Siap Sukseskan Sensus Ekonomi 2026, Pemkab Pemalang Kolaborasi Lintas Sektor

- Redaktur

Sabtu, 13 Juni 2026 - 10:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RN, Pemalang Jateng – Pemerintah Kabupaten Pemalang secara resmi mencanangkan pelaksanaan Sensus Ekonomi [SE] 2026 dalam sebuah acara yang digelar di Ballroom Hotel R-Gina, Jumat [12\06\2026].

Kegiatan tersebut ditandai dengan pemukulan gong oleh Bupati Pemalang Anom Widiyantoro serta pelepasan balon sebagai simbol dimulainya sensus di seluruh wilayah Kabupaten Pemalang. Dalam kesempatan itu juga dilakukan penandatanganan komitmen dukungan Sensus Ekonomi 2026 oleh Bupati Pemalang bersama Kepala BPS, Bappeda, Kapolres, Ketua Kadin, HIPMI, serta Apindo.

Komitmen tersebut berisi dukungan terhadap pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 sebagai upaya strategis dalam menyediakan data ekonomi yang akurat, mutakhir, dan dapat dipercaya guna mendukung perencanaan pembangunan nasional maupun daerah.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Acara ini dihadiri langsung oleh Bupati Pemalang Anom Widiyantoro, unsur Forkopimda, jajaran OPD terkait, serta para tamu undangan.

Dalam sambutannya, Bupati Anom Widiyantoro menyampaikan bahwa pencanangan ini merupakan awal dari pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 di Kabupaten Pemalang yang selanjutnya akan dilaksanakan di 14 kecamatan dengan melibatkan sekitar 1.500 petugas lapangan.

Baca Juga:  Ada Apa Di TKN Pembina Warungpring 

“Sensus ini bukan sekadar pendataan, tetapi langkah strategis untuk menghadirkan data berintegritas sebagai dasar perumusan kebijakan dan pengambilan keputusan pembangunan ekonomi ke depan,” tuturnya.

Bupati juga mengajak seluruh pihak untuk menjaga komitmen melalui penandatanganan pakta integritas serta menekankan pentingnya profesionalitas, kejujuran, dan tanggung jawab para petugas dalam menjalankan tugas di lapangan.

Selain itu, masyarakat diharapkan dapat memberikan informasi yang sebenar-benarnya agar data yang dihasilkan benar-benar mencerminkan kondisi riil di lapangan.

“Kami juga mendorong adanya kolaborasi dan sinergi antara BPS, pemerintah daerah, serta seluruh pemangku kepentingan, termasuk melalui sistem monitoring berbasis dashboard secara real time guna memastikan kualitas data,” tandasnya.

Baca Juga:  Pemkab Dukung KONI Pemalang Dalam Pengembangan Olahraga Daerah

Sementara itu, Kepala BPS Kabupaten Pemalang, Teguh Santoso selaku Ketua Penyelenggara menjelaskan bahwa pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 akan berlangsung mulai 15 Juni hingga 31 Agustus 2026, atau selama kurang lebih dua setengah bulan.

Menurutnya, sensus ini menjadi momentum penting untuk memperkuat basis data ekonomi nasional, melibatkan seluruh komponen masyarakat dan pemerintah, serta memperoleh gambaran terkini kondisi usaha di Indonesia.

Ia juga menyoroti perubahan signifikan sejak sensus terakhir tahun 2016, seperti pesatnya perkembangan teknologi, munculnya bisnis digital, serta perubahan pola konsumsi masyarakat yang perlu dicatat secara komprehensif dalam sensus kali ini.

“Melalui Sensus Ekonomi 2026, kita ingin menangkap seluruh dinamika tersebut secara lebih akurat sebagai dasar kebijakan pembangunan ke depan,” terangnya.

Teguh menambahkan, jumlah usaha di Indonesia terus mengalami peningkatan signifikan, dari sekitar 9 juta usaha pada tahun 1986 menjadi sekitar 26 juta usaha pada tahun 2016. Oleh karena itu, sensus ini diharapkan mampu memotret kondisi terkini pertumbuhan tersebut.

