Peringati HPSN 2026, Pemkab Perkokoh Kolaborasi dan Gerakan Sumur Resapan Menuju Zero Sampah 2029

- Redaktur

Rabu, 25 Februari 2026 - 22:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RN, Pemalang Jateng – Pemerintah Kabupaten Pemalang telah mengikuti peringatan Hari Peduli Sampah Nasional [HPSN] 2026, bersama 35 kabupaten/kota se-Jawa Tengah melalui zoom meeting, Selasa [24/2/2026]. Kegiatan tersebut dipusatkan secara luring di Pantai Jodo, Kabupaten Batang dan dipimpin oleh Gubernur Jawa Tengah.

Usai kegiatan, Bupati Pemalang Anom Widiyantoro menegaskan bahwa persoalan sampah merupakan isu nasional yang harus ditangani secara sistematis dan berkelanjutan, dimulai dari lingkungan terkecil.

“Hari Peduli Sampah Nasional ini mengingatkan kita bahwa sampah adalah masalah nasional, tetapi penyelesaiannya harus dimulai dari diri sendiri, dari keluarga, RT, RW, hingga masyarakat luas,” tuturnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam upaya memperkuat pengelolaan sampah, Pemkab Pemalang telah menjalin kerja sama regional dengan Kota dan Kabupaten Pekalongan. Selain itu, konsep pemilahan sampah dari sumbernya akan terus dimaksimalkan sebagai langkah awal pengurangan volume sampah.

Baca Juga: 

Tak hanya itu, Pemalang juga menginisiasi pembangunan sumur resapan dan biopori untuk mereduksi sampah organik. Seluruh Organisasi Perangkat Daerah [OPD] telah diminta membuat minimal 5 hingga 10 sumur resapan di masing-masing kantor. Program tersebut akan dilanjutkan ke sekolah-sekolah hingga rumah tangga.

“Kita masifkan gerakan ini. OPD sudah mulai, nanti sekolah-sekolah dan masyarakat juga kita dorong agar membuat sumur resapan dan biopori di rumah masing-masing. Jika ini dilakukan bersama, beban pengelolaan sampah akan jauh lebih ringan,” paparnya.

Baca Juga:  Bupati Himbau Warga Pemalang Tertib Berlalu Lintas

Sementara itu, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi dalam arahannya menyampaikan bahwa produksi sampah di Jawa Tengah mencapai hampir 6,4 juta ton per tahun, namun baru sekitar 60 persen yang dapat diproses. Ia meminta, para bupati dan wali kota tidak berhenti pada penandatanganan MoU pengelolaan sampah, tetapi segera menindaklanjuti dengan aksi nyata serta penyampaian data yang akurat.

Menurutnya, target pemerintah pusat pada 2029 adalah tercapainya zero sampah, sehingga diperlukan sinergi kuat antara pemerintah daerah, instansi vertikal, serta partisipasi aktif masyarakat.

Dalam momentum tersebut, juga dilakukan launching Gerakan Jawa Tengah ASRI yang melibatkan 35 kabupaten/kota. Gerakan ini diharapkan menjadi langkah konkret dalam membangun budaya bersih dan peduli lingkungan, bukan sekadar kegiatan seremonial.

Baca Juga:  SPPG Desa Loning Siap Layani MBG Untuk 2600 Siswa

Selain penanganan sampah, Gubernur juga menekankan pentingnya penghijauan di wilayah pesisir. Dengan panjang garis pantai Jawa Tengah mencapai 920 kilometer yang rawan rob, program penanaman mangrove dan tanaman pantai lainnya terus digencarkan sebagai langkah preventif mencegah bencana.

Launching Gerakan Jawa Tengah ASRI ditandai dengan pemukulan kentongan oleh Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah bersama Forkopimda, Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, serta Bupati Batang sebagai simbol dimulainya gerakan kolektif menuju Jawa Tengah yang bersih, hijau, dan berkelanjutan.

[SA.1]

Berita Terkait

Masyarakat Desa Datar Geram, Salah Satu Oknum Warga Diduga Membendung Aliran Sungai Untuk Kepentingan Pribadi
Mantap…!! 2026, Bulan Dana PMI Pemalang Lampaui Target, Bupati Anom Acungi Jempol dan Apresiasi Semangat Gotong Royong Warga Pemalang 
Rokok Ilegal Harus Diberantas, Diskominfo Pemalang Perkuat Sinergi dan Ada Nomor Pengaduan
Ketum PMPRI Minta Para Pemimpin Kota Bandung Jaga Keharmonisan, Agar Suhu Politik Tidak Semakin Memanas
KPK Hadir di Pemalang, Sosialisasi Soal Pokir DPRD, Bupati Pemalang: Jadi Momentum Kesepahaman Eksekutif dan Legislatif 
Rencana Pembangunan Harus Ada Peran Data dan Informasi Geospasial
Pemberantasan Buta Huruf Al-Qur’an di Pemalang, Menggunakan Metode Mekon
Viral…!! Dua Pemuda Digrebek Warga, Diduga Mengedarkan Obat Terlarang
Tag :
5 1 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Oldest
Newest Most Voted

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 06:48 WIB

Prosesi Penyerahan SK Pensiun Kepada 130 ASN

Kamis, 23 Juli 2026 - 05:31 WIB

Gelar Sosialisasi, Pemerintah Kecamatan Randudongkal Akan Sukseskan Pilkades Serentak Tahun 2026

Minggu, 19 Juli 2026 - 06:15 WIB

Akhirnya, Bupati dan DPRD Pemalang Sepakati Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025

Sabtu, 18 Juli 2026 - 05:55 WIB

Hadiri Seminar Nasional di TMII, Bupati Pemalang Mantapkan Soal Operasional KDMP

Sabtu, 18 Juli 2026 - 05:50 WIB

Hadiri Seminar Nasional di TMII, Bupati Pemalang Mantapkan Operasional KDMP

Jumat, 17 Juli 2026 - 20:03 WIB

Pemusnahan BB di Halaman Kantor Kejaksaan Negeri Pemalang

Jumat, 17 Juli 2026 - 06:19 WIB

Goes To School, Satpol PP dan Kominfo Bekali Pelajar Wawasan Kebangsaan dan Bahaya Narkoba

Minggu, 12 Juli 2026 - 19:57 WIB

Sapa Iklhas Pemalang, Digitalisasi Data Pertanian Secara Real Time

Berita Terbaru

Pemerintah

Prosesi Penyerahan SK Pensiun Kepada 130 ASN

Jumat, 24 Jul 2026 - 06:48 WIB

RAGAM

Pengukuhan PD DMI Pemalang, 2025-2030

Jumat, 24 Jul 2026 - 06:27 WIB