Launching Bank Sampah dan Peringatan Hari Bumi di Desa Kandang

- Redaktur

Jumat, 24 April 2026 - 10:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RN, Pemalang Jateng – Bupati Pemalang Anom Widiyantoro resmi melaunching Bank Sampah “Dadi Resik” di Desa Kandang, Kecamatan Comal, yang ditandai dengan pembukaan selubung papan nama bank sampah sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan dalam momentum peringatan Hari Bumi Sedunia.

Dalam sambutannya, Bupati Anom Widiyantoro menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan wujud nyata kepedulian terhadap alam dan lingkungan. Menurutnya, kepedulian sekecil apa pun akan memberikan dampak besar jika dilakukan bersama-sama dan dimulai sejak sekarang.

“Tidak usah mengukur besar kecilnya, tapi kepedulian sekecil apa pun kepada alam dan lingkungan akan memberikan dampak yang luar biasa. Jadi bergerak sekecil apa pun harus kita bangun. Ini dalam rangka Hari Bumi Sedunia, kepedulian kita kepada alam dan lingkungan harus mulai kita tanamkan sejak hari ini,” tutur Bupati, Rabu [22\04\2026].

Ia juga mengapresiasi peran ibu-ibu Desa Kandang, yang dinilai memiliki kepedulian tinggi terhadap lingkungan sekaligus menjadi pelopor edukasi bagi generasi muda.

“Kalau tidak dari ibu-ibu siapa lagi. Ayo kita bangkitkan generasi muda kita untuk peduli alam dan lingkungan. Ibu-ibu Desa Kandang luar biasa,” imbuhnya.

Menurut Bupati, keberadaan bank sampah telah mengubah paradigma masyarakat terkait pengelolaan sampah. Jika sebelumnya membuang sampah harus mengeluarkan biaya, kini sampah justru dapat menjadi sumber penghasilan.

“Sekarang kalau buang sampah malah dapat uang. Ini paradigma yang harus terus dikembangkan, bahwa membuang sampah itu bukan biaya tapi malah dapat rezeki. Bahkan tidak hanya sampah non-organik, sampah organik juga nilai cuannya luar biasa,” pungkasnya.

Baca Juga:  Dihimbau Agar Tertib Berlalu Lintas Saat Berada di Kawasan City Walk

Sementara itu, Kepala Desa Kandang menjelaskan, perjalanan pendirian Bank Sampah “Dadi Resik” dimulai sejak 25 Oktober 2025.

Program tersebut telah melalui proses Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa [Musrenbangdes] dan dilanjutkan dengan pelatihan bagi pengelola.

Disisi lain, Pengelola Bank Sampah Desa Kandang, Puji Jawiyah mengatakan, pembentukan bank sampah terinspirasi dari usulan Musrenbangdes tahun 2024 yang direalisasikan pada 2025.

“Kami dilatih selama dua hari, kemudian melakukan sosialisasi di setiap dasa wisma di Desa Kandang bahwa telah terbentuk bank sampah. Secara otomatis warga datang untuk menyerahkan rongsoknya,” paparnya.

Baca Juga:  Festival Gebyar Lampu Merah Putih di Jalan Raya Desa Kandang, Sambut Kemerdekaan RI

Hingga kini, sejak terbentuk pada Oktober 2025, Bank Sampah “Dadi Resik” telah memiliki 71 nasabah. Karena banyaknya permintaan penjemputan sampah dari rumah warga sementara sarana transportasi terbatas, pengelola masih menggunakan gerobak untuk operasional. Menariknya, seluruh pengurus bank sampah tersebut merupakan perempuan.

Untuk proses pengelolaan, para nasabah datang membawa sampah anorganik ke lokasi bank sampah untuk ditimbang, kemudian hasil timbangannya dicatat dalam buku tabungan nasabah.

Launching Bank Sampah “Dadi Resik” turut dihadiri Kepala Badan Pusat Statistik Kabupaten Pemalang Teguh Iman Santoso, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Pemalang Ahmady Stiawan, serta Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Pemalang Andri Adi.

[Red***]

Berita Terkait

Koramil 02 Taman Pantau SPPG Asemdoyong 01, Dorong MBG Berjalan Sehat dan Ramah Lingkungan
Pawai Ta’aruf MTQ Nasional XXXI di Semarang, Pemalang Hadir Sebagai Peserta
Kolaborasi BPD, Satlinmas Dengan Pemerintah Dalam Rangka Peningkatan Kapasitas
SPPG 002 Beji Berikan Klarifikasi, Sistem IPAL Disebut Memiliki Lima Tahap Pengolahan.
Bupati Pekalongan Bertemu Dengan Plt.Bupati Pemalang, Dalam Rangka ETK
Festival Grebeg 1000 Kemeja
Suasana Sepi, Mahalul Fahmi Tetap Maju Pilkades Karangbrai: Tampak Tak Bergairah Saat Daftar Kembali
Target Produksi Padi Jawa Tengah Sebesar 10,5 juta ton Pada 2026, Saat Ini Sudah Mencapai 6,69 Juta Ton, Pemalang Diharapkan Ambil Peran Jadi Penyangga Pangan
5 1 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Oldest
Newest Most Voted

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 20:17 WIB

HUT SMPN 2 Warungpring ke-23, Diwarnai Dengan Dugaan Jual Beli Kupon Berhadiah

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 19:06 WIB

Maulid Nabi Muhammad SAW dan HUT RI ke-81 di Ponpes Habib Muksin, Dimeriahkan Drumband SMK Islam Serta Serta Kesenian Lesung Khas Randudongkal

Jumat, 14 Agustus 2026 - 07:31 WIB

Semarak Hari Praja Muda Karana ke-65 di Pemalang

Jumat, 7 Agustus 2026 - 20:50 WIB

Cegah Terjadinya Kasus Perundungan, Area Blind Spot Sekolah Akan Dipantau Oleh CCTV

Jumat, 17 Juli 2026 - 06:19 WIB

Goes To School, Satpol PP dan Kominfo Bekali Pelajar Wawasan Kebangsaan dan Bahaya Narkoba

Rabu, 3 Juni 2026 - 21:13 WIB

SPMB di Pemalang Dijamin Bersih dan Sesuai Regulasi Nasional

Senin, 25 Mei 2026 - 17:57 WIB

516 Kepala Sekolah Terima SK

Sabtu, 16 Mei 2026 - 20:37 WIB

Tagana Masuk Sekolah, Para Pelajar Ikut Pelatihan Kampung Siaga Bencana

Berita Terbaru