Konsumen Keluhkan Barcode Yang Diduga Sering Error di SPBU Randudongkal

- Redaktur

Senin, 8 Juni 2026 - 07:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RN, Pemalang Jateng – Salah satu konsumen SPBU 44.523.11, yang berlokasi di Randudongkal, mengeluhkan dan kecewa dengan seringnya terjadi gagal beli BBM [Bahan Bakar Minyak] jenis pertalite.

Pasalnya, konsumen yang kecewa dengan pelayanan SPBU tersebut, mengungkapkan, bahwa tidak hanya sekali dia mengalami barcode error yang akhirnya gagal beli pertalite.

“Ya memang kami selaku konsumen dari SPBU itu merasa dirugikan, karena sudah ngantri lama itukan mau ngisi [pertalite] alasannya error, sedangkan BBM nya sudah mepet sudah mau habis, harusnya ada kebijaksanaan lah,” sergah BR, dengan nada kecewa.

Lebih lanjut, BR mengungkapkan bahwa dirinya benar-benar sangat kecewa, karena hingga beberapa kali dia mengalami hal serupa.

“Paling ngisi cuma lima puluh ribu, itukan saklek itu, harus pakai barcode. Harusnya ada kebijaksanaan lah, udah ngantri jauh-jauh kok, apalagi mobilnya coax [pick up],” tandasnya.

BR, yang saat itu mengendarai mobil jenis bak terbuka [pick up], tidak mau menunggu di SPBU hingga 3 jam lamanya. Karena BR mengaku sedang banyak pekerjaan, yang harus segera diselesaikan.

Baca Juga:  Pengukuhan Kepala OJK Yang Baru, Dorong Penguatan Literasi Keuangan dan Ekonomi Daerah

Disisi lain, pihak SPBU, Hani Iksantoso selaku supervisor, sempat memberikan penjelasan terkait keluhan tersebut, kepada RotasiNews.com.

“Yang pertama itu dari jaringannya, karena saya pengguna, jaringan itukan punyanya provider, kalau jaringan terputus pada saat tablet membaca data dikirim berapa topologi jaringan data dikirim begitu dalam perjalanan terputus, otomatis kan datanya hilang, padahal sini sistem kan sedang membaca,” beber Iksan saat dikonfirmasi diruang kerjanya, Minggu [07\06\2026].

Baca Juga:  Konsumen PLN Mengeluh Soal Listrik Yang Sering Padam

“Terus yang kedua, keadaan dari peralatan, tablet itukan kalau banyak transaksi, istilahnya kalau memorinya penuh kadang sering heng kan, karena kebanyakan transaksi kebanyakan melayani konsumen, lah itukan kita nggak bisa tahu kapan ngeblengnya kapan nggak,” tambahnya.

Saat ditanya berapa lama konsumen harus menunggu ketika terjadi barcode error, Iksan menegaskan, cukup satu jam untuk normal kembali.

[SA.1***]

Berita Terkait

Sebagai Pilot Project Pemalang Perkuat Perlindungan Pekerja Migran Lewat Pimpasa
Konsumen PLN Mengeluh Soal Listrik Yang Sering Padam
Pengukuhan Kepala OJK Yang Baru, Dorong Penguatan Literasi Keuangan dan Ekonomi Daerah
Komitmen Pemkab Pemalang Selesaikan Penguasaan Tanah Tahap II Untuk Kepentingan Warga
5 1 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Oldest
Newest Most Voted

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 13:34 WIB

Koramil 02 Taman Pantau SPPG Asemdoyong 01, Dorong MBG Berjalan Sehat dan Ramah Lingkungan

Minggu, 13 September 2026 - 19:43 WIB

Pawai Ta’aruf MTQ Nasional XXXI di Semarang, Pemalang Hadir Sebagai Peserta

Minggu, 13 September 2026 - 06:22 WIB

Kolaborasi BPD, Satlinmas Dengan Pemerintah Dalam Rangka Peningkatan Kapasitas

Kamis, 10 September 2026 - 20:54 WIB

SPPG 002 Beji Berikan Klarifikasi, Sistem IPAL Disebut Memiliki Lima Tahap Pengolahan.

Selasa, 8 September 2026 - 17:55 WIB

Bupati Pekalongan Bertemu Dengan Plt.Bupati Pemalang, Dalam Rangka ETK

Selasa, 8 September 2026 - 17:39 WIB

Festival Grebeg 1000 Kemeja

Sabtu, 5 September 2026 - 15:11 WIB

Suasana Sepi, Mahalul Fahmi Tetap Maju Pilkades Karangbrai: Tampak Tak Bergairah Saat Daftar Kembali

Jumat, 4 September 2026 - 13:21 WIB

Target Produksi Padi Jawa Tengah Sebesar 10,5 juta ton Pada 2026, Saat Ini Sudah Mencapai 6,69 Juta Ton, Pemalang Diharapkan Ambil Peran Jadi Penyangga Pangan

Berita Terbaru

Olahraga [Sport]

PTMSI Pemalang Telah Dilantik, Fokus Utamanya Adalah Pembinaan Atlet

Senin, 21 Sep 2026 - 08:09 WIB