RN, Pemalang Jateng – Hujan lebat yang mengguyur wilayah Kabupaten Pemalang selama tiga hari berturut-turut mengakibatkan robohnya Jembatan sungai Mendelem di Desa Majakerta, Kecamatan Watukumpul. Peristiwa ini memutus total akses jalan utama yang menghubungkan ruas Semingkir–Majakerta.

Wakil Bupati Pemalang, Nurkholis, meninjau langsung kondisi jembatan yang ambruk pada Minggu[08/02]. Berdasarkan hasil identifikasi awal, curah hujan ekstrem memicu pergeseran tanah di sekitar pondasi jembatan, sehingga struktur bangunan tidak mampu menahan beban dan runtuh.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam tinjauan tersebut, Wakil Bupati didampingi oleh Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUTR) Kabupaten Pemalang Joko Triyono,BPBD kabupaten Pemalang, Sekcam Watukumpul Aries, serta Kepala Desa Wisnu Sutejo.
“Kita melakukan pantauan runtunhnya jembatan sungai mendelem, yang disebabkan oleh hujan extrem selama tiga hari,menyebabkan pergeseran tanah pondasi jembatan, allhamdulillah tidak ada korban jiwa,” ujar Nurkholis di lokasi kejadian.
Sementara itu, Kepala Desa Wisnu, Sutejo, menyampaikan apresiasi atas respons cepat dari jajaran Pemerintah Kabupaten Pemalang.
“Kami mengucapkan terima kasih atas ketanggapan Wakil Bupati, Dinas PUTR, BPBD, kecamatan dan unsur relawan yang langsung turun ke lapangan melihat kondisi yang terjadi,” ungkapnya.
Di tengah terputusnya akses kendaraan, semangat gotong royong warga setempat terlihat sangat tinggi. Masyarakat terpantau bahu-membahu membangun jembatan darurat berbahan kayu agar setidaknya dapat dilalui oleh pejalan kaki untuk sementara waktu.
[RDW]














