kembali Gelar Aksi Unjuk Rasa, Kawal Sidang di PN Cianjur: Dukung Polda Jabar Bongkar Skandal Dugaan Sertifikat Ilegal senilai Rp.200 Miliar

Selasa, 26 Mei 2026 - 19:44 WIB

Gawatt…!! LSM PMPR Geruduk Pemkot Bandung, Terjadi Aksi Gorok Babi Hutan

Berita Terbaru

AKSI

PMPRI Geruduk Kejagung RI dan KPK di Jakarta

Jumat, 10 Jul 2026 - 07:52 WIB

Liputan Khusus

Memahami Putusan Terhadap Nadiem Makarim Secara Sederhana

Jumat, 10 Jul 2026 - 06:46 WIB