Ketua Umum APPI Angkat Bicara, Atas Vonis 18 Tahun Penjara Kepada Nadiem Makarim

- Redaktur

Minggu, 17 Mei 2026 - 11:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

RN, Jakarta – Ketua Umum Asosiasi Pewarta Pers Indonesia [APPI], Ade Julhaidir, CFLE, menyampaikan rasa prihatin atas keputusan hukum berupa vonis 18 tahun penjara yang dijatuhkan kepada Nadiem Makarim.

Dalam keterangannya kepada media, Ade Julhaidir menegaskan bahwa setiap proses hukum harus tetap menjunjung tinggi asas keadilan, objektivitas, serta menghormati hak-hak setiap warga negara di mata hukum.

Menurutnya, perkara besar yang menyita perhatian publik harus menjadi pembelajaran penting bagi seluruh pejabat negara agar senantiasa menjaga integritas dan amanah jabatan.

“Kami dari APPI turut prihatin atas keputusan tersebut. Apa pun dinamika yang terjadi, proses hukum harus tetap mengedepankan prinsip keadilan, transparansi, dan kepastian hukum sehingga masyarakat mendapatkan kejelasan yang objektif,” pungkas Ade Julhaidir, CFLE, beberapa waktu yang lalu.

Baca Juga:  Film Pesta Babi, Ketum PPWI: Film Pesta Babi harus dilihat...

Ia juga menegaskan, bahwa insan pers memiliki peran penting dalam mengawal jalannya proses hukum secara profesional, independen, dan berimbang. Pers diminta tidak membangun opini yang menyesatkan, melainkan menghadirkan informasi yang akurat dan mencerdaskan masyarakat.

Ketum APPI berharap, seluruh pihak dapat menghormati proses hukum yang berjalan serta menjaga kondusivitas di tengah masyarakat. Ia menilai, peristiwa tersebut harus menjadi momentum evaluasi bersama dalam memperkuat tata kelola pemerintahan yang bersih dan bertanggung jawab.

Baca Juga:  Syafiq Di Temukan Hari Ke 16 Evakuasi Hari Ke 17,Ayah Korban Sampaikan Permohonan

“Bangsa ini membutuhkan penegakan hukum yang tegas namun tetap humanis. Semua pihak harus menjadikan kejadian ini sebagai pelajaran agar ke depan tidak ada lagi persoalan yang merugikan negara maupun masyarakat,” tandasnya.

[TimRed***]

Berita Terkait

Film Pesta Babi, Ketum PPWI: Film Pesta Babi harus dilihat…
Pelaksanaan Audit Inspektorat Di Desa Warungpring Memasuki Hari Ke Tiga
Tiga hari Di Guyur Hujan Ekstrem Picu Pergeseran Tanah, Jembatan Sungai Mendelem Watukumpul Roboh
Jelang Hari Jadi, Bupati Pemalang Ziarah Ke Makam Leluhur
Syafiq Di Temukan Hari Ke 16 Evakuasi Hari Ke 17,Ayah Korban Sampaikan Permohonan
Penanganan Darurat Jalan Semingkir-Majakerta Pasca Bencana
CSR Untuk Masyarakat Tiga Desa, RB Harap Agar Digunakan Sebaik Mungkin 
DIRGAHAYU 47 TAHUN, SPENSAMO
5 1 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Oldest
Newest Most Voted

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 21:32 WIB

Kasus Bullying di Pemalang Telah Menyita Perhatian Nasional, Nurkholes Tegaskan Perundungan Tidak Boleh Terulang, Sistem Pendidikan Perlu Dievaluasi Segera

Senin, 5 Oktober 2026 - 21:03 WIB

Kasus di SDN 01 Kebondalem Dalam Proses Penyelidikan APH, Pemkab Pemalang Segera Bentuk Satgas Bullying

Minggu, 4 Oktober 2026 - 19:19 WIB

IPAL Beberapa SPPG di Pemalang Dipertanyakan, Limbah Jadi Persoalan Telak

Minggu, 4 Oktober 2026 - 10:17 WIB

Nurkholes Tegaskan Agar RSUD dr. M. Ashari, Harus Berikan Pelayanan Yang Ramah dan Nyaman

Kamis, 1 Oktober 2026 - 19:59 WIB

Setelah Melayat Korban Perundungan di Kebondalem, Plt. Bupati Pemalang Tegaskan Tidak Ada Toleransi Bagi Pelaku Bullying

Jumat, 25 September 2026 - 15:08 WIB

Soal Dugaan Mesum, Warga Dusun Gombong Sambangi Balai Desa Cibuyur

Sabtu, 12 September 2026 - 22:28 WIB

Viral di Pemalang !!! Menu MBG “Dirujak” Oleh Netizen

Jumat, 4 September 2026 - 21:24 WIB

Ribuan Massa Tumpah ke Jalan, Indra Ade Himawan Mendaftar

Berita Terbaru

Pemerintah

Perda Pemalang 2026 Telah Disahkan

Selasa, 6 Okt 2026 - 08:17 WIB