PMPRI Soroti dan Desak APH Untuk Audit Investigatif Penggunaan Dana Feeder Bandung Raya Rp7,2 Miliar

- Redaktur

Jumat, 24 Juli 2026 - 07:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RN, Bandung — Dewan Pimpinan Pusat Lembaga Swadaya Masyarakat Pemuda Mandiri Peduli Rakyat Indonesia [DPP LSM PMPRI] melayangkan kritik keras kepada operasional layanan feeder Bandung Raya. LSM PMPRI menilai, bahwa diduga alokasi anggaran sebesar Rp7,2 miliar dari APBD Provinsi Jawa Barat Tahun Anggaran 2025 tersebut terindikasi tidak efektif dan berpotensi memboroskan keuangan daerah.

Ketua Umum DPP LSM PMPRI, Rohimat yang akrab disapa Kang Joker mengungkapkan bahwa berdasarkan pantauan lapangan, armada feeder di tiga rute utama seringkali beroperasi dalam kondisi sepi atau bahkan tanpa penumpang sama sekali. Ia menegaskan, bahwa besarnya dana publik yang mencapai Rp2,4 miliar per rute seharusnya memberikan hasil yang nyata, bukan sekadar armada yang lalu lalang tanpa beban kinerja.

Baca Juga:  Saat Kekuasaan Diperjualbelikan, Bandung Terancam Tanpa Nakhoda

Kang Joker mendesak Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Dinas Perhubungan, dan PT Jasa Sarana untuk segera membuka data keterisian penumpang [load factor], serta biaya operasional riil kepada publik. Menurutnya, transparansi data ini sangat krusial karena penggunaan dana publik oleh Badan Usaha Milik Daerah [BUMD] memiliki tanggung jawab hukum yang besar, di mana setiap rupiah harus menghasilkan pelayanan optimal untuk masyarakat.

Selain masalah efisiensi, LSM PMPRI juga menuntut Badan Pemeriksa Keuangan [BPK] serta instansi pengawas terkait untuk segera melakukan audit investigatif terhadap penggunaan dana tersebut. Langkah ini dinilai sangat perlu, guna mencegah potensi kerugian keuangan daerah serta mengevaluasi kinerja manajemen BUMD. Kang Joker mengingatkan, bahwa jika suatu program gagal mencapai target, maka evaluasi menyeluruh hingga sanksi administratif harus diberlakukan secara tegas.

Di sisi lain, PMPRI menyoroti dampak sosial kebijakan ini yang dinilai memitigasi pendapatan harian para pengemudi angkutan kota [angkot] konvensional. Oleh karena itu, pihaknya menuntut adanya ruang dialog atau audiensi terbuka yang melibatkan seluruh pemangku kepentingan, termasuk perwakilan pengemudi angkot. Hal ini bertujuan agar pengembangan transportasi modern di Bandung Raya tidak mematikan mata pencaharian warga setempat dan tetap mengedepankan prinsip keadilan.

Baca Juga:  Pengadaan Kaus Kaki Rp6,9 Miliar di BGN, Apa Manfaatnya ??

“Kami mendukung penuh modernisasi transportasi publik, namun prosesnya harus terukur, transparan, dan tidak mengabaikan nasib rakyat kecil,” ujar Kang Joker.

PMPRI menegaskan, akan terus mengawal isu ini melalui tahapan investigasi lebih lanjut guna memastikan akuntabilitas anggaran publik tetap terjaga.

[RJ***]

Berita Terkait

LSM PMPRI Maluku sebut, Bupati Asri Arman Telah Lepas PT.Rosari Konsultan, Jauh Sebelum Jadi Anggota DPRD 2009
PMPRI Geruduk Kejagung RI dan KPK di Jakarta
KPK dan BPKP Diminta Usut Tuntas Dugaan Mark-Up Gembok Ditjen PAS Senilai Rp.92 Miliar, PMPRI: Kami akan kawal masalah ini hingga tuntas
PMPRI Kembali Soroti Pengadaan di BGN: “Apa Hubungannya Gizi Anak Dengan Kaos Kaki Militer??”
Ponco Tani Hadir Untuk Petani Modern di Pemalang
Patut Diduga Telah Terjadi KKN, LSM PMPRI Asahan Demo Depan Kantor RH PTPN IV Regional II Medan
Diduga Lelang Lahan di Bandung Terjadi Kongkalikong, Objek Senilai 9,1 Miliar Dijual 2,6 Miliar
Perkara Gugur Demi Hukum, Ketum PMPRI Apresiasi Kepastian Hukum Bagi Wakil Walikota dan Anggota DPRD Bandung
5 1 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Oldest
Newest Most Voted

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 20:15 WIB

Plt. Bupati Nurkholes, Himbau Agar ASN Perkuat Sinergi dan Selesaikan Tugas Kinerja 2026

Selasa, 28 Juli 2026 - 15:54 WIB

Wabup Nurkholes, Himbau Jajarannya Agar Selalu Waspada Potensi Kebakaran di Musim Kemarau

Selasa, 28 Juli 2026 - 05:30 WIB

Sosialisasi Pilkades Serentak 2026 Digelar, Kades Semingkir: Masyarakat Harus Paham Aturan dan Menjaga Persatuan

Jumat, 24 Juli 2026 - 06:48 WIB

Prosesi Penyerahan SK Pensiun Kepada 130 ASN

Jumat, 24 Juli 2026 - 05:47 WIB

Bupati Pemalang Buka Musda V Dekopinda

Kamis, 23 Juli 2026 - 05:31 WIB

Gelar Sosialisasi, Pemerintah Kecamatan Randudongkal Akan Sukseskan Pilkades Serentak Tahun 2026

Minggu, 19 Juli 2026 - 06:15 WIB

Akhirnya, Bupati dan DPRD Pemalang Sepakati Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025

Sabtu, 18 Juli 2026 - 05:55 WIB

Hadiri Seminar Nasional di TMII, Bupati Pemalang Mantapkan Soal Operasional KDMP

Berita Terbaru

Wisata

UGM Meriahkan Festival Curug Bengkawah di Sikasur

Senin, 3 Agu 2026 - 19:59 WIB