Paparkan Tema Hari Jadi ke-451 dan Capaian Kinerja Pemerintahan Anom Nurkholes 

- Redaktur

Minggu, 25 Januari 2026 - 20:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Spread the love

RN, Pemalang Jateng – Rapat Paripurna DPRD [Dewan Perwakilan Rakyat Daerah] yang dihadiri oleh Bupati dan Wakil Kabupaten Pemalang, acara diselenggarakan di Ruang Rapat Paripurna DPRD setempat, Sabtu [24\01\2025].

Rapat dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-451 Kabupaten Pemalang Tahun 2026 itu, dipimpin Ketua DPRD Martono dan turut dihadiri Forkopimda, Forkopimca, Anggota DPRD, kepala perangkat daerah dan tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Bupati Anom menjelaskan bahwasanya tema peringatan Hari Jadi ke-451, yaitu “Kabupaten Pemalang Menyala, Bercahaya, dan Sejahtera,” dimaknai sebagai gambaran semangat dan arah pembangunan daerah.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menyala, mencerminkan energi dan etos kerja seluruh elemen pemerintahan dan masyarakat, untuk terus bergerak dan berinovasi.

Bercahaya, menggambarkan penyelenggaraan pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan berintegritas.

Sedangkan Sejahtera, merupakan tujuan utama pembangunan daerah, yakni meningkatnya kualitas hidup masyarakat Kabupaten Pemalang secara adil, merata, dan berkelanjutan.

Baca Juga:  Khaul Pangeran Benowo, Sekaligus Peringati Hari Jadi Pemalang ke 451

Makna tersebut, selaras dengan arah kebijakan dan prioritas pembangunan yang tertuang dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah [RKPD] Kabupaten Pemalang Tahun 2026 sebagai penjabaran tahunan dari RPJMD.

“Peringatan Hari Jadi Kabupaten Pemalang yang dilaksanakan pada hari ini, bukan sekadar peristiwa seremonial tahunan, melainkan momentum reflektif yang memiliki makna strategis dalam siklus penyelenggaraan pemerintahan daerah,” papar Anom.

Selama 451 tahun, Kabupaten Pemalang telah melalui perjalanan sejarah yang panjang, penuh dinamika dan tantangan, serta berbagai fase pembangunan yang membentuk jati diri daerah dan karakter masyarakatnya.

“Momentum ini menjadi pengingat bagi kita semua untuk menilai secara objektif capaian pembangunan yang telah diraih, sekaligus meneguhkan kembali arah dan komitmen pembangunan ke depan,” tandas Anom.

Dalam kesempatan itu, Bupati Anom menjabarkan capaian yang berhasil diraih tahun lalu. Sejalan dengan hal tersebut, kami sampaikan beberapa capaian pembangunan di Kabupaten Pemalang yang telah tercapai. Kondisi ketentraman dan ketertiban umum di Kabupaten Pemalang relatif terjaga, kondisi ini tercermin dari angka kriminalitas yang saat ini tercatat sebesar 75,72, lebih baik dibandingkan proyeksi capaian yang ditetapkan pada tahun sebelumnya sebesar 185.

Baca Juga:  Foto: Upaya Digitalisasi Angkutan Umum di Bandung

Hal tersebut menunjukkan terwujudnya stabilitas daerah sebagai prasyarat utama bagi pelaksanaan pembangunan. Dalam aspek tata kelola pemerintahan, upaya reformasi birokrasi terus dilakukan secara berkelanjutan dan menunjukkan hasil yang positif. Indeks Reformasi Birokrasi Kabupaten Pemalang mencapai 77,16, melampaui target 68,09, yang mencerminkan peningkatan kualitas kelembagaan, tata laksana, serta pelayanan publik.

Dari hasil Penilaian Evaluasi Kinerja Pelayanan Publik [PEKPP] Kabupaten Pemalang Tahun 2025 juga menunjukkan peningkatan hasil yang sangat signifikan, dengan diraihnya peringkat 2 Tingkat Jawa Tengah, sedangkan untuk Tingkat Nasional  diperoleh peringkat 12 untuk kategori Kabupaten dengan perolehan capaian 4,66 dengan predikat Pelayanan Prima.

Baca Juga:  Kades Warungpring Diduga Diskriminasi Salah Satu Jurnalis, Saat Melaksanakan Peliputan

Pembangunan sumber daya manusia juga tetap menjadi prioritas utama pembangunan daerah. Indeks Pembangunan Manusia Kabupaten Pemalang tercatat sebesar 69,47, dengan komponen pendukung berupa Rata-rata Lama Sekolah yaitu 6,69 tahun, Harapan Lama Sekolah 12,03 tahun, serta Angka Partisipasi Sekolah yang mencapai 99,42% untuk jenjang SD, 87,66% untuk SMP, dan 69,11% untuk SMA.

“Capaian ini menunjukkan adanya perbaikan akses dan kualitas layanan dasar, sekaligus menjadi dasar penguatan kebijakan pendidikan dan kesehatan dalam rangka meningkatkan daya saing sumber daya manusia Kabupaten Pemalang,” imbuh Anom.

Dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, penurunan kemiskinan dan ketimpangan sosial menjadi isu strategis yang terus mendapatkan perhatian. Persentase penduduk miskin Kabupaten Pemalang tercatat sebesar 13,32%, lebih rendah dibandingkan target 14,97%.

[SA.1]

Berita Terkait

Alun-Alun Moga Sudah Cantik, Bupati Apresiasi Revitalisasi dan Swadaya Oleh Masyarakat
Bupati Hadiri Alih Tugas Ketua Pengadilan Agama Pemalang
Penjelasan Pihak Kecamatan Warungpring, Terkait Perbup Nomor 09 Tahun 2020
Gelar Apel Kesiapan, Untuk Antisipasi Gangguan Kamtibmas
TMMD Sengkuyung Tahap II 2026 Telah Dimulai
Semua OPD Diminta Segera Tindaklanjuti Rekomendasi DPRD Atas LKPJ 2025
HBH Antara Eksekutif dan Legislatif Diruang Gadri
Praktisi Hukum Bongkar Adanya Potensi Panggung Anti Korupsi di Daerah, Imam SBY: “Korupsi Itu Jarang Berdiri Sendiri”
5 1 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Oldest
Newest Most Voted

Berita Terkait

Kamis, 14 Mei 2026 - 13:24 WIB

Basket Berkembang Ekonomi Bergerak, HIPMI Basketball Competition 2026 Resmi Dibuka

Minggu, 26 April 2026 - 19:19 WIB

BBM Minisoccer Mayday Cup 2026, Bupati Anom Himbau Solidaritas Buruh di Lapangan

Senin, 8 Desember 2025 - 11:49 WIB

PT. NCM Open Sugihwaras 2025, Hadiah Utama 45 Juta

Minggu, 23 November 2025 - 20:16 WIB

Event Lari Kala 5K Dan 10K

Senin, 17 November 2025 - 16:48 WIB

Kejuaraan Tinju Open Tournament Pemalang Big Fight 2

Kamis, 9 Oktober 2025 - 21:01 WIB

Ribuan Warga Nobar Di Alun-Alun 

Minggu, 5 Oktober 2025 - 12:46 WIB

Nurkholes Buka Liga Undi Di Sidorejo

Senin, 22 September 2025 - 20:16 WIB

Event Fun Run, Dimeriahkan Ratusan Peserta

Berita Terbaru

PENDIDIKAN

516 Kepala Sekolah Terima SK

Senin, 25 Mei 2026 - 17:57 WIB