RN, Pemalang Jateng – Bupati Pemalang Anom Widiyantoro, telah mengukuhkan Pengurus Dewan Pengurus Cabang [DPC] Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia [IWAPI] Kabupaten Pemalang di Pendopo Kabupaten Pemalang, Jumat [17\7\2026].
Pengukuhan tersebut, menjadi tonggak penguatan peran perempuan pengusaha dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui pemberdayaan UMKM, inovasi, dan pengembangan wirausaha perempuan yang tangguh serta berdaya saing.
Dalam sambutannya, Bupati Anom mengucapkan selamat kepada seluruh pengurus DPC IWAPI Kabupaten Pemalang yang baru dilantik. Ia menekankan bahwa IWAPI memiliki peran strategis dalam pemberdayaan perempuan, pengembangan dunia usaha, dan kegiatan sosial kemasyarakatan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“IWAPI diharapkan terus memperkuat sinergi dengan pemerintah dan berbagai pemangku kepentingan agar bersama-sama mempercepat pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Pemalang,” pungkas Bupati.
Sementara itu, Ketua Umum DPD IWAPI Jawa Tengah, Hj. Ning Wahyu, mengapresiasi terbentuknya DPC IWAPI Kabupaten Pemalang sebagai kepengurusan ke-35 di Jawa Tengah. Ia berharap, IWAPI Pemalang mampu menjadi mitra strategis pemerintah dalam memberdayakan perempuan dan mengembangkan UMKM.
“IWAPI hadir sebagai wadah perempuan pengusaha. Kami berharap keberadaan IWAPI di Kabupaten Pemalang mampu mendorong pelaku usaha perempuan naik kelas dan memberikan kontribusi bagi pertumbuhan ekonomi daerah,” tukasnya.
Ia juga mengajak seluruh pengurus untuk membangun kolaborasi dengan pemerintah daerah, Kadin, dan berbagai pemangku kepentingan guna meningkatkan kapasitas usaha serta memperluas akses pasar bagi para pelaku UMKM.
Sebelumnya, Ketua DPC IWAPI Kabupaten Pemalang periode 2026–2031, Meta Guniar Hapsari, menyampaikan terima kasih atas dukungan seluruh pihak terhadap terbentuknya kepengurusan IWAPI di Kabupaten Pemalang.
Menurutnya, pelantikan tersebut bukan sekadar seremoni, melainkan awal komitmen IWAPI untuk menjadi organisasi yang kokoh, kolaboratif, dan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Kami ingin memperkuat kapasitas perempuan, mendorong UMKM naik kelas, membantu mengurangi kemiskinan, serta berkontribusi dalam pembangunan ekonomi Kabupaten Pemalang,” tandas Meta.
Ia optimistis, melalui sinergi dengan Pemerintah Kabupaten Pemalang dan seluruh pemangku kepentingan, IWAPI akan mampu melahirkan perempuan-perempuan pengusaha yang mandiri, inovatif, dan berdaya saing, sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan perekonomian daerah.
[SA.1***]













