Gawatt…!! LSM PMPR Geruduk Pemkot Bandung, Terjadi Aksi Gorok Babi Hutan

- Redaktur

Selasa, 26 Mei 2026 - 19:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RN, Bandung – Gelombang protes melanda Balai Kota Bandung, puluhan massa yang tergabung dalam Dewan Pimpinan Pusat Lembaga Swadaya Masyarakat Pemuda Mandiri Peduli Rakyat Indonesia [DPP LSM PMPR Indonesia] menggelar aksi unjuk rasa untuk merespons krisis moral pemerintahan, dugaan jual beli jabatan, serta pengondisian proyek di lingkungan Pemerintah Kota Bandung.

Aksi yang berlangsung, terbilang dinamis ini juga diperkuat oleh kehadiran sejumlah perwakilan orator dari berbagai elemen masyarakat dan perwakilan mahasiswa yang bergantian membakar semangat massa di atas mobil komando.

Ada hal menarik, sekaligus mencuri perhatian publik dalam giat kali ini. Massa menggelar aksi teatrikal pemotongan babi hutan di depan gerbang Balai Kota.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketua Umum DPP LSM PMPR Indonesia, Rohimat, yang juga akrab disapa Kang Joker, menjelaskan bahwa teatrikal ini merupakan bentuk simbolisasi dari kondisi moral para pemangku kebijakan di Bandung saat ini.

“Teatrikal pemotongan babi hutan ini secara filosofis menyimbolkan pemenggalan sifat-sifat hewani yang ada dalam diri kita manusia, terutama yang melekat pada tubuh oknum-oknum di badan Pemerintah Kota Bandung yang tega memakan uang rakyat demi pemuasan syahwat politik dan materi,” papar Rohimat Joker saat ditemui di sela-sela aksi, Selasa [26\5\2026].

Baca Juga:  Sebuah Rekontruksi Kasus Serta Penyikapan Kredibel di Era 4.0

Kang Joker menambahkan, slogan reformasi birokrasi dan jargon Bandung Utama kini runtuh setelah Kejaksaan Negeri Bandung menggeledah Dinas Perhubungan serta Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga, ditambah pemeriksaan intensif terhadap delapan kepala dinas.

“Kami meminta Walikota Bandung untuk keluar, menghadapi massa aksi, dan menerima aspirasi kami secara langsung hari ini. Walikota harus bertanggung jawab atas carut-marut penempatan pejabat yang diduga kuat dipaksakan, serta dugaan praktik jual beli jabatan dan pengondisian proyek yang telah menyeret pejabat teknis hingga lingkar kekuasaan tertinggi di Balai Kota,” tandas Joker, Ketua Umum PMPRI.

Di lokasi yang sama, Sekretaris Jenderal DPP LSM PMPR Indonesia, Anggi Dermawan, M.Pd, memaparkan secara rinci bentuk kerusakan birokrasi yang memicu kelambatan pelayanan publik dan membuat proyek infrastruktur dikerjakan asal-jadian. Anggi secara khusus memberikan sorotan tajam pada Badan Kepegawaian Daerah [BKD] Kota Bandung yang diduga kuat ikut terlibat dan bermain dalam lingkaran setan carut-marut jabatan ini.

Baca Juga:  Viral Kasus Sleman Jadi Alarm, Kang Joker PMPRI: Korban Kejahatan Punya Hak Konstitusional Dan Syar'i Untuk Melawan

“Sejumlah promosi jabatan dan paket proyek besar di Bandung dalam dua tahun terakhir didominasi oleh orang-orang dari tim sukses politik pasangan kepala daerah. Mereka menempati posisi strategis di dinas-dinas basah pengelola proyek miliaran rupiah dan diindikasikan hal ini atas sepengetahuan Walikota Bandung. Ironisnya, BKD yang seharusnya menjadi benteng netralitas ASN justru diduga kuat terlibat dan membiarkan hal ini terjadi,” pungkas Anggi Dermawan.

Lebih lanjut, Anggi juga membeberkan adanya dugaan jalur belakang birokrasi yang merusak tatanan resmi kepegawaian daerah. Ia menyayangkan sikap BKD yang seolah-olah mandul dalam menjalankan fungsinya secara resmi karena adanya intervensi orang kepercayaan Walikota. Bahkan, pada hari pelaksanaan aksi ini, beredar kabar bahwa aktivitas di kantor instansi tersebut mendadak sepi.