Baca Juga:  Gubernur Jateng dan KPK Bantah Pernyataan Bupati Pekalongan, Soal OTT 

Dalam pelaksanaannya, sebanyak kurang lebih 1.250 petugas telah disiapkan dan dibekali pelatihan, dengan komposisi didominasi lulusan S1/D4 serta melibatkan akademisi, dosen, dan mahasiswa. Para petugas akan bekerja dalam tim yang terdiri dari satu pengawas untuk tujuh petugas, dengan total sekitar 143 tim.

Dengan dukungan sumber daya manusia yang berkualitas serta kolaborasi seluruh pihak, Sensus Ekonomi 2026 diharapkan menjadi sensus terbaik yang mampu menghasilkan data akurat sebagai landasan kebijakan pembangunan ekonomi yang lebih tepat sasaran.

SE 2026 merupakan pendataan besar untuk memperbarui seluruh data usaha di Indonesia, khususnya dalam menangkap perkembangan ekonomi modern berbasis digital, guna mendukung perencanaan pembangunan yang lebih efektif dan berkelanjutan.

[SA.1***]

Berita Terkait

Kopi Gurilang Ala Desa Gunungsari, Alami dan Berkelas
Pengukuhan PD DMI Pemalang, 2025-2030
Wujudkan Ramah Pada Anak, Pemkab Pemalang Adakan Festival Sayang Anak
TP PKK Pemalang Adakan Pelatihan Ecoprint dan Tata Boga
IWAPI Pemalang Dilantik, Diharapkan Bisa Menjadi Mitra Strategis Pemerintah Dalam Pemberdayaan Wanita
Prosesi Serah Terima SJJD dan IKRAN Dari Balmon Semarang Kepada Puluhan Nelayan di Asemdoyong
Warga Terdampak Kekeringan di Pemalang, Diharapkan Semua Dapat Bantuan Distribusi Air Bersih
Pemalang Akan Peringati HAN ke-42, Tema: “Festival Sayang Anak”
5 1 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Oldest
Newest Most Voted

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 07:52 WIB

PMPRI Geruduk Kejagung RI dan KPK di Jakarta

Senin, 6 Juli 2026 - 19:24 WIB

KPK dan BPKP Diminta Usut Tuntas Dugaan Mark-Up Gembok Ditjen PAS Senilai Rp.92 Miliar, PMPRI: Kami akan kawal masalah ini hingga tuntas

Minggu, 14 Juni 2026 - 15:17 WIB

PMPRI Kembali Soroti Pengadaan di BGN: “Apa Hubungannya Gizi Anak Dengan Kaos Kaki Militer??”

Minggu, 14 Juni 2026 - 14:45 WIB

Ponco Tani Hadir Untuk Petani Modern di Pemalang

Sabtu, 13 Juni 2026 - 08:55 WIB

Patut Diduga Telah Terjadi KKN, LSM PMPRI Asahan Demo Depan Kantor RH PTPN IV Regional II Medan

Minggu, 7 Juni 2026 - 12:03 WIB

Diduga Lelang Lahan di Bandung Terjadi Kongkalikong, Objek Senilai 9,1 Miliar Dijual 2,6 Miliar

Rabu, 3 Juni 2026 - 20:49 WIB

Perkara Gugur Demi Hukum, Ketum PMPRI Apresiasi Kepastian Hukum Bagi Wakil Walikota dan Anggota DPRD Bandung

Selasa, 26 Mei 2026 - 20:18 WIB

Aliansi Masyarakat Anti Mafia Tanah Kembali Gelar Aksi Unjuk Rasa, Kawal Sidang di PN Cianjur: Dukung Polda Jabar Bongkar Skandal Dugaan Sertifikat Ilegal senilai Rp.200 Miliar

Berita Terbaru

Pemerintah

Nurkholes Terima Surat Tugas Plt Bupati Dari Gubernur Jateng

Sabtu, 1 Agu 2026 - 05:34 WIB

RAGAM

Kopi Gurilang Ala Desa Gunungsari, Alami dan Berkelas

Jumat, 31 Jul 2026 - 18:45 WIB