Kantor PDAM pusat, Pemalang Kota. [Foto: SA.1]
RN, Pemalang Jateng – Kinerja PDAM [Perusahaan Daerah Air Minum] Tirta Mulia Kabupaten Pemalang, disangsikan serta dipertanyakan oleh beberapa kalangan, khususnya para pelanggan.
Pasalnya, hasil penelusuran dan informasi yang didapatkan oleh awak media RN, masih sama dan klasik, yaitu seputar air yang macet, tidak mengalir atau bahkan hanya menetes saja. Serta, mengenai kualitas air yang terkadang keruh.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Akhir-akhir ini, sekitar satu mingguan air kalau pagi sekitar jam setengah enam itu sering gak ngalir,” gerutu salah seorang pelanggan.
Menurut dia, dipagi hari itu saatnya semua pelanggan beraktivitas dan membutuhkan air. Bahkan, bisa jadi 24 jam pelanggan membutuhkan air, untuk berbagai macam kegiatan dan usaha.
“Bayangkan saja, saat ada orang buang hajat, setelah itu air ternyata tidak ngalir, terus mau bersuci pakai apa??,” ujar pelanggan lainnya, yang terlihat tidak kalah kecewanya.
Disisi lain, RN mencoba mengkonfirmasi kepala divisi area Warungpring, Maizun. Dan seperti sebelumnya, berapa kali dikonfirmasi memang masih sama jawabannya, akan dicek petugas bagian piket.
“Waalaikum’salam Wr.Wb. Nggih mas, nanti petugas piket biar mengecek ke lokasi wilayah Rt.10. 🙏🏻,” jawabnya, saat dihubungi, sabtu [13\09].
Untuk dapat diketahui, terkait banyaknya keluhan pelanggan sebagai konsumen, sejak dulu kala hingga saat ini, pihak PDAM Tirta Mulia Pemalang belum bisa menyelesaikan secara tuntas. Bahkan, diduga semakin bertambah dan banyaknya pelanggan maka akan semakin banyak keluhan serupa serta rumit.
[SA.1]