“Dalam praktiknya, pejabat yang ingin promosi atau pindah ke posisi basah diduga diarahkan untuk berkomunikasi melalui orang-orang kepercayaan Walikota Bandung, bukan melalui mekanisme resmi. BKD Kota Bandung terindikasi kuat ikut terlibat di dalam pengondisian ini. Bahkan yang sangat memalukan, hari ini kami mendapat informasi bahwa kantor BKD diduga kosong, ditinggal pergi entah ke mana. Ini potret nyata mentalitas penakut dan bobroknya birokrasi yang mencoba lari dari tanggung jawab,” sergah Anggi dengan nada geram.

Baca Juga:  Soal Tantangan Zaman, Bupati Anom Himbau Ansor–Fatayat Agar Jaga Generasi Muda

Sebagai langkah konkret penyelamatan kota, Anggi menyampaikan empat desakan utama dari DPP LSM PMPR Indonesia kepada aparat penegak hukum dan pemerintah.

“Pertama, harus ada audit menyeluruh terhadap semua mutasi jabatan dan penunjukan proyek dua tahun terakhir secara terbuka oleh lembaga independen, termasuk mengusut tuntas keterlibatan oknum di BKD. Kedua, tangan kanan politik yang diduga menjadi calo jabatan harus disingkirkan dan diproses hukum. Ketiga, penegak hukum seperti Kejari, KPK, dan Kepolisian harus berani menembus tembok politik Balai Kota dan BKD tanpa pandang bulu. Dan terakhir, jika Walikota dan Wakil Walikota terbukti mengetahui dan membiarkan praktik ini, kami menuntut mereka mundur,” desak Anggi.

Aksi unjuk rasa berjalan dengan pengawalan ketat dari aparat keamanan. DPP LSM PMPR Indonesia menegaskan,  akan terus mengawal kasus ini hingga akar korupsi di lingkar kekuasaan tertinggi Kota Bandung dicabut, sampai benar-benar bersih demi masa depan warga Bandung.

[Rj***]

Berita Terkait

Ketika Viral Soal MBG, Guru, Ortu Siswa, Wartawan dan Aktivis LSM: Kenapa Seolah Disalahkan ??
Pengukuhan Ketum Linduaji Eric Agus Susanto, Dihadiri Belasan Ribu Anggota Se-Jateng di Taman Borobudur
Ratusan Kendaraan Dinas KBB Pajak Off, Kang Joker: “Rakyat Dikejar-kejar Razia, Pejabatnya Menerobos Aturan!!”
Jelang HUT ke-13 LSM PMPR Indonesia, Dadan Nugraha, S.H: Meneguhkan Esensi Gerakan Sosial dan Integritas Kebijakan Publik
LSM PMPRI Mengecam Terbengkalainya Puluhan Aset Kendaraan Dinas, Terutama Mobil Ambulans Pemkab Bandung Barat
Joker Soroti Raperda Holding BUMN Jabar Senilai 500 Milliar
GRIB Jaya PAC Warungpring Meriahkan HUT RI ke-81
LSM PMPRI Maluku sebut, Bupati Asri Arman Telah Lepas PT.Rosari Konsultan, Jauh Sebelum Jadi Anggota DPRD 2009
5 1 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Oldest
Newest Most Voted

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 16:52 WIB

AMPPIBI Bersiap Gelar Aksi Lanjutan, Desak Pengusutan Dugaan Korupsi Rp200 Miliar di Dishub Jabar

Selasa, 6 Oktober 2026 - 18:53 WIB

Kejanggalan Proyek PJU dan CCTV AI Senilai Ratusan Miliar Dipertanyakan, AMPPIBI Gelar Aksi

Senin, 5 Oktober 2026 - 21:03 WIB

Kasus di SDN 01 Kebondalem Dalam Proses Penyelidikan APH, Pemkab Pemalang Segera Bentuk Satgas Bullying

Senin, 14 September 2026 - 08:52 WIB

Menu MBG Harus Ada Susu, Sudaryono: “Sudah saya beri surat edarannya”

Senin, 7 September 2026 - 20:26 WIB

Kasus MBG, Laporkan Jangan Takut !! Sudaryono: “Kami siap lindungi identitas anda. Jangan tunggu viral baru bergerak”

Jumat, 4 September 2026 - 20:12 WIB

Dugaan Peredaran Obat Keras Semakin Liar, Comal Siaga Satu !!

Rabu, 2 September 2026 - 22:56 WIB

Lapak Obat G Kembali Buka, Sengonan Jatirejo Disorot

Rabu, 2 September 2026 - 20:45 WIB

PN Pekalongan Tolak Gugatan Praperadilan Tersangka Kekerasan Seksual Yang Dilakukan Oleh Oknum Tokoh Agama, Proses Hukum Harus Tetap Berlanjut

Berita Terbaru