Pro Kontra Terkelupasnya Aspal Di Pakembaran

- Redaktur

Selasa, 2 Desember 2025 - 20:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RNPemalang Jateng – Fenomena terkelupasnya aspal jalan di Dukuh manis Desa Pakembaran Kecamatan Warungpring, sempat membuat geger warga sekitar.

Pasalnya, aspal jalan tersebut baru saja beberapa hari yang lalu selesai dikerjakan. Hal itu, menimbulkan pro dan kontra di masyarakat sekitar.

“Namun sangat saya sayangkan pelaksanaannya saya yakin tidak memenuhi spek, mengingat pengaspalan itu konstruksinya harus ada batu pecah, split, 32, 23, satu-satu dan seterusnya. Namun dalam pelaksanaan itu hanya menggunakan krosok limbah pasir ayak, tanpa ada kiciran aspal perekat sedikitpun dibawah. Membawa aspal empat drum hanya untuk membuat perekat sensit diatas setelah ditebar nol lima baru dikicir aspal,” papar Sumadi, warga sekitar sebagai penerima manfaat.

“Yang sangat saya sayangkan, pemerintah Desa itu sendiri selaku pengguna anggaran atau pengelola anggaran itu tidak nongol tidak ada yang ngawasi,” tambah Sumadi yang saat itu bersama Yanto.

Bahkan lebih ekstrim lagi, Sumadi menduga adanya aliran uang yang tidak semestinya.

“Kalau saya menduga, disitu ada finisial [mungkin maksudnya adalah finansial] yang masuk pemerintah Desa, saya yakin itu sebab sangat tidak mungkin rekanan itu datang dengan cuma-cuma ya, dengan enaknya mendapatkan pekerjaan kalau tidak ada apa finisial yang masuk ke pihak pemberi pekerjaan,” ungkapnya.

“Saya siap memberikan penjelasan apabila ada pihak-pihak yang kurang puas maka saya siap memberikan keterangan,” tutupnya dengan nada tegas.

Lain halnya dengan Heri Saputra, yang merasa senang dan bahagia, karena jalan yang sering dilaluinya telah halus dan mulus.

Baca Juga:  Warga Terima Bantuan RTLH

“Kemarin pas lewat halus cuman sekarang ternyata….. Belum lama ini hujan gede ya, kemarin akhirnya air dari saluran itu tidak muat sehingga mengikis aspal yang sudah dipasang. Ya harapan kami sebagai masyarakat karena ini masih ditahun 2025 masih tahun perbaikan dengan harapan itu diripet lagi. Itu sangat bermanfaat sekali buat saya masyarakat mas,” beber pedagang telur asin, warga Pakembaran.

Disisi lain, saat tim wartawan sempat bertemu dan wawancara dengan Fatkhudin, selaku kepala Desa Pakembaran.

Sang Kepala Desa, tidak banyak menjelaskan secara teknis, karena dia mengaku tidak paham secara teknis mengenai pekerjaan atau proyek pengaspalan.

“Yaa yang pasti kita kepenginnya ya nggak ada kejadian kayak gitu ya. Dan ternyata setelah saya cek itu kan ada air dari perkampungan yang masuk ke area itu, karena kapasitas gorong-gorong ada sumbatan air,” Jawabnya singkat, selasa [02\12].

Baca Juga:  Tanggulangi TBC, Pemkab Pemalang Segera Implementasikan RAD Pemprov Jateng

“Tapikan setelah dapat informasi ya biar segera diperbaiki,” imbuh kades PAW [Pemilihan Kepala Desa Antar Waktu] tersebut.

Untuk dapat diketahui, sesuai dengan yang tertera di papan informasi adalah sebagai berikut.

1. Jenis kegiatan adalah pengaspalan jalan

2. Lokasi di Dusun Manis RT.02, 03, 04 RW.01

3. Volume adalah 340 x 2,5 M x 0,02 M

4. Total anggaran Rp.150 juta

5. Sumber Dana dari Bantuan Gubernur tahun anggaran 2025

6. Pelaksana adalah TPK [Tim Pelaksana Kegiatan] Desa Pakembaran tahun anggaran 2025

[TimRN]

Berita Terkait

Masyarakat Desa Datar Geram, Salah Satu Oknum Warga Diduga Membendung Aliran Sungai Untuk Kepentingan Pribadi
Mantap…!! 2026, Bulan Dana PMI Pemalang Lampaui Target, Bupati Anom Acungi Jempol dan Apresiasi Semangat Gotong Royong Warga Pemalang 
Rokok Ilegal Harus Diberantas, Diskominfo Pemalang Perkuat Sinergi dan Ada Nomor Pengaduan
Ketum PMPRI Minta Para Pemimpin Kota Bandung Jaga Keharmonisan, Agar Suhu Politik Tidak Semakin Memanas
KPK Hadir di Pemalang, Sosialisasi Soal Pokir DPRD, Bupati Pemalang: Jadi Momentum Kesepahaman Eksekutif dan Legislatif 
Rencana Pembangunan Harus Ada Peran Data dan Informasi Geospasial
Pemberantasan Buta Huruf Al-Qur’an di Pemalang, Menggunakan Metode Mekon
Viral…!! Dua Pemuda Digrebek Warga, Diduga Mengedarkan Obat Terlarang
4.4 12 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Oldest
Newest Most Voted

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 07:43 WIB

PMPRI Soroti dan Desak APH Untuk Audit Investigatif Penggunaan Dana Feeder Bandung Raya Rp7,2 Miliar

Jumat, 10 Juli 2026 - 07:52 WIB

PMPRI Geruduk Kejagung RI dan KPK di Jakarta

Senin, 6 Juli 2026 - 19:24 WIB

KPK dan BPKP Diminta Usut Tuntas Dugaan Mark-Up Gembok Ditjen PAS Senilai Rp.92 Miliar, PMPRI: Kami akan kawal masalah ini hingga tuntas

Minggu, 14 Juni 2026 - 15:17 WIB

PMPRI Kembali Soroti Pengadaan di BGN: “Apa Hubungannya Gizi Anak Dengan Kaos Kaki Militer??”

Minggu, 14 Juni 2026 - 14:45 WIB

Ponco Tani Hadir Untuk Petani Modern di Pemalang

Sabtu, 13 Juni 2026 - 08:55 WIB

Patut Diduga Telah Terjadi KKN, LSM PMPRI Asahan Demo Depan Kantor RH PTPN IV Regional II Medan

Minggu, 7 Juni 2026 - 12:03 WIB

Diduga Lelang Lahan di Bandung Terjadi Kongkalikong, Objek Senilai 9,1 Miliar Dijual 2,6 Miliar

Rabu, 3 Juni 2026 - 20:49 WIB

Perkara Gugur Demi Hukum, Ketum PMPRI Apresiasi Kepastian Hukum Bagi Wakil Walikota dan Anggota DPRD Bandung

Berita Terbaru

Peristiwa

Rumah Warga Pekalongan Dijarah Oleh Puluhan OTK

Senin, 10 Agu 2026 - 21:05 WIB