Tenda Kasih di Tanah Eronggobak: Satgas TNI Jadi Pelindung di Tengah Ketakutan

- Redaktur

Selasa, 24 Juni 2025 - 18:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RN, Komukia, Papua Tengah — Saat langit Papua masih menyimpan mendung kecemasan, satu per satu warga Kampung Eronggobak turun dari lereng bukit dengan langkah tergesa. Mata anak-anak penuh tanda tanya, para ibu menggandeng erat tangan-tangan kecil mereka. Ancaman dari kelompok bersenjata membuat mereka hanya punya satu tujuan: Pos Satgas Yonif 700/Wira Yudha Cakti – Eromaga.

Pada Selasa, 24 Juni 2025, pukul 08.00 WIT, satu tim yang terdiri dari 20 personel dipimpin Letda Inf Sudirman segera digerakkan dari TK Eromaga untuk melaksanakan Binter terbatas. Mereka bukan pergi untuk bertempur, melainkan untuk melindungi, merangkul, dan membantu warga yang mengungsi ke sekitar Pos karena rasa takut akan teror.

Baca Juga:  Jembatan Darurat Desa Mendelem Segera Dibangun 

Dari sudut lereng hingga ke bawah pohon rimbun, terlihat para prajurit bahu-membahu membangun tenda darurat. Dengan tarikan terpal biru dan tiang-tiang dari batang kayu, mereka membangun tenda kemanusiaan, bukan barak perang. Ada 65 jiwa yang mengungsi—20 di antaranya anak-anak, sisanya ibu dan bapak yang kini hanya ingin aman.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

> “Kami menerima Bapak dan Ibu semua di sini. Kami TNI hadir untuk melindungi, bukan hanya menjaga batas negara, tapi juga menjaga hati dan nyawa saudara kami,” ujar Letda Inf Sudirman, Danpos Eromaga, sambil mengangkat balok penyangga tenda.

Baca Juga:  Camat Baru Watukumpul Kunjungan Perdana Ke Desa Wisnu, Perkuat Sinergi Pemerintahan

 

Di sekitar api unggun kecil, anak-anak mulai tersenyum kembali. Para mama Papua memasak makanan sederhana dari bantuan yang diberikan Satgas. Sembako dibagikan tangan ke tangan, bukan dengan formalitas, tetapi dengan cinta yang tulus dari anak bangsa kepada ibu pertiwi.

> Karel Murib, salah satu pegawai distrik yang membantu proses pengungsian, berkata, “Kami sangat berterima kasih kepada bapak-bapak TNI. Kami datang dalam ketakutan, tapi kami diterima dengan hangat. Mereka bukan hanya menjaga tanah ini, tapi menjaga kami.”

 

> Sementara itu, Tiberius Murib, yang juga ikut membantu warga, menambahkan, “Tanpa mereka, warga kami bisa saja terlantar dan tersesat. Terima kasih, Satgas 700.”

Baca Juga:  Berhasil Naikan Nilai KIP, Pemalang Menuju Informatif 

 

Kini, di bawah naungan biru tenda dan merah putih yang berkibar tak jauh dari situ, berdirilah cerita tentang kemanusiaan. Cerita tentang tentara yang tak hanya mengangkat senjata, tetapi juga mengangkat beban warga yang ketakutan.

Dan di tengah langit Papua yang kembali cerah, suara anak-anak yang mulai tertawa menjadi nyanyian harapan baru bagi Kampung Eronggobak.

[Red***]

Sumber : Pen Satgas Pamtas RI-PNG Mobile Yonif 700 Wira Yudha Cakti

Berita Terkait

Masyarakat Desa Datar Geram, Salah Satu Oknum Warga Diduga Membendung Aliran Sungai Untuk Kepentingan Pribadi
Mantap…!! 2026, Bulan Dana PMI Pemalang Lampaui Target, Bupati Anom Acungi Jempol dan Apresiasi Semangat Gotong Royong Warga Pemalang 
Rokok Ilegal Harus Diberantas, Diskominfo Pemalang Perkuat Sinergi dan Ada Nomor Pengaduan
Ketum PMPRI Minta Para Pemimpin Kota Bandung Jaga Keharmonisan, Agar Suhu Politik Tidak Semakin Memanas
KPK Hadir di Pemalang, Sosialisasi Soal Pokir DPRD, Bupati Pemalang: Jadi Momentum Kesepahaman Eksekutif dan Legislatif 
Rencana Pembangunan Harus Ada Peran Data dan Informasi Geospasial
Pemberantasan Buta Huruf Al-Qur’an di Pemalang, Menggunakan Metode Mekon
Viral…!! Dua Pemuda Digrebek Warga, Diduga Mengedarkan Obat Terlarang

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 07:43 WIB

PMPRI Soroti dan Desak APH Untuk Audit Investigatif Penggunaan Dana Feeder Bandung Raya Rp7,2 Miliar

Jumat, 10 Juli 2026 - 07:52 WIB

PMPRI Geruduk Kejagung RI dan KPK di Jakarta

Senin, 6 Juli 2026 - 19:24 WIB

KPK dan BPKP Diminta Usut Tuntas Dugaan Mark-Up Gembok Ditjen PAS Senilai Rp.92 Miliar, PMPRI: Kami akan kawal masalah ini hingga tuntas

Minggu, 14 Juni 2026 - 15:17 WIB

PMPRI Kembali Soroti Pengadaan di BGN: “Apa Hubungannya Gizi Anak Dengan Kaos Kaki Militer??”

Minggu, 14 Juni 2026 - 14:45 WIB

Ponco Tani Hadir Untuk Petani Modern di Pemalang

Sabtu, 13 Juni 2026 - 08:55 WIB

Patut Diduga Telah Terjadi KKN, LSM PMPRI Asahan Demo Depan Kantor RH PTPN IV Regional II Medan

Minggu, 7 Juni 2026 - 12:03 WIB

Diduga Lelang Lahan di Bandung Terjadi Kongkalikong, Objek Senilai 9,1 Miliar Dijual 2,6 Miliar

Rabu, 3 Juni 2026 - 20:49 WIB

Perkara Gugur Demi Hukum, Ketum PMPRI Apresiasi Kepastian Hukum Bagi Wakil Walikota dan Anggota DPRD Bandung

Berita Terbaru

Peristiwa

Rumah Warga Pekalongan Dijarah Oleh Puluhan OTK

Senin, 10 Agu 2026 - 21:05 WIB