RN, Pemalang Jateng – Pemerintah Kabupaten Pemalang terus bergerak membantu masyarakat yang terdampak kekeringan dengan menyalurkan bantuan air bersih. Kali ini, Plt. Bupati Pemalang Nurkholes, turun langsung menyalurkan bantuan ke Desa Pulosari, Siremeng, Pagenteran dan Batursari, Kecamatan Pulosari, Sabtu [8\8\2026].
Penyaluran air bersih tersebut, dilakukan sebagai bagian dari upaya memenuhi kebutuhan dasar masyarakat selama musim kemarau yang masih berlangsung. Sebanyak delapan armada dari BPBD, PDAM, PMI dan BAZNAS dikerahkan, dengan masing-masing armada membawa 5.000 liter air bersih.
Dalam kegiatan tersebut, Plt. Bupati Pemalang Nurkholes bersama istri, Sri Indah Lestari, didampingi Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pemalang Agus Ikmaludin, secara simbolis menyerahkan bantuan toren air dan kotak PMI kepada masyarakat.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Nurkholes menyampaikan, dropping air bersih merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam membantu masyarakat yang mengalami kesulitan mendapatkan air selama musim kemarau.
“Hari ini kami melaksanakan dropping air bersih di Desa Batursari. Sebelumnya kami juga sudah berkeliling ke beberapa desa untuk melihat langsung kondisi masyarakat yang membutuhkan air bersih,” papar Nurkholes.
Menurutnya, penanganan kekeringan dilakukan melalui sinergi berbagai pihak. Pemerintah daerah telah melakukan pemetaan kebutuhan air bersih di sejumlah wilayah terdampak dengan melibatkan PDAM, BPBD, BAZNAS, PMI serta pihak swasta.
“Selama hampir dua bulan ini dropping air terus kami lakukan dan diperkirakan kebutuhan tersebut masih berlangsung hingga September. Kami sudah memetakan kebutuhan di lapangan dan bersama-sama memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat,” ungkapnya.
Nurkholes menyebutkan, saat ini terdapat sekitar 93 ribu jiwa yang terdampak kekeringan di tiga kecamatan di Kabupaten Pemalang. Dari jumlah tersebut, bantuan air bersih baru dapat memenuhi kebutuhan sekitar 45 ribu jiwa.
Ia berharap kepedulian terhadap masyarakat terdampak kekeringan terus tumbuh, termasuk dari pihak swasta dan perusahaan.
“Mengingat kondisi kemarau diperkirakan masih cukup panjang, diperlukan kepedulian dan gotong royong dari semua pihak untuk membantu masyarakat yang terdampak kekeringan,” tandasnya.
Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pemalang Agus Ikmaludin mengatakan, kondisi kekeringan telah berlangsung cukup panjang, sehingga diperlukan kolaborasi berbagai pihak untuk memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat.
“Selama kurang lebih tiga bulan kita dalam kondisi kekeringan panjang. Kolaborasi dengan PMI, BAZNAS dan PDAM sampai hari ini sudah menyuplai sekitar 3,5 juta liter lebih air sejak bulan Juni,” bebernya.
Agus menambahkan, BPBD juga terus membuka ruang bagi relawan maupun pihak swasta yang ingin berkontribusi dalam penyaluran bantuan air bersih ke wilayah terdampak.Untuk kegiatan hari ini, bantuan disalurkan ke tiga desa dengan sasaran enam dusun serta sejumlah RT dan RW di enam titik.
“Rata-rata dalam sehari kita melakukan dropping sekitar 125 ribu liter air. Selama satu minggu penuh tidak pernah libur, kita terus melakukan dropping untuk memenuhi kebutuhan masyarakat,” tambahnya.
Ia berharap dukungan dari seluruh pihak dapat terus diberikan agar distribusi air bersih berjalan berkelanjutan hingga musim hujan tiba.
“Bagi yang ingin menyumbang air, bisa melalui Kantor BPBD Pemalang melalui Pusdalops atau ke posko yang ada di masing-masing kecamatan,” tukasnya.
Salah satu warga Dukuh Tumbu mengaku bersyukur atas bantuan air bersih yang diterimanya. Ia sangat berharap bantuan tersebut dapat terus diberikan selama kondisi kekeringan masih berlangsung.
“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur ada bantuan dari Bapak Bupati, PMI dan BPBD. Tetap semangat dan jangan berhenti, karena bencana kemarau masih terjadi. Semoga semuanya lancar,” harapnya.
Berikut Data Penyaluran Air Bersih:
BPBD [Badan Penanggulangan Bencana Daerah]:
Armada 1 – Pulosari
Desa Pulosari: Dukuh Tumbu RT 28\08 [70 KK] dan RT 35/08 [60 KK].
Desa Siremeng: Dusun Siremeng Kidul RT 01\02 [110 KK].
Desa Batursari: Dusun Tundagan RT 01\02 [80 KK]. Total: 20.000 liter [4 rit].
Armada 2 – Pulosari
Desa Pulosari: Dukuh Tumbu RT 34\08 [50 KK] dan RT 39\08 [48 KK].
Desa Batursari: Dukuh Krajan RT 01\01 [100 KK]. Total: 16.000 liter [4 rit].
Armada 3 – Belik
Desa Gombong: Dukuh Krajan RT 09\03 dan RT 08\03 [masing-masing 60 KK].
Desa Belik: Dusun Tepus Lanji RT 03\03 Barat [47 KK\141 jiwa] dan Timur [43 KK\173 jiwa]. Total: 25.000 liter [5 rit].
Total BPBD: 61.000 liter.
PMI [Palang Merah Indonesia]:
Armada 1
Siremeng, Pulosari: 2 titik.
Desa Belik, Kecamatan Belik: 3 titik. Total: 25.000 liter.
Armada 2
Desa Pulosari: 2 titik.
Desa Pagenteran: 3 titik.
Desa Kreyo, Kecamatan Randudongkal: 2 titik. Total: 35.000 liter.
Total PMI: 60.000 liter.
PDAM [Perusahaan Daerah Air Minum]:
Armada 1
Desa Siremeng, Kecamatan Pulosari: 1 titik.
Desa Jatingarang, Kecamatan Bodeh: 2 titik.
Armada 2
Desa Jatingarang, Kecamatan Bodeh: 3 titik.
Total PDAM: 25.500 liter.
BAZNAS [Badan Amil Zakat Nasional]:
Kecamatan Belik
Desa Gombong: 3 titik, total 15.000 liter.
Kecamatan Pulosari
Desa Pagenteran: 1 titik, 5.000 liter.
Total Baznas : 20.000 liter.
Total Distribusi : BPBD 61.000 liter + PMI 60.000 liter + PDAM 25.500 liter + BAZNAS 20.000 liter = 166.500 liter.
[SA.1***]














