Joker Soroti Raperda Holding BUMN Jabar Senilai 500 Milliar

- Redaktur

Jumat, 28 Agustus 2026 - 18:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RN, Bandung — Rencana Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk mendirikan holding BUMD melalui PT.Sanggabuana, terus menuai sorotan tajam dari berbagai pihak. Termasuk Ketua Umum DPP LSM PMPR Indonesia, Rohimat yang akrab disapa Kang Joker, secara tegas memberikan catatan kritis atas wacana pengalokasian modal dasar sebesar Rp.500 miliar, dalam Rancangan Peraturan Daerah [Raperda] tersebut.

Kang Joker menilai, meski tujuan pembentukan holding terdengar ideal mulai dari efisiensi, penataan aset, hingga peningkatan Pendapatan Asli Daerah [PAD], pemerintah daerah harus dapat menjelaskan secara terbuka landasan perhitungan angka fantastis tersebut kepada publik.

“Kalau memang sudah melalui studi kelayakan dan dinyatakan layak oleh Kemendagri, publik berhak bertanya apa masalah sebenarnya yang hendak diselesaikan??… Mengapa holding dianggap sebagai satu-satunya solusi terbaik, dan dari mana angka modal dasar Rp.500 miliar itu dihitung??,” tandas Kang Joker dalam keterangannya, Kamis [27\08\2026].

Berdasarkan data Naskah Akademik [NA], dari 40 entitas BUMD di Jawa Barat pada peta tingkat kesehatan 2025, tercatat 15 sehat, 9 cukup sehat, 8 kurang sehat, 3 tidak sehat, 2 tidak aktif, dan 3 merger. Menurut Kang Joker, fakta ini menunjukkan bahwa masalah BUMD memang nyata, tetapi solusi pembentukan holding tidak serta-merta menjadi obat paling mujarab.

Apalagi, kata dia, NA menggunakan pendekatan selective consolidation, yang berarti tidak semua BUMD otomatis bergabung ke dalam PT.Sanggabuana.

Baca Juga:  KPK dan BPKP Diminta Usut Tuntas Dugaan Mark-Up Gembok Ditjen PAS Senilai Rp.92 Miliar, PMPRI: Kami akan kawal masalah ini hingga tuntas

“Maka pertanyaannya, BUMD mana saja yang masuk portofolio awal?? Berapa nilai aset yang dialihkan dan siapa penilai independennya??… Kita juga minta kejelasan atas skema modal disetor Rp.125 miliar. Berapa untuk investasi, restrukturisasi, modal kerja, operasional, hingga berapa target return dan tambahan dividen untuk PAD?” imbuhnya.

Kang Joker juga menyoroti potensi risiko fiskal yang belum dihitung secara memadai. Ia mengkhawatirkan keberadaan holding justru berubah fungsi menjadi mesin subsidi silang atau bailout bagi BUMD yang bermasalah. Terlebih, Pasal 10 Raperda Pendirian PT.Sanggabuana, disinyalir masih membuka ruang peningkatan modal hingga triliunan rupiah.

“Harus ada kejelasan batas dukungan modal dan mitigasi risiko jika investasi gagal. Jangan sampai modal dibuka lebar padahal kebutuhannya belum terukur pasti. Perhitungan return seperti ROI, IRR, maupun investment hurdle rate belum terlihat konkret,” paparnya.

Baca Juga:  Ketua APPI Pemalang Kunjungi Kantor Firma Hukum Putra Pratama Sakti 

Ia menegaskan bahwa pihaknya tidak menolak upaya pembenahan BUMD di Jawa Barat. Namun, karena hal ini menyangkut uang rakyat, kajian yang dilakukan harus benar-benar paripurna dan komprehensif.

“Prinsipnya tentukan dulu kebutuhannya, buktikan investasinya, hitung risikonya, baru tentukan modalnya. Jangan dibalik, modalnya ditentukan dulu baru mencari kebutuhan. Angka Rp.500 miliar itu uang rakyat. Sistemnya harus dibuat seketat mungkin agar tidak ada celah bagi pihak-pihak yang berniat korup untuk menggerogoti anggaran daerah,” tutupnya.

[RJ***]

Berita Terkait

Ketika Viral Soal MBG, Guru, Ortu Siswa, Wartawan dan Aktivis LSM: Kenapa Seolah Disalahkan ??
Pengukuhan Ketum Linduaji Eric Agus Susanto, Dihadiri Belasan Ribu Anggota Se-Jateng di Taman Borobudur
Ratusan Kendaraan Dinas KBB Pajak Off, Kang Joker: “Rakyat Dikejar-kejar Razia, Pejabatnya Menerobos Aturan!!”
Jelang HUT ke-13 LSM PMPR Indonesia, Dadan Nugraha, S.H: Meneguhkan Esensi Gerakan Sosial dan Integritas Kebijakan Publik
LSM PMPRI Mengecam Terbengkalainya Puluhan Aset Kendaraan Dinas, Terutama Mobil Ambulans Pemkab Bandung Barat
GRIB Jaya PAC Warungpring Meriahkan HUT RI ke-81
LSM PMPRI Maluku sebut, Bupati Asri Arman Telah Lepas PT.Rosari Konsultan, Jauh Sebelum Jadi Anggota DPRD 2009
PMPRI Soroti dan Desak APH Untuk Audit Investigatif Penggunaan Dana Feeder Bandung Raya Rp7,2 Miliar
5 1 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Oldest
Newest Most Voted

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 16:52 WIB

AMPPIBI Bersiap Gelar Aksi Lanjutan, Desak Pengusutan Dugaan Korupsi Rp200 Miliar di Dishub Jabar

Selasa, 6 Oktober 2026 - 18:53 WIB

Kejanggalan Proyek PJU dan CCTV AI Senilai Ratusan Miliar Dipertanyakan, AMPPIBI Gelar Aksi

Senin, 5 Oktober 2026 - 21:03 WIB

Kasus di SDN 01 Kebondalem Dalam Proses Penyelidikan APH, Pemkab Pemalang Segera Bentuk Satgas Bullying

Senin, 14 September 2026 - 08:52 WIB

Menu MBG Harus Ada Susu, Sudaryono: “Sudah saya beri surat edarannya”

Senin, 7 September 2026 - 20:26 WIB

Kasus MBG, Laporkan Jangan Takut !! Sudaryono: “Kami siap lindungi identitas anda. Jangan tunggu viral baru bergerak”

Jumat, 4 September 2026 - 20:12 WIB

Dugaan Peredaran Obat Keras Semakin Liar, Comal Siaga Satu !!

Rabu, 2 September 2026 - 22:56 WIB

Lapak Obat G Kembali Buka, Sengonan Jatirejo Disorot

Rabu, 2 September 2026 - 20:45 WIB

PN Pekalongan Tolak Gugatan Praperadilan Tersangka Kekerasan Seksual Yang Dilakukan Oleh Oknum Tokoh Agama, Proses Hukum Harus Tetap Berlanjut

Berita Terbaru