RN, Pemalang Jateng – Estafet Tunas Kelapa [ETK] dalam rangka memperingati HUT ke-65 Gerakan Praja Mu Uda Karena [Pramuka] Tingkat Jawa Tengah saat melintasi Kabupaten Pemalang, Selasa [8\9\2026].
Kegiatan yang diselenggarakan Kwartir Daerah [Kwarda] Jawa Tengah tersebut membawa tunas kelapa dari Kabupaten Tegal menuju Kabupaten Purbalingga dan selanjutnya ke Kabupaten Banyumas.
Pasukan ETK tiba di perbatasan Kabupaten Tegal dan Kabupaten Pemalang, tepatnya di Jembatan Kalirambut, Kecamatan Jatinegara, yang berbatasan dengan Kecamatan Warungpring. Tunas kelapa kemudian diterima oleh Kwartir Cabang [Kwarcab] Pemalang, untuk selanjutnya diestafetkan dari satu kecamatan ke kecamatan lainnya hingga menuju perbatasan Kabupaten Pemalang dan Purbalingga.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
ETK merupakan kegiatan khas Kwarda Jawa Tengah, yang dilaksanakan setiap tiga tahun sekali. Kegiatan ini menjadi tradisi Gerakan Pramuka yang perlu dipertahankan dan ditingkatkan sebagai bagian dari upaya membentuk generasi yang berkarakter, berkepribadian, berwatak serta berbudi pekerti luhur, sekaligus memiliki jiwa Pancasila.
Antusiasme menyambut ETK tidak hanya datang dari anggota Pramuka. Masyarakat juga ikut memberikan dukungan secara sukarela. Salah satunya Eni, warga Gombong, yang menyediakan berbagai makanan dan minuman bagi pasukan pembawa tunas kelapa.
“Jajanan seperti jeruk, roti dan minuman kemasan ini kami sediakan, barangkali ada pasukan yang haus atau bisa untuk bekal,” sambut Eni.
Eni mengaku memiliki kedekatan dengan kegiatan ETK, karena sebelumnya pernah menjadi bagian dari pasukan pembawa tunas kelapa. Karena itu, ia merasa terpanggil untuk ikut memberikan dukungan.
“Dulu saya juga pernah menjadi pasukan pembawa ETK. Jadi saya mendukung dengan menyediakan jajanan, barangkali ada petugas atau pasukan yang mau istirahat di sini,” tambahnya.
Ketua Kwarcab Kabupaten Pemalang, Sukarso, mengapresiasi kepedulian masyarakat yang turut mendukung perjalanan pasukan ETK. Menurutnya, dukungan tersebut menunjukkan bahwa kegiatan Pramuka mendapat tempat di tengah masyarakat.
“Padahal tidak dikondisikan, tetapi masyarakat bergerak sendiri untuk mendukung para pasukan pembawa tunas kelapa dalam menjalankan tugas,” tukas Sukarso.
Sukarso menekankan, bahwa ETK bukan sekadar kegiatan serah terima tunas kelapa dari satu daerah ke daerah lainnya. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi sarana untuk mempererat persaudaraan, membangun semangat gotong royong dan menumbuhkan kecintaan terhadap Gerakan Pramuka.
Setelah melintasi Kabupaten Pemalang, pasukan ETK akan melanjutkan perjalanan menuju Kabupaten Purbalingga. Selanjutnya, pasukan akan menuju satu titik di Kabupaten Banyumas yang menjadi pusat kegiatan Peringatan 65 Tahun Gerakan Pramuka Tingkat Jawa Tengah.
[SM\SA.1]














